Implementasi Kebebasan Berakad Pada Akad-Akad Perbankan Syariah Di Kota Pekanbaru Dalam Hukum Islam

Implementasi Kebebasan Berakad Pada Akad-Akad Perbankan Syariah Di Kota Pekanbaru Dalam Hukum Islam

Authors

  • Muhammad Azani Universitas Lancang Kuning

DOI:

https://doi.org/10.31849/jgh.v6i02.22242

Keywords:

Kebebasan Berakad, Akad Perbankan Syariah, Hukum Islam

Abstract

freedom of contract in terms of making/entering conditions in it is only a quasi-freedom of contract. This means that freedom of contract in Islamic law has not been fully implemented in existing contracts in sharia banking in Indonesia. Because on the one hand, in various contracts there are clauses/conditions that contain elements of freedom of contract based on Islamic law, but on the other hand they still contain elements of freedom of contract based on the conventional system. This is because the restrictions on freedom of contract in Islamic law are not fully respected by BUS. Implementation of freedom of contract in making clauses/entering conditions in the contract in BUS customers cannot yet exercise full freedom of rights because they receive a standard contract from a sharia bank. If viewed based on the theory of maslahah al-murlah, the clauses/conditions in the standard contract do not fully meet the criteria of benefit and are not in accordance with the concept of freedom of contract in Islamic law

References

Abdul Ghofur Ansori, Pembentukan Bank Syariah Melalui Akuisisi dan Konversi: Pendekatan Hukum Positif dan Hukum Islam, UII-Press, Yogyakarta, 2010

Adiwarman Karim, Bank Islam Analisis Fiqih dan Keuangan, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada 2006

Andriani, Fitria, dan Imran Zulfitri. "Berakhirnya Kontrak Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Perdata." Al-Ahkam: Jurnal Syariah dan Peradilan Islam 1, no. 2 (2021)

As-Sarbini Khatib, Mughni Muhtaj Sharh al-Minhaj, (Kairo: al-Babi al-Halabi), vol. II

Dahlan Siamat, 2004, Manajemen lembaga Keuangan Edisi Ketiga, Lembaga penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Depok.

Fariani, Eka, Muhammad Haris Riyaldi, and Yani Prihatina Eka Furda. "Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Minat Masyarakat Menabung Di Bank Syariah Indonesia." Al-Ahkam: Jurnal Syariah dan Peradilan Islam 1, no. 2 (2021)

Geumala Dewi, 2011, Aspek Aspek Hukum dalam Perbankan Syariah dan Peransurasian Syariah di Indonesia, Kencana Prenada Media Group, Jakarta. Wirman Syafi’i, Optimalisasi Pengawas Dewan Syariah Nasional, Media Indonesia, Jakarta, 2012

M. Ichwan Sam dkk, Himpunan Fatwa Keuangan Syariah, (Dewan Syariah NAsional MUI), Jakarta : Erlangga 2014

Muhammad Djumhana, Hukum Perbankan di Indonesia, PT Citra Aditya Bandung, 2010

Muhammad Firdaus,, dkk, Konsep dan implentasi Bank Syariah, Renaisan, Jakarta, 2005

Muhammad Syafi’I Antonio, Bank Syariah: dari Teori ke Praktik, Gema Insani Press, Jakarta, 2010

Nurul Ichsan, Akad Bank Syariah, AsySyir’ah Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum Vol. 50, No. 2, Desember 2016

Nurul Ichsan, Akad Bank Syariah, AsySyir’ah Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum Vol. 50, No. 2, Desember 2016

Nurul Ichsan, Akad Bank Syariah, AsySyir’ah Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum Vol. 50, No. 2, Desember 2016

Pandam Nurwulan, Akad Perbankan Syariah dan Penerapannya dalam Akta Notaris Menurut Undang-Undang Jabatan Notaris, Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM NO. 3 VOL. 25 SEPTEMBER 2018

Sentiya Dwi Ningsih, Munsharif Abdul Chalim, Peran Notaris Dalam Pelaksanaan Pembuatan Akta Akad Pembiayaan di Bank Syariah Menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris, Jurnal Akta Vol. 4. No. 1, Maret 2017

Subekti, R. Tjitrosudibio, Kitab Undang Undang Hukum Perdata (KUH Perdata) (Jakarta: Pradnya Pramita, 2003)

Suharnoko dan Endah Hartati, Doktrin Subrogasi, Novasi, dan Cessie (Jakarta: Kencana, 2008)

Zainul Arifin,, 1999 Memahami Bank Syariah, Pustaka Alvabet, Jakarta.

Additional Files

Published

2024-12-24

How to Cite

Implementasi Kebebasan Berakad Pada Akad-Akad Perbankan Syariah Di Kota Pekanbaru Dalam Hukum Islam: Implementasi Kebebasan Berakad Pada Akad-Akad Perbankan Syariah Di Kota Pekanbaru Dalam Hukum Islam. (2024). Jurnal Gagasan Hukum, 6(02), 185-194. https://doi.org/10.31849/jgh.v6i02.22242