Interaksi Abu Sabut Kelapa dan KCl Terhadap Laju Pertumbuhan Tanaman Kubis Bunga (Brassica oleracea var. Botrytis L.)

Authors

  • Dewi Safutri Universitas Lancang Kuning
  • Endriani, S.P., M.Si Agroteknologi, Fakultas pertanian, Universitas Lancang Kuning
  • Alhaviz, S.P., M.Si Agroteknologi, Fakultas pertanian, Universitas Lancang Kuning

Keywords:

Kubis Bunga, Abu Sabut Kelapa, Pupuk KCl

Abstract

Kubis bunga (Brassica oleracea var. Botrytis L.) merupakan tanaman hortikultura yang memiliki nilai nutrisi tinggi namun produktivitasnya di Provinsi Riau masih rendah akibat kondisi tanah Podsolik Merah Kuning (PMK) yang memiliki kesuburan rendah dan pH masam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan interaksi terbaik antara abu sabut kelapa dan pupuk KCl terhadap laju pertumbuhan tanaman kubis bunga. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning selama 3 bulan dari April hingga Juli 2025. Penelitian dilaksanakan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial, terdiri dari dua faktor yaitu faktor A (abu sabut kelapa) dengan 3 taraf (0, 10, dan 20 g/tanaman), dan faktor K (KCl) dengan 3 taraf (0, 3,2, dan 6,4 g/tanaman), dengan 3 ulangan. Jumlah satuan percobaan sebanyak 27 plot, setiap plot terdiri dari 4 tanaman dan 2 tanaman sebagai sampel, sehingga keseluruhan tanaman adalah 27 × 4 = 108 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi abu sabut kelapa dan pupuk KCl berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter krop, dan berat krop, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap diameter batang dan hari muncul krop. Perlakuan terbaik diperoleh pada kombinasi A₁K₁ (abu sabut kelapa 10 g/tanaman dan KCl 3,2 g/tanaman) yang memberikan hasil terbaik dengan berat krop rata-rata 650,00 g.
Kata Kunci : Kubis Bunga, Abu Sabut Kelapa, Pupuk KCl

Downloads

Published

2026-09-05