Pengaruh Dosis Biochar Sekam Padi dan Konsentrasi Agrobost Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kunyit (Curcuma longa. L)
Keywords:
Kunyit, Biochar Sekam Padi, Pupuk AgrobostAbstract
Kunyit (Curcuma longa. L) merupakan salah satu tanaman obat potensial, selain sebagai bahan baku obat juga dipakai sebagai bumbu dapur dan zat pewarna alami. Rimpangnya sangat bermamfaat sebagai antikoagulan, menurunkan tekanan darah, obat cacing, obat asma, penambah darah, mengobati sakit perut, penyakit hati, stimulant, gatal-gatal, gigitan serangga, diare dan rematik. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) factorial, yang terdiri dari dua faktor yaitu B (Boichar Sekam Padi), terdiri dari 3 taraf, dan faktor A (pupuk Agrobost) terdiri dari 3 taraf, masing-masing terdiri dari 3 ulangan, Jumlah satuan percobaan sebanyak 27 plot, setiap plot terdiri dari 4 tanaman dan 2 tanaman sebagai sampel, sehingga keseluruhan tanaman adalah 27 x 4 = 108 tanaman. Adapun taraf dari faktor-faktor adalah Faktor B yaitu B0 : Tanpa pemberian biochar sekam padi, B1: Pemberian biochar sekam padi 150 g/ polybag , B2 : Pemberian biochar sekam padi 300 g/polibag. A0 : Tanpa pemberian pupuk agrobost, A1 : Pemberian pupuk agrobost 15 cc/l , A2 : Pemberian pupuk agrobost 30 cc/l. Adapun parameter yang diamati adala sebagai berikut: tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, jumlah anakan per rumpun, berat rimpang buah perrumpun, panjang rimpang. Dan Interaksi perlakuan terbaik adalah Interaksi Kombinasi pemberian Biochar Sekam Padi 300 g/polybag dan Pupuk Agrobost 30 cc/l menunjukkan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, jumlah anakan per rumpun, berat rimpang buah perrumpun, panjang rimpang.
