Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi https://journal.unilak.ac.id/index.php/dz <p>Digital Zone journal publish by Fakultas Ilmu Komputer Universitas Lancang Kuning (Online <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1426561719&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">ISSN 2477-3255&nbsp;and Print ISSN 2086-4884</a>) This journal publish two periode in a year on May and November</p> <p><strong><a class="title" href="https://journal.unilak.ac.id/index.php/dz/issue/view/237">Digital Zone: Jurnal teknologi informasi dan Komunikasi </a>has been accredited by National Journal Accreditation (ARJUNA) Managed by Ministry of Research, Technology, and Higher Education, Republic Indonesia since year 2017 to 2021 according to the decree No. <span style="left: 560.167px; top: 258.862px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(1.31734);">10/</span><span style="left: 597.167px; top: 258.862px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(1.17866);">E/KPT/2019</span>.</strong></p> <p>&nbsp;</p> en-US <div class="page"> <div class="pkp_footer_content"> <p><img src="/public/site/images/llisnawita/CC._6.jpg" width="63" height="23">&nbsp;Jurnal Digital Zone is licensed under a<a href="Creative%20Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License." target="_blank" rel="noopener">Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.</a></p> <p>&nbsp;</p> </div> </div> digitalzone@unilak.ac.id (Admin Jurnal) digitalzone@unilak.ac.id (Digital Zone) Fri, 16 Apr 2021 00:00:00 +0000 OJS 3.1.2.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Revamp Keamanan Web Service Milik PT XYZ Menggunakan REST API https://journal.unilak.ac.id/index.php/dz/article/view/6378 <p><em>Keamanan data merupakan hal paling utama yang harus dijaga oleh perusahaan guna mendapatkan kepercayaan lebih dari pelanggan</em><em>.</em><em> Web service merupakan salah satu teknologi yang rentan terhadap kebocoran data jika tidak dirancang dengan benar. PT. XYZ pada kasus ini telah memiliki web service yang sedang berjalan di sisi production. Namun dari segi keamanan masih ada celah yang harus diperbaiki. Dari hasil studi literatur yang dilakukan, peneliti melakukan rancang ulang dari web service dengan menggunakan REST API yang dibangun pada framework Lumen dengan pertimbangan dari kecepatan load data dan kemudahan deploy di shared hosting. Penelitian dilakukan dengan melakukan melakukan analisis terhadap sistem yang sedang berjalan kemudian dilakukan rancang ulang, implementasi ke sistem, dan pengujian API menggunakan Postman. Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa Lumen mampu digunakan untuk membangun REST API sesuai dengan rancangan guideline dan mampu mengamankan data-data pelanggan dari akses pihak yang tidak berkepentingan dengan menerapkan token saat pengguna melakukan request ke REST API. Dengan rancang ulang REST API ini, membuat keamanan data pelanggan PT. XYZ lebih menjadi aman lagi, karena tidak bisa diakses secara sembarangan.</em></p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>Data security is the most important thing that must be maintained by companies to get more trust from customers. Web service is a technology that is prone to data leakage if it is not designed properly. PT. XYZ in this case already has a web service running on the production side. However, from a security point of view, there are still gaps that need to be fixed. From the results of the literature study conducted, researchers redesigned the web service using the REST API which was built on the Lumen framework with consideration of data load speed and ease of deployment on shared hosting. The research was conducted by analyzing the running system and then redesigning it, implementing it to the system, and testing the API using Postman. The results showed that Lumen can be used to build a REST API following the draft guidelines and can secure customer data from unauthorized access by applying a token when the user requests the REST API. With this REST API redesign, making </em><em>customers data of </em><em>PT. XYZ is even more secure because it cannot be accessed carelessly</em><em>.</em></p> Agus Tedyyana, Muhammad Fauzi, Fajar Ratnawati Copyright (c) 2021 Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.unilak.ac.id/index.php/dz/article/view/6378 Mon, 03 May 2021 00:00:00 +0000 Application of K-Means Cluster and Spatial Statistics using Python to Analyze the Indicators of Indonesia Information Technology https://journal.unilak.ac.id/index.php/dz/article/view/4310 <p><em>The use of computers and the internet is very important for business improvement. Analysis of its use for delineation and development plans in order to provide a better role in the business field. The problem is that there is no information technology literacy map in Indonesia that can provide an overview for national policy formulation. The research was carried out to compile a map of mastery of information technology in Indonesia by data mining from the Central Bureau of Statistics and analyzed it into 4 clusters of mastery of information technology. The presentation results in the form of a spatial statistical map showing the mastery of information technology makes it easier for executive decisions to be made, which can be followed up with education, socialization and other floating plans to increase indications of mastery of information technology to increase business success</em>.</p> Bambang Suharjo Copyright (c) 2021 Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.unilak.ac.id/index.php/dz/article/view/4310 Sat, 17 Apr 2021 00:00:00 +0000 Prediksi Penyakit Systemic Lupus Erythematosus Menggunakan Algoritma Genetika https://journal.unilak.ac.id/index.php/dz/article/view/5973 <p><em>Penyakit Systemic Lupus Erythematosus (SLE) atau lupus adalah salah satu dari penyakit autoimun yang menyerang sistem imun pada jaringan tubuh. Penyakit lupus bukanlah penyakit yang menular namun termasuk penyakit yang mematikan.&nbsp; Berdasarkan data dari SIRS Online pada tahun 2016 terdapat 2.116 pasisen menderita penyakit lupus dan 550 pasien meninggal dunia. Penyakit lupus sulit dideteksi karena gejalanya mirip dengan penyakit lain. Tujuan dari penelitian ini adalah memprediksi apakah terindikasi penyakit lupus atau tidak sehingga menekan angka kematian akibat penyakit PTM dari penyakit SLE. Data diambil dengan cara menyebar questioner pada pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad. Metode yang tepat untuk penelitian ini adalah algortima genetika, karena algoritma genetika memiliki akurasi lebih besar dari 98 %. Hasil penelitian ini adalah diagnosa penyakit lupus atau tidak.</em></p> Ramalia Noratama Putri, Debi Setiawan Copyright (c) 2021 Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.unilak.ac.id/index.php/dz/article/view/5973 Mon, 03 May 2021 00:00:00 +0000 Remainder Imunisasi Pada Sistem Informasi Posyandu untuk Memantau Kelengkapan Imunisasi Rutin Anak di Masa Pandemi Covid-19 https://journal.unilak.ac.id/index.php/dz/article/view/6191 <p>Pandemi Covid-19 membuat banyak orang tua telat bahkan tidak memberikan imunisasi rutin kepada anaknya karena takut akan terpapar virus jika mendatangi tempat pemberian imunisasi. Sesuai surat edaran Kemenkes 24 Maret 2020, pemerintah mewajibkan agar seluruh pelayanan kesehatan seperti Puskesmas dan Posyandu melaksanakan kegiatan pemberian imunisai sesuai dengan ketentuan dan proteksi kesehatan.Untuk membantu bidan dan kader posyandu dalam memantau imunisasi rutin anak,dibuatkanlah remainder imunisasi pada Sistem Informasi Posyandu. Metode Forward Chainning digunakan sebagai pelacak imunisasi dan Best First Search sebagai pencari penentuan keputusan untuk memunculkan remainder imunisasi secara otomatis. Rule imunisasi yang digunakan untuk pelacakan sesuai dengan aturan imunisasi rutin anak yang dikeluarkan oleh IDAI dan konsultasi dengan bidan sebagai pakar. Tanggal lahir anak digunakan sebagai acuan pelacakan sesuai dengan rule imunisasi rutin anak untuk memunculkan remainder imunisasi anak. Ujicoba yang dilakukan pada Sistem menggunakan blackbox testing dengan hasil semua fitur berfungsi dengan baik. Remainder imunisasi anak dapat membantu bidan dan kader untuk memantau imunisasi rutin anak di Posyandu khususnya saat pandemi Covid-19.</p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>&nbsp;</em><em>The Covid-19 pandemic has made many parents late even not giving routine immunizations to their children for fear of being exposed to the virus if they come to the immunization site. According to the Ministry of Health circular letter March 24, 2020, the government requires that all health services such as Puskesmas and Posyandu carry out immunization activities in accordance with health provisions and protection. To assist midwives and posyandu cadres in monitoring routine child immunizations, immunization remainder are made in the Posyandu Information System. The Forward Chainning method is used as an immunization tracker and the Best First Search as a decision-making search to bring up the immunization remainder automatically. The immunization rules used for tracking are in accordance with the routine immunization rules for children issued by IDAI and consultation with midwives as experts. The child's date of birth is used as a tracking reference according to the routine child immunization rule to bring up the child immunization remainder. Tests carried out on the system use blackbox testing with the results of all features functioning properly. Child immunization remainder can help midwives and cadres to monitor routine immunizations for children at Posyandu, especially during the Covid-19 pandemic.</em></p> Dini Suhartini, Yunita Rahma, Lusi Agus Setiani Copyright (c) 2021 Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.unilak.ac.id/index.php/dz/article/view/6191 Mon, 17 May 2021 00:00:00 +0000 Monitoring Sistem Informasi Monitoring Data PGRI Kecamatan Bengkalis Menggunakan Metode Extreme Programming dan Framework Codeigniter https://journal.unilak.ac.id/index.php/dz/article/view/5662 <p><em>Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) merupakan sebuah organisasi perjuangan, profesi dan ketenagakerjaan bersekala nasional yang anggotanya terdiri dari para Guru dan Tenaga kependidikan. Salah satu tugas PGRI yaitu melakukan monitoring data anggota PGRI. PGRI Kecamatan Bengkalis merupakan organisasi guru yang mengelola anggota PGRI kecamatan, bertugas melakukan pendataan anggota PGRI dan Sekolah yang ada di Kecamatan Bengkalis. Data anggota PGRI belum terpusat dan masih dilakukan dengan cara yang manual, yaitu data anggota PGRI diinput satu persatu oleh Operator Sekolah kedalam microsoft excell, dan data tersebut diberikan kepada pengurus PGRI dalam bentuk hasil printout, sehingga menyebabkan pengurus PGRI mengalami kesulitan dalam mengetahui informasi tentang anggota PGRI tersebut. Pada permasalahan iuran PGRI juga mengalami permasalahan yang kompleks dan sering dihadapi, yaitu terdapat perbedaan antara jumlah anggota PGRI setiap sekolah dengan jumlah iuran yang telah disetor. Desain sistem ini dirancang menggunakan metode Extreme Programming(XP) dan Framework Codeigniter(CI) yang dapat menghasilkan informasi yang berhubungan dengan PGRI dan Sekolah kecamatan Bengkalis, seperti mengetahui jumlah dan identitas Sekolah, jumlah dan identitas anggota PGRI, siapa saja anggota PGRI yang belum terdaftar sebagai anggota resmi PGRI, serta monitoring pembayaran iuran PGRI</em></p> Mansur Mansur, Mega Daryuni Copyright (c) 2021 Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.unilak.ac.id/index.php/dz/article/view/5662 Mon, 17 May 2021 00:00:00 +0000 Algoritma Clustering Untuk Membentuk Cluster Zona Penyebaran Covid-19 https://journal.unilak.ac.id/index.php/dz/article/view/6572 <p><em>Covid-19 </em><em>yaitu</em> <em>suatu </em><em>penyakit yang menyerang sistem</em> <em>per</em><em>napasan</em><em> manusia dan dapat menular dengan mudah.</em> <em>Sumatera Utara</em> <em>salah satu daerah yang dilanda</em> <em>pandemi Covid-19. Melalui Gugus Tugas Percepatan</em> <em>dan </em><em>P</em><em>enanganan Covid-19 </em><em>p</em><em>rovinsi Sumatera Utara</em> <em>telah</em> <em>melakukan berbagai upaya untuk pencegahan penyebaran</em> <em>Covid-19 seperti belajar dan ibadah dirumah, himbauan pakai</em> <em>mas</em><em>k</em><em>er dan lain sebagainya. Untuk mempermudah </em><em>&nbsp;</em><em>identifikasi penyebaran Covid-19 Tim Gugus membagi </em><em>z</em><em>ona</em> <em>penyebaran Covid-19 berdasarkan jumlah kasus positif.</em><em> p</em><em>embagian </em><em>z</em><em>ona dengan menggunakan </em><em>satu </em><em>variabel yaitu positif</em> <em>menyebabkan penanganan Covid-19 tidak maksimal karena hanya</em> <em>terkonsentrasi pada zona dengan kasus positif yang terbanyak</em> <em>sedangkan potensi penyebaran bukan hanya dari kasus positif.</em> <em>Oleh karene itu, dibutuhkan teknik yang lain dapat mengelompok</em><em>k</em><em>an</em> <em>/</em> <em>cluster</em> <em>zona penyebaran Covid-19. Salah satu teknik yang sesuai untuk pengelompok</em><em>k</em><em>an</em> <em>/</em> <em>cluster yaitu</em> <em>algoritma clustering K-Medoids</em><em>. Hasil dari implementasi algoritma</em><em> Algoritma K-Medoids </em><em>yaitu cluster zona penyebaran Covid-19 di Sumatera Utara dibagi dalam 3(tiga) Cluster yaitu cluster 1, cluster 2 dan cluster 3. Cluster 1 identik dengan zona merah, Cluster 2 identik dengan zona kuning dan cluster 3 identik dengan zona hijau.</em></p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>Covid-19 is a disease that attacks the human respiratory system and can be transmitted easily. North Sumatra is one of the areas hit by the Covid-19 pandemic. Through the Task Force for the Acceleration and Handling of Covid-19, the province of North Sumatra has made various efforts to prevent the spread of Covid-19, such as studying and worship at home, appealing to wear masks and so on. To make it easier to identify the spread of Covid-19, the Cluster Team divides the Covid-19 spread zones based on the number of positive cases. zoning by using one variable, namely positive, causes the handling of Covid-19 to be not optimal because it is only concentrated in the zone with the most positive cases, while the potential for spread is not only from positive cases. Therefore, another technique is needed to group / cluster the Covid-19 spread zones. One technique that is suitable for grouping / clustering is the K-Medoids clustering algorithm. The results of the implementation of the K-Medoids Algorithm algorithm, namely the Covid-19 spread zone cluster in North Sumatra is divided into 3 (three) clusters, namely cluster 1, cluster 2 and cluster 3. Cluster 1 is identical to the red zone, Cluster 2 is identical to the yellow zone and cluster 3 is identical to the green zone</em></p> Efori Bu'ulolo, Bister Purba Copyright (c) 2021 Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.unilak.ac.id/index.php/dz/article/view/6572 Fri, 28 May 2021 02:55:09 +0000 Implementasi dan Evaluasi Penerimaan Sistem Presensi Siswa LKP dengan QR Code Berbasis Android https://journal.unilak.ac.id/index.php/dz/article/view/6123 <p><em>Penelitian ini membahas tentang implementasi dan pengujian sistem presensi siswa. </em><em>K</em><em>ehadiran siswa atau presensi di Lembaga Keterampilan dan Pelatihan</em> (<em>LKP) merupakan hal yang sangat utama, hal tersebut dilakukan karena untuk mengetahui kehadiran siswa dan keperluan manajemen lembaga. Masalah yang terjadi di sistem yang telah berjalan saat ini, </em><em>p</em><em>ersiapan sebelum memulai </em><em>pembelajaran</em> <em>pengajar harus mengambil </em><em>lembar p</em><em>re</em><em>sensi</em><em> dan mengembalikan lagi ke bagian administrasi jika sudah selesai, serta &nbsp;pelaksanaan presensi masih dilakukan secara manual</em><em> sehingga rawan terjadi manipulasi. </em><em>Penyelesaian</em> <em>terhadap</em><em> permasalah</em><em>a</em><em>n tersebut </em><em>yaitu</em> <em>dengan </em><em>membuat sistem presensi yang </em><em>terhubung langsung</em><em> dengan </em><em>perangkat</em> <em>pintar</em> <em>berbasis </em><em>android, sehingga akan mempermudah dalam presensi dan setiap siswa</em><em> juga</em><em> sudah mempunyai perangkat tersebut. </em><em>Untuk membaca data siswa, s</em><em>istem ini dibuat dengan menggunakan QR code</em><em> karena unutk melakukan presensi dibutuhkan waktu sekitar 15 detik/kartu</em><em>. </em><em>Kartu siswa yang terdapat QR code di scan pada aplikasi android pada penyedia scan untuk melakakukan presensi. </em><em>Hasil dari s</em><em>istem ini dapat mempermudah dalam melakukan presensi, pengolahan data </em><em>siswa oleh </em><em>instruktur, dan kemudahan laporan </em><em>di </em><em>bagian administrasi</em><em> . Hasil dari implementasi ini diujikan </em><em>oleh peserta didik atau siswa </em><em>dengan menggunkana metode action research dan pengisian kuesioner melalui google form. Hasil pengolahan kuesioner menggunakan model penerimaan U</em><em>nified Theory of Acceptance and Use of Technology</em> <em>(</em><em>UTAUT</em><em>)</em><em>. Hasilnya dari kelima varibel UTAUT</em><em> yaitu </em><em>&nbsp;Performance Expectanc</em><em>y, Effort </em><em>Expectanc</em><em>y, Social Influence, </em><em>Facilitating Conditions</em><em>, dan Habbit </em><em>mendapatkan hasil yang positif dan signifikan.</em></p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>&nbsp;</em><em>This study discusses the implementation and testing of the student attendance system. The presence of students or attendance at the Skills and Training Institute (LKP) is very important, this is done because it is to determine student attendance and the needs of institutional management. Problems that occur in the current system, preparation before starting learning, the teacher must take the attendance sheet and return it to the administration when it is finished, and the implementation of attendance is still done manually so that it is prone to manipulation. The solution to this problem is by creating a presence system that is directly connected to an Android-based smart device, so that it will make it easier to attend and every student already has this device. To read student data, this system is built using a QR code because it takes about 15 seconds per card to attend. Student cards that contain a QR code are scanned on the android application on the scan provider to make attendance. The results of this system can make it easier to make presence, processing student data by the instructor, and ease reports in the administration section. The results of this implementation were tested by students using the action research method and filling out a questionnaire via google form. The results of the questionnaire processing use the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) acceptance model. The results of the five UTAUT variables, namely Performance Expectancy, Effort Expectancy, Social Influence, Facilitating Conditions, and Habbit got positive and significant results.</em></p> Sri Widiyanti, Ina Sholihah Widiati Copyright (c) 2021 Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.unilak.ac.id/index.php/dz/article/view/6123 Fri, 28 May 2021 03:28:00 +0000 Analisis Analitical Hierarchy Process Dalam Percepat Penyeleksian Penerimaan Tenaga Pendidik https://journal.unilak.ac.id/index.php/dz/article/view/6614 <p><em>Sekolah khoiru ummah merupakan salah satu lembaga yang selalu berhubungan dengan tenaga pendidik sebagai aktor pertama dan tenaga kependidikan sebagai support organisasi. Permasalahan terjadi ketika harus menyeleksi calon tenaga pendidik, dimana banyaknya pelamar membuat proses penyeleksian dalam menentukan alternatif&nbsp; terbaik yang dilakukan masih dengan cara menimbang setiap skor secara manual diatas kertas. Kondisi tersebut terjadi kendala sulitnya untuk memutuskan calon tenaga pendidik yang sesuai kebutuhan dikarenakan harus menimbang dengan prasaan, kemudian proses keputusan juga masih lambat karena harus bermusyarawah yang cukup panjang dari personalia, kepala sekolah hingga yayasan demi konsistensi keputusan tepat untuk dipilih. Dengan demikian persoalan ini dibutuhkan suatu solusi proses keputusan yang relevan dan cepat dengan analisis metode Analytical hierarchy&nbsp; process (AHP) dengan kriteria kelengkapan adminitrasi pelamar, ujian tertulis, penilaian personality, wawancara dan micro teaching. Sedangkan sampel data alternatif ada tiga pelamar yang akan dianalisis dengan metode&nbsp; AHP. Data nilai awal masukan didapatkan melalui quisioner perbandingan yang dinilai oleh personalia, kepala sekolah dan Yayasan dengan konsistensi kriteria 0.08 dimana nilai ini falid karena sesuai dengan kaedah konsistensi standar Thomas l.Saaty yaitu konsisten nilai &lt; 0.1. Pengujian ini dilakukan dengan langkah perhitungan consisten indek dan index random yang terdapat pada tahapan AHP kepada nilai masukan nilai tabel matrik perbandingan dari data alternatif. Hasil pengujian dengan nilai konsistensi seluruh data baik kriteria dan alternatif mendapatkan keputusan tebaik&nbsp; rekomendasi dengan nilai tertinggi didapatkan oleh Husen ahmad dengan nilai 0.729, kedua Sikin al hafidz dengan nilai 0.163 dan Sulaiman akhbar dengan nilai 0.109. </em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>&nbsp;</em><em>The khoiru ummah school is one of the institutions that is always in touch with educators as the first actors and educational staff as organizational support. The problem occurs when it comes to selecting prospective teaching staff, where many applicants make a selection process in determining the best alternative which is still done by weighing each score manually on paper. In this condition, there is an obstacle in the difficulty of deciding the candidate for educators who are suitable for their needs because they have to weigh carefully, then the decision process is also still slow because they have to have a long discussion from personnel, principals to foundations for consistency in the right decision to be chosen. Thus, this problem requires a solution for the decision process that is relevant and fast by analyzing the Analytical Hierarchy Process (AHP) method with the criteria for completeness of applicant administration, written examinations, personality assessments, interviews and micro teaching. Meanwhile, the sample of alternative data were three applicants who were analyzed using the AHP method. Initial input value data were obtained through comparative questionnaires assessed by personnel, principals and foundations with the consistency of the criterion of 0.08 where this value was falid because it was in accordance with Thomas L.aaty's standard consistency principle, which was consistent with a value of &lt;0.1. This test is carried out by calculating the consisten index and random index contained in the AHP stage to the input values ​​of the comparison matrix table values ​​from alternative data. The results of the test with the consistency value of all data, both criteria and alternatives, get the best recommendation with the highest value obtained by Husen Ahmad with a value of 0.729, both Sikin al Hafidz with a value of 0.163 and Sulaiman akhbar with a value of 0.109. </em></p> Loneli Costaner, Guntoro Guntoro, Febrizal Alfarasy Copyright (c) 2021 Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.unilak.ac.id/index.php/dz/article/view/6614 Sun, 30 May 2021 10:35:15 +0000