Peningkatan Aksesibilitas Transportasi Kesehatan Melalui Website Pemesanan Ambulans di Kota Pekanbaru

Authors

  • Abdul Zaky Program Studi Informatika, Fakultas Desain dan Teknologi, Universitas Awal Bros Author
  • Wiwik Suryandartiwi Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Awal Bros Author
  • Marian Tonis Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Awal Bros Author
  • Sisi Hendriani Program Studi Informatika, Fakultas Desain dan Teknologi, Universitas Awal Bros Author
  • Muhammad Nurhadi Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Awal Bros Author

Keywords:

ambulans, pelayanan kesehatan, Peran Karang Taruna, PABS, Sistem Informasi

Abstract

Kemajuan teknologi yang pesat telah memfasilitasi solusi inovatif dalam layanan kesehatan, terutama dalam transportasi medis darurat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas layanan ambulans melalui Pekanbaru Ambulance Booking System (PABS), sebuah platform digital yang dirancang untuk memperlancar respons darurat di Kota Pekanbaru. Proyek ini melibatkan inisiatif pengabdian kepada masyarakat, termasuk pelatihan teknis penggunaan PABS, penilaian fungsionalitas sistem, dan pengujian kelayakan. Selain itu, diskusi kelompok terfokus (FGD) dilakukan dengan organisasi kepemudaan setempat untuk mengevaluasi pengalaman pengguna dan efektivitas sistem. Uji kelayakan mengonfirmasi bahwa PABS berfungsi 100%, dan tanggapan survei dari 25 peserta menunjukkan bahwa seluruh pengguna merasa sistem ini mudah digunakan dan sangat bermanfaat untuk kebutuhan darurat maupun non-darurat. Analisis data menunjukkan peningkatan aksesibilitas layanan ambulans sebesar 40% setelah implementasi PABS. Selain itu, pengguna melaporkan peningkatan kepercayaan dalam mengakses layanan kesehatan darurat, yang menyoroti peran sistem dalam mengurangi waktu respons dan meningkatkan hasil perawatan pasien. Temuan studi ini menegaskan potensi PABS dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan mengoptimalkan respons medis darurat. Namun, tantangan seperti literasi digital dan hambatan adopsi masih ada. Untuk memaksimalkan dampak sistem ini, diperlukan upaya sosialisasi yang berkelanjutan, pelatihan pengguna, dan peningkatan sistem. Studi mendatang harus berfokus pada perluasan platform untuk aksesibilitas yang lebih luas serta mengevaluasi keberlanjutannya dalam meningkatkan layanan kesehatan darurat.

Downloads

Published

2025-06-30