PENGARUH PERUBAHAN KADAR AIR TERHADAP NILAI KUAT TEKAN BEBAS STABILISASI TANAH CL-ML DENGAN SEMEN

  • Suhaimi Siregar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru
  • Ferry Fatnanta Universitas Riau
  • Muhardi M Universitas Riau
Keywords: Kadar Air, Kuat Tekan Bebas, Stabilisasi Semen, Siklus Pembasahan - Pengeringan, Tanah CL-ML

Abstract

Di Pekanbaru, terdapat jenis tanah yang diklasifikasikan tanah CL-ML yang berdasarkan grafik plastisitas cassagrande memiliki indek plastisitas antara 4% - 7%, dan batas cair antara 12% - 30%. Kondisi tanah ini rentan terhadap perubahan kadar air sehingga menyebabkan tanah mudah lembek (mencair) dimusim penghujan dan menjadi retak pada musim kemarau, keadaan ini menjadi masalah jika pembangunan jalan dilaksanakan diatasnya. Penelitian ini menggunakan semen sebagai stabilisasi secara kimia dalam upaya perbaikan akibat perubahan kadar air pada siklus basah-kering terhadap nilai kuat tekan bebas. Siklus pembasahan dilakukan dengan merendam sampel kedalam air dan pengeringan dengan dimasukkan kedalam desikator yang terjaga kelembapannya. Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa karakteristik kuat tekan bebas terhadap siklus basah kering meningkat dengan penambahan semen pada tanah CL-ML.  Pada kondisi pembasahan nilai kuat tekan bebas menurun dengan meningkatnya kadar air dan kembali meningkat saat kadar air berkurang pada kondisi pengeringan

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Ferry Fatnanta, Universitas Riau

Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Riau

Muhardi M, Universitas Riau

Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Riau

References

Andriani, Rina Y., Franky L.F., 2012, Pengaruh Penggunaan Semen Sebagai Bahan Stabilisasi Pada Tanah Lempung Daerah Lambung Bukit Terhadap Nilai CBR Tanah, Jurnal Rekayasa Sipil Vol. 8.
Badan Standarisasi Nasional, 1994, Tata Cara Pembuatan Rencana Stabilisasi Tanah Dengan Semen Portland Untuk Jalan SNI 03-3438-1994, Jakarta, BSN.
Das BM., Mochtar NE., Mochtar IB, 1995, Mekanika Tanah (Prinsip-Prinsip Rekayasa Geoteknis), Erlangga, Jakarta.
Das BM., 2006, Principles of Geotechnical Engineering, Fifth Edition, Thomson, Canada.
Hardiyanto HC., 2012, Mekanika Tanah 1, Edisi ke Enam, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Hardiyanto HC., 2010, Stabilisasi Tanah Untuk Perkerasan Jalan, Edisi Pertama, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Harnaeni SR., 2012, Efektifitas Semen Pada Stabilisasi Lempung Dengan Kapur Akibat Percepatan Waktu Antara Pencampuran dan Pemadatan, Simposium Nasional RAPI XI FT UMS.
Pratito MJ., Safitri W., Safitri C.N., dkk, 2014, Pengaruh Siklus Pengeringan dan Pembasahan Terhadap Sifat Fisik, Mekanik dan Dinamik Pada Tanah Tanggul Sungai Bengawan Solo Cross Section 0+500 Desa Semambung Bojonegoro Yang Distabilisasi Dengan Kapur, Fly Ash, dan Mikro Biobakteri, Jurnal Teknik POMITS Volume 1 Nomor 1.
Primadona S., Muhardi, Kurniawan A., 2015, Stabilisasi Tanah Plastisitas Rendah Dengan Semen, Jom FTEKNIK Volume 2 Nomor 2.
Published
2018-10-01
How to Cite
Siregar, S., Fatnanta, F., & M, M. (2018). PENGARUH PERUBAHAN KADAR AIR TERHADAP NILAI KUAT TEKAN BEBAS STABILISASI TANAH CL-ML DENGAN SEMEN. SIKLUS: Jurnal Teknik Sipil, 4(2), 111-122. https://doi.org/10.31849/siklus.v4i2.1502
Section
Articles