PEMILIHAN SEKALA PRIORITAS PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA DESA DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS

  • Loneli Costaner Universitas Lancang Kuning
  • Muhd. Agussyah Harofy Universitas Islam Indragiri
Keywords: DMIJ, AHP, SPK, Sekala priorita, desa, pembangunan

Abstract

Setiap lembaga tidak terlepas adanya musyawarah hingga menghasilkan keputusan, dimana keputusan ini akan menjadi penentu aktifitas yang akan dilaksanakan kedepannya. Dikabupaten indargiri hilir memiliki program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ), yang berfungsi memberikan bantuan dana untuk kemajuan pembangunan desa sesuai mekanisme yang berlaku. Salah satu desa yang mendapatkan bantuan program DMIJ adalah Desa Igal yang terletak dikecamatan mandah, permasalahan terjadi pada saat memilih mana prioritas utama dalam pembangunan infrastruktur desa, dimana setiap tokoh masyarakat yang terlibat memiliki persepsi yang berbeda sehingga keputusan yang ingin dicapai dalam pembangunan desa menjadi lambat. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan perbedaan persepsi dalam memutuskan pembangunan infrastruktur desa, dimana semua persepsi pengambil keputusan bisa terakomodir dengan hasil yang cepat dan akurat menghasilkan keputusan prioritas pembangunan desa. Untuk menyelesaikan permasalahan ini maka dibutuhkan konsep sistem pendukung keputusan (SPK) dengan metode analytical hierarchy process (AHP) guna mempercepat pencarian prioritas keputusan dengan aplikasi expert choice. Terdapat delapan alternatif pengambilan skala prioritas pembangunan sarana prasarana dimana yang menjadi prioritas utama adalah Jalan dengan nilai 0.2046, kedua Rumah Ibadah 0.1393, ketiga Sumur Bor 0.1237, keempat Puskesmas 0.0988, keempat Jembatan  0.0724, kelima Lapangan Olahraga 0.1188, keenam Sekolah 0.1331 dan Kantin dengan nilai 0.1093. 

Kata Kunci: DMIJ, AHP, SPK, Sekala prioritas, desa, pembangunan

Abstract

 Each institution is inseparable from deliberation to produce decisions, where this decision will be the determining activity that will be carried out in the future. Indargiri downstream district has the Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) program, which functions to provide financial assistance for the progress of village development in accordance with sustainability. One of the villages that received the DMIJ program assistance is Igal Village which is located in the Mandah sub-district, the problems that occur when choosing which are the main priorities in village infrastructure development, where the leaders of each community involved have different perceptions so that the decisions to be reached in village development are slow. . This study aims to formulate perceptions of perceptions in deciding village development infrastructure, where all perceptions of decisions can be accommodated with quick and accurate results to produce village development priority decisions. To solve this problem, a decision support system (DSS) concept is needed with the process hierarchy analytical method (AHP) in order to accelerate the search for decision options with expert choice applications. There are eight alternatives for making the priority scale of infrastructure development where the main priority is roads with a value of 0.2046, the second is Houses of Worship 0.1393, the third is Drilling Well 0.1237, the fourth is Puskesmas 0.0988, the fourth is 0.0724 Bridge, the fifth is Sports Field 0.1188, the six is ​​School 0.1331 and a Canteen with a value of 0.1093

Keywords: DMIJ, AHP, DSS, Priority Scale, Village, Development

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] A. Amalia, “Pelaksanaan Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) Bidang Sarana Infrastruktur Didesa Limau Manis Kecamatan Kemuning Kabupaten Hilir,” J. Chem. Inf. Model., vol. 53, no. 9, pp. 1689–1699, 2017.
[2] G. Agustiningrum, “Implementasi Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) Di Kabupaten Indragiri Hilir,” J. Chem. Inf. Model., vol. 53, no. 9, pp. 1689–1699, 2017.
[3] M. R. Ridha, “Model Analytical Hierarchy Process Untuk Penilaian Desa Dalam Program Desa Maju Inhil Jaya,” Sistemasi, vol. 6, no. 1, p. 14, 2018.
[4] A. C. Suratmodjo and I. Vanany, “Pemilihan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Pada Program Corporate Sosial Responsibility,” J. Ilm. Tek. Ind., vol. 17, no. 1, p. 13, 2018.
[5] C. Jack Kie, A. Khalif Hassan, N. Mohd Aripin, and R. Mohd Yunus, “An Analytic Hierarchy Process Approach in Decision-Making for Material Selection in an Automotive Company: A Case Study,” KnE Soc. Sci., vol. 2019, pp. 472–484, 2019.
[6] S. Merizqi and Suharjito, “Performance evaluation system of retail industry using analytical hierarchy,” Int. J. Sci. Technol. Res., vol. 8, no. 10, pp. 3308–3315, 2019.
[7] W. S. Jatiningrum, F. H. Astuti, C. S. Sabiq, A. L. Andika, L. B. Adityo, and H. Mastrisiswadi, “Consumer Preference for Mocaf Packaging using Analytical Hierarchy Process (AHP),” J. Ilm. Tek. Ind., vol. 18, no. 2, pp. 153–160, 2019.
[8] D. Rimantho, “Analisis Risiko Potensi Kegagalan Proses Penjernihan Air Limbah Industri Farmasi Dengan Pendekatan Metode AHP,” J. Ilm. Tek. Ind., vol. 18, no. 1, pp. 79–86, 2019.
[9] A. I. Nurani, A. T. Pramudyaningrum, S. R. Fadhila, S. Sangadji, and W. Hartono, “Analytical Hierarchy Process (AHP), Fuzzy AHP, and TOPSIS for Determining Bridge Maintenance Priority Scale in Banjarsari, Surakarta,” Int. J. Sci. Appl. Sci. Conf. Ser., vol. 2, no. 1, p. 60, 2017.
[10] D. Rimantho, M. Rachel, B. Cahyadi, and Y. Kurniawan, “Aplikasi Analytical Hierarchy Process Pada Pemilihan Metode Analisis Zat Organik Dalam Air,” J. Ilm. Tek. Ind., vol. 15, no. 1, p. 47, 2016.
[11] M. Balubaid and R. Alamoudi, “Application of the Analytical Hierarchy Process (AHP) to Multi-Criteria Analysis for Contractor Selection,” Am. J. Ind. Bus. Manag., vol. 05, no. 09, pp. 581–589, 2015.
Published
2020-12-30
How to Cite
Costaner, L., & Agussyah Harofy, M. (2020). PEMILIHAN SEKALA PRIORITAS PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA DESA DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS. SEMASTER: Seminar Nasional Teknologi Informasi & Ilmu Komputer, 1(1), 112-120. https://doi.org/10.31849/semaster.v1i1.6036
Abstract viewed = 190 times
PDF downloaded = 139 times