Respon Pertumbuhan dan Produksi Bunga Kol (Brassica oleracea var. botrytis L) Akibat Pemberian Pupuk Organik Cair dan Pupuk NPK
Keywords:
Pupuk organik cair, NPK, Bunga kolAbstract
Bunga kol (Brassica oleracea var. botrytis L) adalah sayuran yang biasanya tumbuh di dataran tinggi dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Budidaya kembang kol di dataran rendah dapat dilakukan dengan adanya kultivar baru yang toleran pada dataran rendah dan tahan terhadap suhu tinggi, asal kebutuhan unsur haranya terpenuhi. Budidaya bunga kol di Tanah PMK diperlukan pemupukan agar ketersediaan hara bagi tanaman terpenuhi. Diharapkan dengan perpaduan POC MO Plus dan pupuk NPK akan menghasilkan pertumbuhan yang baik untuk tanaman Bunga Kol. Penelitian dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor, yaitu Pupuk Organik Cair MO Plus dan pupuk NPK masing-masing dengan 3 taraf dan 3 ulangan sehingga didapat 9 kombinasi perlakuan yaitu P0N0: Tanpa pemberian POC MO Plus dan tanpa NPK, P0N1: Tanpa pemberian POC MO Plus dan pemberian NPK 4 g/tanaman, P0N2: Tanpa pemberian POC MO Plus dan pemberian NPK 8 g/tanaman, P1N0: POC MO Plus 45 ml/l dan tanpa NPK, P1N1: POC MO Plus 45 ml/l dan pemberian pupuk NPK 4 g/tanaman, P1N2: POC MO Plus 45 ml/l dan pemberian pupuk NPK 8 g/tanaman, P2N0: POC MO Plus 90 ml/l dan tanpa NPK, P2N1: POC MO Plus 90 ml/l dan pemberian NPK 4 g/tanaman, P2N2: POC MO Plus 90 ml/l dan pemberian NPK 8 g/tanaman. Data hasil pengamatan dianalisis dengan sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT taraf 5%. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pemberian Pupuk Organik Cair MO Plus dan pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (cm), diameter batang (cm), jumlah daun (Helai), lingkar krop (cm), diameter krop (cm), berat tanaman (gram) dan berat bunga (gram), dengan kombinasi perlakuan terbaik adalah pemberian Pupuk Organik Cair MO Plus 90 ml/l dan 8 gram/polybag pupuk NPK.
