INTERAKSI PEMBERIAN PUPUK LIMBAH PADAT KELAPA SAWIT DAN PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI PRE-NURSERY

Authors

  • Rama Dani Universitas Lancang Kuning
  • Vonny Indah Sari Universitas Lancang Kuning
  • Syafrani Universitas Lancang Kuning

Keywords:

Bibit kelapa sawit, Pupuk urea, Pupuk limbah kelapa sawit

Abstract

Kelapa sawit (Elaeis guineensis jack) adalah salah satu tanaman perkebunan yang penting di Indonesia, karena menghasilkan minyak nabati berupa Crude Palm Oil (CPO). Produktivitas CPO sangat ditentukan oleh kualitas dan produktivitas bibit kelapa sawit. Pembibitan merupakan langkah awal dari seluruh rangkaian kegiatan budidaya tanaman kelapa sawit. Bibit kelapa sawit yang baik memiliki kekuatan dan penampilan tumbuh yang optimal serta berkemampuan dalam menghadapi kondisi cekaman lingkungan. Tujuan dari penelian ini untuk mendapatkan pengaruh dan interaksi terbaik pemberian pupuk Limbah Padat Kelapa Sawit dan pupuk urea terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis jack) di Pre-Nursery. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor: Pupuk limbah kelapa sawit (S) dengan 3 taraf (S0 = Kontrol, S1 = Pemberian pupuk limbah padat kelapa sawit 300 g/polybag, S2 Pemberian pupuk limbah padat kelapa sawit 600 g/polybag dan Pupuk Urea (U) dengan 3 taraf (U0 = Kontrol, U1 = Pemberian Pupuk Urea 3 g/polybag., U2= Pemberian Pupuk Urea 6 g/polybag, masing-masing diulang 3 kali sehingga keseluruhan tanaman 27 x 3 = 81 bibit tanaman kelapa sawit.

Interaksi pupuk limbah kelapa sawit dan pupuk urea berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, dan panjang akar dengan perlakuan yang terbaik yaitu S2U2 (Pemberian pupuk limbah padat kelapa sawit 600 g/polybag dan Pemberian Pupuk Urea 6 g/polybag ), namun tidak berpengaruh nyata pada diameter batang dengan hasil tertinggi pada perlakuan tunggal pada pupuk urea U2 dan pada pupuk limbah sawit S2.

Downloads

Published

2026-09-05