MOTIVASI BELAJAR ANAK YANG BERASAL DARI KELUARGA MISKIN DAN IMPLIKASINYA DALAM PELAYANAN KONSELING

  • Sri Wahyuni Universitas Lancang Kuning

Abstract

Angka kemiskinan kota Padang meningkat setiap tahun (data BPS kota Padang). Akibatnya, angka putus sekolah semakin meningkat. Siswa mengalami penurunan nilai hasil belajar akibat membantu orangtua dalam bekerja. Hal tersebut mengakibatkan siswa kurang termotivasi pergi ke sekolah akibat tuntutan sosio-ekonomi teman sebaya di sekolah. Kecenderungan siswa yang berasal dari keluarga miskin memiliki penilaian yang rendah terhadap kebahagiaan hidupnya (kesejahteraan subjektif). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi belajar siswa yang berasal dari keluarga miskin dan bagaimana implikasi pelayanan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar anak yang berasal dari keluarga misikin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah siswa Anak yang berasal yang menerima bantuan siswa miskin Tahun 2015 dengan sampel berjumlah 152 siswa, yang dipilih dengan teknik multistage random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala motivasi belajar siswa yang berasal dari keluarga miskin dan reliabel dengan nilai Alpha Cronbach 0,923. Data dianalisis dengan statistik deskriptif. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa motivasi belajar siswa tergolong pada kategori tinggi. Berdasarkan temuan penelitian, maka ada beberapa implikasi terhadap pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah yaitu: Layanan Informasi, Layanan Penguasaan Konten, Layanan Konseling Perorangan, Layanan Bimbingan Kelompok dan Layanan Konseling Kelompok.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Sri Wahyuni. 2015. Subjective Well-Being and Learning Motivation Children Which comes from Poor Family. Jurnal Konselor. Vol. 1 No.2 UHAMKA. Jakarta: UHAMKA
Ahmadi, Abu dan Supriyono, Widodo. 2004. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Sagala, Syaiful. 2003. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Muhibin, Sardiman Ali. 2010. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali.
Sobur, Alex. 2011. Psikologi Umum. Bandung: Pustaka Setia.
Maslow, A.H. 1943. A Theory of Human Motivation. India: Nalanda Digital Library.
Winkel, W.S. 1983. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Yogyakarta: Gramedia.
Prawitasari, Johana E. 2011. Psikologi Klinis (Pengantar Terapan Mikro dan Makro). Jakarta: Penerbit Erlangga.
Hurlock, Elizabeth B. 1997. Psikologi Perkembangan (Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga
Rahmi, Aulia. 2012. “Konsep Diri, Motivasi Belajar Siswa Membolos dan Implikasinya terhadap Layanan Bimbingan dan Konseling”. Tesis tidak diterbitkan. Padang: Program Pascasajarna UNP.
Published
2018-02-09
How to Cite
Wahyuni, S. (2018). MOTIVASI BELAJAR ANAK YANG BERASAL DARI KELUARGA MISKIN DAN IMPLIKASINYA DALAM PELAYANAN KONSELING. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 97-102. https://doi.org/10.31849/paudlectura.v1i1.7
Section
Articles