STRUKTUR KOMUNITAS KEPITING BAKAU DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DESA POLO KECAMATAN BUNTA KABUPATEN BANGGAI

  • Moh. Fahri Haruna Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai https://orcid.org/0000-0001-9664-2750
  • Wahyudin Abdul Karim Universitas Muhammadiyah Luwuk
  • Risna Rajulani Universitas Muhammadiyah Luwuk
  • Firga Nabila Lige Universitas Muhammadiyah Luwuk
Keywords: Conservation Area, Mangrove Crab, Community Structure

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan struktur komunitas kepiting bakau pada kawasan konservasi mangrove Desa Polo Kabupaten Banggai. Metode yang digunakan yaitu plot line transek yang dibuat sebanyak 2 garis, panjang 100 meter setiap line transek. Terdapat 4 plot ukuran 10 x 10 m², sehingga pada terdapat 8 plot. Analisis data menggunakan indeks keanekaragaman, keseragaman, dominansi dan Frekuensi Kehadiran. Hasil penelitian bahwa Kepiting bakau di kawasan konservasi mangrove Desa Polo didapatkan 6 spesies yaitu Uca bellator, Uca dussumieri, Uca inversa, Parasesarma leptosoma, dan Myomenippe sp. Indeks keanekaragaman berkriteria sedang (1,4280). Nilai keseragaman berkriteria tinggi (0,7970). Nilai indeks dominansi berkriteria rendah (0,0083-0,4155). Nilai frekuensi kehadiran tertinggi pada spesies Uca bellator dan Parasesarma leptosoma  dengan nilai 100% sedangkan yang terendah spesies Myomenippe sp.dan Scylla serrata yaitu 25%.

Kata Kunci: Kawasan Konservasi, Kepiting Bakau, Struktur Komunitas

 

ABSTRACT: This study aims to determine the types and communities of mangrove crabs in the mangrove conservation area of ​​Polo Village, Banggai Regency. The method used is a line transect plot made of 2 lines, 100 meters long for each line transect. There are 4 plots measuring 10 x 10 m², so there are 8 plots. Analysis of the data using the index of diversity, uniformity, dominance and Frequency of Attendance. The results showed that mangrove crabs in the mangrove conservation area of ​​Polo Village found 6 species, namely Uca bellator, Uca dussumieri, Uca inversa, Parasesarma leptosoma, and Myomenippe sp. The diversity index has moderate criteria (1.4280). The value of uniformity has high criteria (0.7970). The dominance index value with low criteria (0.0083-0.4155). The highest presence value was in the species Uca bellator and Parasesarma leptosoma with a value of 100% while the lowest was in the species Myomenippe sp. and Scylla serrata, which was 25%.

Keywords: Conservation Area, Mangrove Crab, Community Structure

Downloads

Download data is not yet available.

References

Duya, N., Noveria, R. 2019. Jenis-Jenis Crustacea Di Cagar Alam Teluk Klowe Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara. Konservasi Hayati 15(1): 16–22.

Hamidy, R. 2010. Struktur Dan Keragaman Komunitas Kepiting Di Kawasan Hutan Mangrove Stasiun Kelautan Universitas Riau, Desa Purnama Dumai. Journal of Environmental Science 2(4): 81–91.

Haruna, M.F., Utina, R., Dama, L. 2018. Hubungan Pengetahuan Pada Materi Ekosistem Mangrove Dan Persepsi Siswa Tentang Pelestarian Mangrove dengan Perilaku Siswa Menjaga Ekosistem Mangrove di Kawasan Kepulauan Togean. Jps: Jurnal Riset dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan 3(1): 54–61.

Jacobs, R., Kusen, J. D., Sondak, C.F. A., Boneka, F. B., Warouw, V., Mingkid, W.M. 2019. Mangrove Ecosystem Community Structure and Mangrove Crab in Lamanggo and Tope Villages, Biaro Sub-District, Siau, Tagulandang and Biaro Islands District. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis 1(1): 20–28.

Katili, A.S., Utina, R., Mopangga, N. L. 2017. Short Communication: Crab Species Distribution under Mangrove Stands in Tabongo, Gorontalo Province, Indonesia. Biodiversitas 18(2): 520–24.

Kusuma, K. R., Safitri, I., Warsidah. 2021. Keanekaragaman Jenis Kepiting Bakau (Scylla Sp.) Di Kuala Kota Singkawang Kalimantan Barat. Jurnal Laut Khatulistiwa 4(1): 1.

Lapolo, N., Utina, R., dan Baderan, D. W. K. 2018. Diversity and Density of Crabs in Degraded Mangrove Area at Tanjung Panjang Nature Reserve in Gorontalo, Indonesia. Biodiversitas 19(3): 1154–59.

Odum, E.P. 1993. Dasar-Dasar Ekologi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Pratiwi, R., Rahmat. 2015. Sebaran Kepiting Mangrove (Crustacea: Decapoda) Yang Terdaftar Di Koleksi Rujukan Pusat Penelitian Oseanografi-LIPI 1960-1970. Berita Biologi 14(2): 195–202.

Rauf, A., Kasim, A., dan Ramadhan, A. 2016. Struktur Komunitas Kepiting Di Hutan Mangrove Pemanfaatannya Sebagai Media Pembelajaran Biologi. Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako 5(1): 78–85.

Redjeki, S., Arif, M., Hartati, R., dan Pinandita, L.K. 2017. Kepadatan Dan Persebaran Kepiting (Brachyura) Di Ekosistem Hutan Mangrove Segara Anakan Cilacap. Jurnal Kelautan Tropis 20(2): 131.

Rizal, M., Febriyanti, D., Sabila, H., Damarwati, W., dan Isfaeni, H. 2017. Struktur Komunitas Uca Spp. Di Kawasan Hutan Mangrove, Bedul Utara, Taman Nasional Alas Purwo, Jawa Timur. Parameter: Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Jakarta 29(1): 30–38.

Saragi, S.M., Desrita, D. 2018. Ekosistem Mangrove Sebagai Habitat Kepiting Bakau (Scylla Serrata) Di Kampung Nipah Desa Sei Nagalawan Kecamatan Perbaungan Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara. Depik 7(1): 84–90.

Serosero, R. 2011. Karakteristik Habitat Kepiting Bakau (Scylla Spp) Di Perairan Pantai Desa Todowongi Kecamatan Jailolo Selatan Kabupaten Halmahera Barat. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 4(1): 69.

Supraygogi, D., Siburian, J.,Hamidah, A. 2014. Keanekaragaman Kepiting Biola. Biospecies 7(1): 22–28.

Tulangouw, C., Santoso, P., Lukas, A.Y.H. 2019. Pengaruh Frekuensi Pemberian Pakan Ikan Rucah Terhadap Pertumbuhan Kepiting Bakau (Scylla Serrata) Dengan Menggunakan Sistem Baterai. Jurnal Aquatik 2(2): 50–61.

Wa’dah dan Siti. 2016. Analisa Lubang Kepiting Binatu (Uca demani) pada Ekosistem Hutan Mangrove Tahura Ngurah Rai Desa Suwang Kauh Kecamatan Denpasar Selatan Provinsi Bali. Journal Ilmiah Rinjani Universitas Gunung Rinjani 3: 163–72.

Wahyudyawati, E., Rahardjanto, A., dan Wahyuni, S. 2017. Analisis Hubungan Kerapatan Mangrove terhadap Fungsi Nursery Ground pada kepiting Bakau (Scylla sp) di Hutan Mangrove Pantai Cengkrong Kabupaten Trenggalek. Prosiding Seminar Nasional III Tahun 2017. Universitas Muhammadiyah Malang, 294–99.

Yunus, M., dan Siahainenia, L. 2019. Keterkaitan Karakteristik Habitat Dengan Kepadatan Kepiting Bakau Pada Ekosistem Mangrove Desa Evu Kecamatan Hoat Soarbay Kabupaten Maluku Tenggara. Triton: Jurnal Manajemen Sumber daya Perairan 15(2): 58–68.

Zulfiqri, M., Mardhia, D., Syafikri, D., dan Bachri, S. 2020. Analisis Kelimpahan Kepiting Bakau ( Scylla Sp .) Di Kawasan Hutan Mangrove Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa. Indonesian Journal of Applied Science and Technology (IJAST) 1(1): 29–38.

Published
2022-10-25
How to Cite
Haruna, M. F., Karim, W. A., Rajulani, R., & Lige, F. N. (2022). STRUKTUR KOMUNITAS KEPITING BAKAU DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DESA POLO KECAMATAN BUNTA KABUPATEN BANGGAI. Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi, 9(2), 150-159. https://doi.org/10.31849/bl.v9i2.10659
Section
Article
Abstract viewed = 128 times
PDF downloaded = 97 times