The ANALISIS PENERAPAN ISPO PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PEKEBUN SWADAYA DI KOTA DUMAI

  • Azizah Magister Agribisnis, Universitas Riau
Keywords: Kelapa Sawit, Pekebun Swadaya, ISPO, Tingkat penerapan

Abstract

Pengelolaan perkebunan kelapa sawit rakyat sebagian besar belum menerapkan good agriculture practices/GAP dan berkelanjutan karena berbagai keterbatasan yang dimiliki pekebun swadaya, antara lain kemampuan modal, teknis budidaya, sumberdaya manusia masih relatif cukup rendah dan lainnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat penerapan ISPO pada perkebunan kelapa sawit swadaya di Kota Duma.Penelitian ini menggunakan metode survey. Teknik penarikan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah responden petani pekebun swadaya sebanyak 60 orang. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Pekebun sawit swadaya yang melaksanakan penanaman sesuai dengan Pedoman Teknis Budidaya Kelapa Sawit Terbaik (GAP) hanya 38,33%, walaupun demikian 76,67% pekebun sawit swadaya mencatat pelaksanaan penanamannya. Tingkat penerapan ISPO untuk prinsip legalitas kebun oleh pekebun swadaya di Kota Dumai adalah sekitar 70%, untuk prinsip organisasi pekebun dan pengelolaan kebun  83,33% yang telah terdaftar sebagai anggota kelompok tani. Selanjutnya prinsip pengelolaan dan pemantauan lingkungan oleh pekebun swadaya di Kota Dumai ternyata belum ada pekebun yang memilki SPPL, 73,33% pekebun telah melaksanakan pencegahan dan penanggunalangan kebakaran secara bersama-sama dengan penduduk sekitar dan instansi terkait, 25,00% telah melaksanakan pelestarian biodiversity. Pada prinsip peningkatan usaha secara berkelanjutan yang dilakukan oleh pekebun hanya 41,67% yang mempunyai catatan hasil penerapan perbaikan/peningkatan yang dilakukan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisyah Siti., 2013, Peningkatan peran pemerintah dan Masyarakat Sebagai Upaya Menjaga Ekosistem dan Konservasi Lingkungan di Dieng Plateau, dalam Jurnal Organisasi dan Managemen vol 9 no 2, hal 135 -1244, September, 2013, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Terbuka, Jakarta.

Amelia, J., (2014), Analisis Pendapatan Usahatani Kelapa Sawit di Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, Jambi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

[BPDPKS] Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit., 2018. Pembiayaan Program Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat (PSR). http://www.bpdp.or.id/, diakses 06 Agustus 2019.

Hermawan Hari et al., 2012, Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis: Terobosan Penguatan Kelembagaan dan Pembiayaan Pertanian di Perdesaan, dalam Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian. Volume 10 No. 2, Juni 2012: 143-158, Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi, Bogor.

Pahan, I., 2008, Panduan Lengkap Kelapa Sawit, Penebar Swadaya, Jakarta.

PERMENTAN. 2011. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor : 19/OT.140/3/2011. tentang Pedoman Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan di Indonesia (Indonesian Sustainable Palm Oil/ ISPO). [internet] [diunduh 12 Agustus 2019] http://ditjenbun.pertanian.go.id/

PERMENTAN. 2015. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor : 11/OT.140/3/2015. tentang Sistem Sertifikasi Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Indonesian Sustainable Palm Oil Certification System/ ISPO). [internet] [diunduh 12 Agustus 2019] http://ditjenbun.pertanian.go.id/

PERMENTAN. 2016. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor : 18/KB.330/5/2016 tentang Pedoman Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit. [internet] [diunduh 12 Agustus 2019] http://ditjenbun.pertanian.go.id/

Suradisastra Kedi., 2008, Strategi Pemberdayaan Kelembagaan Petani (Farmer’s Institutional Empowerment Strategy), dalam Jurnal Forum Penelitian Agro Ekonomi Volume 26 No. 2, Desember 2008 : 82 – 91. Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian.Bogor.
Susila, Wayan R. dan Bambang Drajat, 2009, Agribisnis Perkebunan Memasuki Abad 21 beberapa Agenda Penting. http://www.ejournal.unud.ac.id (20 Januari 2009).

Syahza, Almasdi., 2011, Potensi Pembangunan Industri Hilir Kelapa Sawit di Daerah Riau Pusat Pengkajian Koperasi dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Universitas Riau, Riau.
Published
2020-08-17
Abstract viewed = 295 times
PDF downloaded = 230 times