PENGARUH FLEKSIBILITAS KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI MANAJEMEN RSUD BENGKALIS YANG DIMEDIASI KEPUASAN KERJA
Keywords:
Fleksibilitas Kerja, Kinerja Pegawai, Kepuasan Kerja, Rumah Sakit, ManajemenAbstract
Dalam era globalisasi yang penuh dinamika, setiap organisasi, termasuk rumah sakit, diharuskan terus meningkatkan kualitas kinerja pegawai guna menjaga mutu pelayanan. RSUD Bengkalis menghadapi tantangan berupa tingkat kepuasan kerja pegawai manajemen yang masih rendah, yang dipengaruhi oleh tingginya beban kerja dan terbatasnya fleksibilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh fleksibilitas kerja terhadap kinerja pegawai manajemen dengan mempertimbangkan peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi dalam penelitian meliputi seluruh pegawai manajemen RSUD Bengkalis berjumlah 60 orang, yang seluruhnya dijadikan sampel (metode sensus). Data diperoleh melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan teknik Partial Least Square Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Analisis yang dilakukan menunjukkan hasil bahwa fleksibilitas kerja memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, serta memiliki hubungan positif terhadap kepuasan kerja. Selanjutnya, kepuasan kerja juga memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja, dan terbukti memediasi hubungan antara fleksibilitas kerja dengan kinerja pegawai. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kebijakan fleksibilitas kerja yang diterapkan secara optimal mampu meningkatkan kepuasan kerja, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kinerja pegawai manajemen di RSUD Bengkalis. Penelitian ini menyarankan agar manajemen rumah sakit mengembangkan kebijakan fleksibilitas kerja secara lebih komprehensif untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih adaptif dan produktif.
