Perbedaan Pertumbuhan Bibit Kakao (Thebroma cacao ) Akibat Pemberian Pupuk Organik Cair Paitan dengan pupuk NPK Pada Tanah Gambut Dan Podzolid Merah Kuning
Keywords:
Kakao, Paitan, GambutAbstract
Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu jenis tanaman industri yang disukai oleh masyarakat, memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan suatu komoditas yang kaya akan fungsi dan manfaat. Perlu diperhatian dalam menunjang program pengembangan areal tanaman kakao diperlukan bibit yang sehat dengan potensi produksi yang tinggi. Selain itu media tanam juga sangat menentukan tanaman dapat tumbuh dengan baik. Namun ketersediaan tanah untuk pertanian saat ini didominasi oleh tanah marginal seperti tanah gambut dan tanah podzolik merah kuning (PMK), dengan produktifitas rendah sehingga diperlukan pemupukan. Pada penelitian ini dilakukan aplikasi pupuk anorganik dan organik yaitu paitan berasal dari tanaman liar kurang dimanfaatkan dan pupuk anorganik NPK Mutiara. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial, yang terdiri dari dua faktor yaitu P (Pupuk organik cair Paitan) terdiri dari 3 taraf, dan faktor N (Pupuk NPK) terdiri dari 3 taraf, dan masing-masing ada 3 ulangan. Data yang diperoleh dianalisa statistika dengan menggunakan analisis of variensi dan uji lanjut DMRT. Untuk mengetahui perbedaan media tanam dilakukan Uji t pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi pupuk organik cair paitan dengan pupuk NPK berpengaruh nyata dengan dosis terbaik 200 cc paitan dan 1,5 gr NPK (P2N1) pada kedua media tanam media tanam gambut dan PMK menunjukkan pengaruh berbeda nyata pada semua parameter pembibitan kakao dengan t tab 2.120 ≤ (3,251 – 4.153).
