Analisis Efektivitas Penggunaan Website Sanjo menggunakan metode TAM pada Pengguna di Pemerintah Kota Palembang
DOI:
https://doi.org/10.31849/5kn56d77Keywords:
SANJO, TAM, Efektivitas, Layanan Publik DigitalAbstract
Perubahan menuju era digital dalam sektor pelayanan publik mendorong pemerintah untuk menyediakan sistem yang efisien, transparan, serta ramah pengguna. Sebagai bentuk inovasi, Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika meluncurkan SANJO (Sistem Administrasi Kunjungan Online) yang berfungsi sebagai platform registrasi kunjungan berbasis web. Top of FormBottom of FormPenelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan website SANJO dengan memanfaatkan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Model ini mencakup lima variabel utama, yaitu Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use (PEOU), Attitude Toward Using (ATU), Behavioral Intention to Use (BIU), serta Actual Use (AU). Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert yang disebarkan kepada 65 responden pengguna SANJO. Data dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, discriminant validity, AVE, R-Square, serta path coefficients. Hasil penelitian menunjukkan seluruh indikator valid dan reliabel, dengan nilai AVE > 0,5 dan R-Square kategori moderat, sehingga model memiliki kemampuan prediksi yang baik. Analisis jalur mengungkapkan seluruh variabel berpengaruh signifikan, di mana pengaruh terkuat adalah Perceived Ease of Use terhadap Perceived Usefulness. Temuan ini membuktikan bahwa website SANJO efektif digunakan sebagai layanan digital pemerintah, meskipun peningkatan sosialisasi dan perbaikan antarmuka masih diperlukan untuk meningkatkan adopsi masyarakat secara lebih luas.
References
[1] W. Safutri, D. T. Alamanda, A. Ramdhani, and N. Fauziyyah, “Online Service Acceptance Model of Population and Civil Registration Agency in Indonesia using Technology Acceptance Model,” J. Indones. Sos. Teknol., vol. 5, no. 5, pp. 1990–2003, 2024, doi: 10.59141/jist.v5i5.1042.
[2] L. Handayani, K. Imtihan, and H. Asyari, “Analisis Kepuasan Pengguna Website Pemerintah Berdasarkan Model EUCS dan TAM Analyzing User Satisfaction with Government Websites Through the EUCS and TAM Models,” Jambura J. Electr. Electron. Eng., vol. 7, no. 2, pp. 167–176, 2025.
[3] F. A. Al - Muttaqin and R. A. Nugroho, “Effectiveness of Digital-Based Public Service Innovation: Case Study of Population Services in Indonesia’s Local Government,” JAKPP (Jurnal Anal. Kebijak. Pelayanan Publik), pp. 1–16, 2025, doi: 10.31947/jakpp.v11i1.11802.
[4] Y. Akbar and Y. Bachtiar, “Analisis Penerimaan Pengguna Aplikasi Kipin School Menggunakan Metode Technology Acceptance Model (TAM),” J. Indones. Manaj. Inform. dan Komun., vol. 5, no. 3, pp. 2827–2839, 2024, doi: 10.35870/jimik.v5i3.1013.
[5] S. R. Azkiya, “Analisis Penerimaan Aplikasi iKalsel Menggunakan Teori Technology Acceptance Model ( TAM ),” vol. 14, no. 1, pp. 21–31, 2023, doi: 10.20885/unilib.Vol14.iss1.art3.
[6] A. Mayjeksen, D. Pibriana, P. Studi, and S. Informasi, “Technology Acceptance Model (TAM) Untuk Menganalisis Penerimaan Pengguna Terhadap Penggunaan Aplikasi Belanja Online XYZ 1,2,” vol. 7, no. 3, pp. 580–592, 2020.
[7] K. Minan, “Analisis Pendekatan Metode TAM Pada Penggunaan,” vol. 3, no. 2, pp. 181–187, 2021, doi: 10.47065/ekuitas.v3i2.1118.
[8] M. Mintaria and J. Devitra, “Analisis Efektivitas Aplikasi Sistem Informasi Aset Polri Menggunakan Metode Technology Accaptance Model Pada Biro Sarpras Polda Jambi,” J. Manaj. Sist. Inf., vol. 4, no. 2, p. 216, 2019, doi: 10.33998/jurnalmanajemensisteminformasi.2019.4.2.626.
[9] A. Mulyanto, S. Sumarsono, T. F. Niyartama, and A. K. Syaka, “Penerapan Technology Acceptance Model (TAM) dalam Pengujian Model Penerimaan Aplikasi MasjidLink,” Semesta Tek., vol. 23, no. 1, pp. 27–38, 2020, doi: 10.18196/st.231253.
[10] A. Lattu, Sihabuddin, and W. Jatmiko, “ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP PENGGUNAAN E-LEARNING DENGAN METODE TAM DAN EUCS,” vol. 4, no. 1, pp. 39–50, 2022.
