Isolasi Dan Karakterisasi Bakteri Dan Jamur Pelarut Fosfat Pada Berbagai Lokasi

  • sri utami lestari Universitas Lancang Kuning
  • seprita lidar Universitas Lancang Kuning
  • muhammad Rizal Universitas Lancang Kuning
Keywords: mikroorganisme, pelarut fosfat,bakteri,jamur

Abstract

Ketersediaan P pada tanah cenderung rendah disebabkan karena berada dalam bentuk tidak tersedia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan P dari yang tidak tersedia menjadi tersedia bagi tanaman adalah dengan memberikan mikroorganisme pelarut fosfat pada tanah. ukan suatu cara untuk dapat mengubah bentuk P tidak tersedia menjadi P tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengetahui karakteristik mikroorganisme pelarut fosfat (bakteri pelarut fosfat dan jamur pelarut fosfat) pada berbagai lokasi.

Penelitian isolasi dan karakterisasi dilakukan di Laboratorium Dasar Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning.  Lokasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah a1: Tanah Gambut, a2: Tanah PMK, a3: Tanah  rhizosfer tanaman pisang, a4: Tanah rhizosfer kelapa sawit, a4 : Tanah rhizosfer tanaman bambu.  Dengan tahapan pelaksanaan penelitian sebagai berikut : Pengambilan Sampel Tanah, Penghitungam Jumlah Koloni / Kepadatan Bakteri Pelarut Fosfat, Pemurnian Isolat Bakteri dan Jamur Pelarut Fosfat, Uji Fosfatase, Karakteristik Bakteri dan Jamur Pelarut Fosfat. Hasil penelitian dapat disimpulkan : Pada penelitian ini diperoleh 6 isolat bakteri yang mampu membentuk zona bening pada medium pikovskaya dengan diameter zona bening yang berbeda-beda. Pada isolasi jamur diperoleh 8 isolat jamur yang mampu membentuk zona bening pada media pikovskaya dengan dimater zona bening yang beragam pula. Diameter zona bening terbesar untuk Bakteri pelarut fosfat adalah isolat a1.2 yang terdapat di lahan gambut, sedangkan untuk jamur pelarut fosfat zona bening yang terbesar ditunjukkan pada isolat J5.1 sebesar 20 mm yang terdapat pada lokasi rhizosfer tanaman bambu

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-01-11
Abstract viewed = 95 times
PDF downloaded = 54 times