Keefektifan Bawang Putih (Allium satifum) dan Sereh (Cymbopogon nardus) dalam Membasmi Semut Hitam (Dolichoderus thoracicus)

  • M Habibullah Universitas Lancang Kuning
  • Nur Mahmud Krisdiantoro Universitas Lancang Kuning
  • Wike Sarina Universitas Lancang Kuning
Keywords: Bawang putih, Sereh (Cymbopogon citratus), Semut, Pembasmi serangga

Abstract

Indonesia adalah Negara yang terletak di garis khatulistiwa sehingga Indonesia memiliki iklim tropis, hal ini menyebabkan banyaknya keanekaragaman hayati yang hidup baik flora maupunpun faunanya. Salah satu keanekaragaman hayati yang melimpah yaitu semut. Semut adalah salah satu jenis serangga yang apabila jumlahnya terlalu banyak kerap mengganggu kenyamanan beraktifitas. Selain itu semut juga dapat menimbulkan kerugian behkan menyebabkan penyakit. Oleh karena itu, banyak sekali diproduksi insektisida untuk membasmi semut. Namun kandungan bahan kimia yang terdapat di insektisida justu menimbulkan masalah baru bagi lingkungan sekitarnya. Bahan kimia ini ternyata banyak bersifat racun bagi manusia. Akibat dari buruknya racun yang terdapat pada insekrisida bagi kesehatan manusia,  maka banyak peneliti yang melakukan penelitian terhadap tubuhan alami yang dapat dugunakan sebagai alternatif pengganti insektisida yang berguna untuk membasmi serangga. Bawang putih dan sereh merupakan sebagian bahan penelitian yang digunakan untuk alternatif pembasi serangga. Dengan perbandingan dan konsentrasi yang telah ditentukan, bawang putih dan sereh dibuat menjadi cairan pembasmi serangga. Selain murah dan mudah didapat, bawang putih dan sereh juga ramah lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonim. 2013. Serai. Tersedia di http://id.wikipedia.org/wiki/Serai [diunduh 9 Juli 2021].
Anonim. 2014. Si Imut Semut Hitam. Tersedia di http://aaimz.wordpress.com/2009/12/15/si-imut-semut-hitam [diunduh 9 Juli 2021]
Armaisastrawati, Lubis, F., & Soehardi, F. (2021). Jurnal teknik sipil Unaya. Jurnal Teknik Sipil Unaya, 7(2), 135–145.
Korneliani, K. 2012. Perbedaan Daya Proteksi Berbagai Ekstrak Kulit Jeruk (Citrus sp) Sebagai Repelen Terhadap Kontak Nyamauk Aedes aegypti Dan Aedes Albopictus Dalam Upaya Perlindungan Diri Dari Penyakit DBD. Jurnal disampaikan pada Prosiding Seminar nasional “Peran Kesehatan Masyarakat dalam Pencapaian MDG’s di Indonesia”
Ningsih, S.U. & Wahyuni, D. (2016). Efektifitas Ekstrak Serai (Cymbopogon Nardus) Sebagai Insektisida Alami Dalam Mengendalikan Semut Hitam (Dolichoderus Thoracicus) Secara Penyemprotan, Pekanbaru: STIKes Hang Tuah, 05, 1-9
Narayana, I. P. S., Aryana, I. K., & Sarihati, I. D. (2012). Pengaruh Ekstrak Bawang Putih Terhadap Pengendalian Semut Hitam, Denpasar: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 2, 1-93
Satria. 2010. Jenis-jenis Semut Hama (Formicidae) pada Rumah Tangga di Kota Padang,
Sumatera Barat. Uneversitas Andalas Padang.
Shahabuddin, Anshary. 2010. Uji Aktifitas Insektisida Ekstrak Daun Serai Terhadap Ulat Daun Kubis (Plutella xylostella L.) di Laboratorium. Fakultas Pertanian,Universitas Tadulako. Sulawesi Tengah.Vol 3, No 17.
Soehardi, F., & Dinata, M. (2018). Pengaruh kecepatan arus terhadap erosi sungai siak dan kerusakan dinding penahan tanah. Jurnal Konferensi Teknik Sipil, 1(7), 189–196. Retrieved from https://scholar.google.co.id/citations?user=SgLU5VwAAAAJ&hl=en
Published
2021-08-01
Abstract viewed = 183 times
PDF downloaded = 202 times