Penguatan Budaya Sadar Arsip dalam Menjaga Dokumen Akademik dan Pribadi di Kalangan Siswa SMAN 1 Labuapi
DOI:
https://doi.org/10.31849/bidik.v7i1.102526Keywords:
Budaya Sadar Arsip, Arsip Akademik, Arsip Pribadi, Siswa SMAAbstract
berbagai kebutuhan administrasi pendidikan dan kehidupan sosial siswa. Namun, kesadaran siswa dalam mengelola dan menjaga dokumen tersebut masih relatif rendah, sehingga berpotensi menyebabkan kehilangan, kerusakan, atau kesulitan dalam temu kembali informasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesadaran siswa SMAN 1 Labuapi mengenai pentingnya budaya sadar arsip dalam menjaga dokumen akademik dan pribadi. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik pengelolaan arsip digital menggunakan Google Drive, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Kegiatan diikuti oleh 30 siswa kelas X dan XI SMAN 1 Labuapi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep arsip, jenis arsip akademik dan pribadi, fungsi arsip, serta pentingnya pengelolaan dokumen secara tertib dan berkelanjutan. Melalui praktik langsung, peserta juga memperoleh keterampilan dalam mengorganisasi dokumen digital dengan membuat folder berdasarkan kategori arsip dan menyimpan dokumen secara sistematis menggunakan Google Drive. Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, kegiatan ini berhasil menumbuhkan kesadaran siswa bahwa arsip merupakan aset informasi yang perlu dijaga dan dikelola secara bertanggung jawab. Dengan demikian, program ini memberikan kontribusi dalam penguatan literasi administrasi, pembentukan karakter disiplin, serta kesiapan siswa menghadapi berbagai kebutuhan administratif pada jenjang pendidikan selanjutnya. Keberlanjutan program dapat dilakukan melalui pembiasaan budaya sadar arsip di lingkungan sekolah dengan dukungan guru dan pengelola perpustakaan.
References
Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). (2018). Pedoman Pengelolaan Arsip Dinamis. Jakarta: ANRI.
IFLA. (2018). IFLA Guidelines for Information Literacy. The Hague: IFLA.
Kemendikbud. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Pengelolaan Arsip Sekolah. Jakarta.
Kemendikbudristek. (2022). Kebijakan Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jakarta
OECD. (2019). Future of Education and Skills 2030. Paris: OECD Publishing.
Yusuf, M. (2021). Literasi informasi dan kesiapan administrasi generasi muda. Jurnal Ilmu Informasi dan Perpustakaan, 10(1), 23–34.
Sukmadinata, N. S. (2017). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sulistyo-Basuki. (2017). Pengantar Ilmu Kearsipan. Jakarta: Universitas Terbuka.
Suharso & Retnoningsih. (2019). Kesadaran arsip dalam lingkungan pendidikan menengah. Jurnal Kearsipan Nasional, 14(2), 101–112.
Susilawati, Hirma. (2024). Pelatihan Klasifikasi Arsip Keluarga Berbasis Digital Sebagai Upaya Siaga Bencanadi Desa Pemenang Timur. Bidik: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Vol.5 No.2 April 2025, diakses melalui https://journal.unilak.ac.id/index.php/bidik
UNESCO. (2018). A Global Framework of Reference on Digital Literacy Skills. Paris: UNESCO
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hirma Susilawati, Iskandar, Nurul Fikriati Ayu Hapsari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Bidik: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat memegang hak cipta artikel yang diterbitkan di bawah ketentuan Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0. International License. Siapa pun dapat menyalin, mengubah, atau mendistribusikan ulang artikel untuk tujuan apa pun yang sah dan bertanggung jawab di media apa pun, dengan catatan memberikan kredit yang sesuai kepada penulis asli dan Jurnal Bidik, menautkan ke lisensi, menunjukkan jika ada perubahan, dan mendistribusikan ulang karya turunan apa pun di bawah lisensi yang sama.
Setelah artikel dinyatakan diterima dan dipublikasikan di situs web ini, ini berarti penulis sepenuhnya setuju untuk menyerahkan hak cipta kepada Bidik: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat.
