Efektifitas ChatGPT sebagai Alat Bantu Pembelajaran : Peran Moderasi Berpikir Kritis dalam Praktikum SMK

Authors

  • Solihin Solihin Universitas Lancang Kuning
  • Susandri Susandri Universitas Lancang Kuning
  • Ahmad Zamsuri Universitas Lancang Kuning

DOI:

https://doi.org/10.31849/zdjayh60

Keywords:

ChatGPT, Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah, Administrasi Sistem Jaringan, Pendidikan Vokasional

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas ChatGPT sebagai alat bantu pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada praktikum Administrasi Sistem Jaringan. Didorong oleh maraknya penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam pendidikan untuk mendukung pembelajaran mandiri, penelitian kualitatif deskriptif ini melibatkan 20 siswa kelas XI program keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi. Temuan utama menunjukkan bahwa efektivitas ChatGPT sangat bergantung pada kemampuan berpikir kritis dan pemahaman teknis dasar siswa. Hanya 25% siswa yang mampu memanfaatkan ChatGPT secara efektif, sementara 75% lainnya mengalami kesulitan dalam merumuskan prompt dan memahami output teknis. Implikasi praktis dari penelitian ini menekankan pentingnya peran guru dalam penguatan dasar pengetahuan teknis dan pelatihan berpikir kritis sebelum integrasi AI dalam pembelajaran. Adapun batasan penelitian ini adalah sampel yang terbatas pada satu sekolah dan fokus pada satu mata pelajaran praktikum, sehingga generalisasi temuan perlu dilakukan dengan hati-hati. Studi ini menyimpulkan bahwa ChatGPT berfungsi sebagai penguat kemampuan, bukan pencipta kemampuan. Teknologi AI canggih tidak dapat menggantikan kebutuhan akan pengetahuan dasar, pemikiran kritis, dan bimbingan guru dalam pendidikan vokasional

References

[1] S. M. K. P. Medan, “Pemanfaatan Artificial Intelligence ( AI ) Mendukung Pembelajaran pada Siswa Pendahuluan Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek,” vol. 5, pp. 44–49, 2025.

[2] Michael Reskiantio Pabubung, “Era Kecerdasan Buatan dan Dampak terhadap Martabat Manusia dalam Kajian Etis,” J. Filsafat Indones., vol. 6, no. 1, pp. 66–74, 2023.

[3] F. Yustiasari Liriwati, “Transformasi Kurikulum; Kecerdasan Buatan untuk Membangun Pendidikan yang Relevan di Masa Depan,” J. IHSAN J. Pendidik. Islam, vol. 1, no. 2, pp. 62–71, 2023, doi: 10.61104/ihsan.v1i2.61.

[4] A. Rananda, “Education Journal : Journal Education Research and Development,” no. November 2022, pp. 158–166.

[5] F. K. Ramadhan, M. I. Faris, I. Wahyudi, and M. K. Sulaeman, “Pemanfaatan ChatGPT Dalam Dunia Pendidikan,” J. Ilm. Flash, vol. 9, no. 1, p. 25, 2023, doi: 10.32511/flash.v9i1.1069.

[6] Emira Hayatina Ramadhan and Hindun Hindun, “Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Membantu Siswa Berpikir Kreatif,” Protas. J. Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya, vol. 2, no. 2, pp. 43–54, 2023, doi: 10.55606/protasis.v2i2.98.

[7] N. A. Kurniawan, N. Hidayah, and D. H. Rahman, “Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMK,” J. Pendidik. Teor. Penelitian, dan Pengemb., vol. 6, no. 3, p. 334, 2021, doi: 10.17977/jptpp.v6i3.14579.

[8] A. Q. Laili, F. Arianto, and K. Khotimah, “Systematic Literature Review: Problem-Based Learning dalam Praktikum Kelistrikan terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMK,” JIIP - J. Ilm. Ilmu Pendidik., vol. 8, no. 8, pp. 9361–9366, 2025, doi: 10.54371/jiip.v8i8.8993.

[9] D. S. Charismana, H. Retnawati, and H. N. S. Dhewantoro, “Motivasi Belajar Dan Prestasi Belajar Pada Mata Pelajaran Ppkn Di Indonesia: Kajian Analisis Meta,” Bhineka Tunggal Ika Kaji. Teor. dan Prakt. Pendidik. PKn, vol. 9, no. 2, pp. 99–113, 2022, doi: 10.36706/jbti.v9i2.18333.

[10] E. Masrurah, Ibrohim, and Balqis, “The Effect of Problem Oriented Project Based Learning ( POPBL ) Model Assisted by Artificial Intelligence ( AI ) on Creative Thinking Skills and Collaboration Skills of MA Students,” BIOEDUKASI J. Biol. dan Pembelajarannnya, vol. 23, no. 2, pp. 143–155, 2025, doi: 10.19184/bioedu.v23i2.53695.

[11] D. Kurniawan et al., “Integrating AI in digital project-based blended learning to enhance critical thinking and problem-solving skills,” Multidiscip. Sci. J., vol. 7, no. 12, 2025, doi: 10.31893/multiscience.2025552.

[12] Muhammad Yahya, Wahyudi, and Akmal Hidayat, “Implementasi Artificial Intelligence (AI) di Bidang Pendidikan Kejuruan Pada Era Revolusi Industri 4.0,” Semin. Nas. Dies Natalis 62, vol. 1, pp. 190–199, 2023, doi: 10.59562/semnasdies.v1i1.794.

Downloads

Published

2025-12-16

How to Cite

Efektifitas ChatGPT sebagai Alat Bantu Pembelajaran : Peran Moderasi Berpikir Kritis dalam Praktikum SMK. (2025). SEMASTER: Seminar Nasional Teknologi Informasi & Ilmu Komputer, 4(1), 396-408. https://doi.org/10.31849/zdjayh60