INTERAKSI BEBERAPA MEDIA TANAM DAN PUPUK ORGANIK CAIR NASA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT MANGGIS (Garcina mangostana Linn)
Keywords:
Manggis, Media Tanam, POC NasaAbstract
Tanaman manggis merupakan komoditas hortikultura unggulan yang memiliki nilai ekspor tinggi. Namun, produksi manggis di Provinsi Riau menunjukkan tren penurunan dalam tiga tahun terakhir. Salah satu penyebabnya adalah ketersediaan bibit bermutu yang rendah akibat sistem perakaran yang lemah dan pertumbuhan awal yang lambat. Untuk itu, perlu adanya perbaikan dalam teknik pembibitan, khususnya melalui penggunaan media tanam yang tepat dan pemupukan organik guna menunjang pertumbuhan bibit. Penelitian dilaksanakan di BTN Kopkar, Desa Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak pada Januari–Maret 2025. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh antara beberapa jenis media tanam dan pupuk organik cair (POC) terhadap pertumbuhan bibit manggis. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor, yaitu media tanam (M0 : Tanah + Pupuk kandang, M1 : Tanah + Pupuk kandang + Vermikompos, M2 : Tanah + Pupuk kandang + Cacahan batang pakis) dan POC Nasa (P0 : 0 ml, P1 : 150 ml/tanaman, M2 : 300 ml/tanaman), masing-masing dengan 3 ulangan, sehingga diperoleh 27 unit percobaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa interaksi antara kedua faktor tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, diameter batang dan indeks luas daun. Namun, media tanam berpengaruh nyata terhadap panjang daun, Pengunaan media tanam vermikompos memberikan hasil terbaik dibanding dua media tanam yang lainnya.
