Sosialisasi Pengolahan Limbah Dapur di Desa Lubuk Sakat, Kabupaten Kampar, Riau
DOI:
https://doi.org/10.31849/fleksibel.v7i1.32153Keywords:
Limbah dapur, pengabdian masyarakat, KKN, sosialisasi.Abstract
Pengelolaan limbah dapur rumah tangga masih menjadi permasalahan lingkungan, khususnya di wilayah pedesaan. Limbah dapur yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan ganguan kesehatan. Desa Lubuk Sakat, Kabupaten Kampar, Riau, merupakan salah satu desa yang belum memiliki sistem pengolahan limbah dapur yang optimal. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pengolahan limbah dapur secara sederhana dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi dan penyuluhan, serta demonstrasi pengolahan limbah dapur menjadi kompos organik secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terkait jenis limbah dapur, pemilahan, dan Teknik pengolahan yang mudah diterapkan. Kegiatan ini berperan dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pengelolaan limbah dapur yang mandiri dan berkelanjutan guna menciptakan lingkungan desa yang bersih dan sehat
References
Adri, J., Cahyani, S., Sari, A. P., Anwar, M. D., Siregar, S., Tanjung, F., Pratama, E. A., Zahira, G., Juwita, I., Fiani, R. O., Tatubeket, W., & Harahap. (2025). Sosialisasi Pengolahan Limbah Dapur Menjadi Pupuk Organik Cair dan Pewarna Alami dari Kulit Bawang Merah di Nagari Lubuk Karak. 5, 961–970.
Arsyad, R. R., Amanta, D., Putri, P. D., Narinda, C. H., Gunawan, S., Anggraeni, K., Pratama, M. N. R., Azziyati, I., Batubara, T. I., Patriani, W., & Atmojo, M. E. (2025). Komposter Berbasis Limbah Dapur Sebagai Inovasi Lingkungan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Sukodono. 8(1), 403–412.
Jelita, Setiyaningsih, S. I., Kurniasari, F. D., & Daud, A. M. (2025). Pelatihan Pembuatan Pupuk Cair Berbasis Zero Waste Dengan Memanfaatkan Limbah Dapur Nasi Basi Dan Teh Celup Bekas Pada Warga Belajar Di Pendidikan Non Formal. Dii, 1–10.
Kanahaya, D., Pebriyanti, D., Royani, A., & Mawardini, A. (2025). Pemanfaatan Limbah Dapur sebagai Pupuk Organik Cair ( POC ) serta Efetivitasnya pada Tanaman Sawi ( Brassica Juncea L . ). 7(2), 37–46.
Marfiyanto, T., Adi, M. I., & Abrori, M. M. L. (2025). Optimalisasi Limbah Dapur Sebagai Bahan Baku Sabun untuk Pemberdayaan UMKM Pesantren Sulaimaniyah Waru. 2.
Mubarok, M. F., Jannah, M., Fatah, A. K., Inanda, I. A., Azizah, T. N., Zefrinardi, A. R., Hanoon, K. I., Pasaribu, C. G., & Alexandi, M. F. (2025). Optimalisasi Limbah Dapur Menjadi Pupuk Organik Cair : Pelatihan Warga di Desa Kodokan, Blora. 7(2), 211–219.
Mursida, M. A., Harahap, R. S., Aflakhati, N., Ngarifaeni, A., Khasanah, U., Faruq, R., Ismail, F., Mardhiyah, N. A., Muzaqi, R. F., Masyruroh, E. Z., & Aprianto, N. E. (2024). Pemanfaatan limbah dapur untuk produksi pupuk kompos sebagai upaya pengelolaan sampah berkelanjutan. 3(2), 619–631.
Suntini, S., Hasanah, U., Hure, V., & Herlensi, V. L. (2025). Pengelolaan Limbah Dapur Menjadi Produk Bermanfaat : Upaya Peningkatan Kesadaran Lingkungan di Kalangan Ibu-Ibu Desa Citangtu. 3(3), 91–98. https://doi.org/10.37985/pmsdu.v3i3.1155
Susilo, A. A., Salsabilah, N. P., Sabrina, A. N., & Aditya, H. F. (2024). Pemanfaatan Limbah Dapur Organik : Edukasi Berkelanjutan di Desa Jatipasar melalui Workshop Ramah Lingkungan. 3(1), 271–276.

