STRATEGI PERBAIKAN SISTEM AGROFORESTRI DAN KONSERVASI LAHAN DI DESA PONDOKAGUNG, KECAMATAN KASEMBON, KABUPATEN MALANG

  • Febri Arif Cahyo Wibowo Universitas Muhammadiyah Malang
  • Joko Triwanto Universitas Muhammadiyah Malang
  • Edwin Tri Kurniawan Universitas Muhammadiyah Malang
  • Tatag Muttaqin Universitas Muhammadiyah Malang
Keywords: Agroforestry, Erosion, conservation

Abstract

Kawasan hutan produksi di desa Pondokagung mayoritas mengelola sistem agroforestri untuk mencukupi kebutuhan ekonomi dan sebagai penyangga bencana alam seperti erosi. Penelitian yang dilakukan pada lahan wanatani di desa Pondokagung dilakukan untuk menentukan pengelolaan wanatani sebagai sistem konservasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2019 menggunakan metode pengambilan data dalam bentuk pengukuran kemiringan lahan, panjang lereng, pengambilan sampel tanah. pengambilan data sekunder untuk data curah hujan bulanan di 2017-2019 serta studi terkait. Hasil yang diperoleh di kawasan agroforestri Desa Pondokagung memiliki nilai erosi terkecil pada tahun 2018 dengan nilai 112,19 ton/ha/tahun dan kelas lereng diklasifikasikan III dan II. Luas lahan agroforestri didominasi oleh vegetasi mahoni  di SPL 3, sedangkan pada SPL 1 dan 2 berupa cemara gunung  dan area SPL 4 dalam bentuk campuran. Tingkat bahaya erosi yang ditimbulkan pada lahan agroforestri di desa Pondokagung relatif dari tahun ke tahun, sehingga pengaruh pengelolaan agroforestri sangat baik di wilayah tersebut dan diperlukan upaya konservasi tanah yang dapat menurunkan tingkat bahaya erosi. Kondisi kesuburan tanah di lahan agroforestri di desa Pondokagung rendah dengan nilai kandungan C-organik (0,78%) terdapat jenis tanah aluvial dan podsolic berwarna merah kekuningan. Tindakan yang dilakukan adalah teknik konservasi vegetatif, mekanis dan pengolahan tanah upaya peningkatan kandungan C-organik.

 

Kata kunci: Agroforestri, erosi, konservasi, Malang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agus F. A Abdurrachman, A. Rachman, S.H. Talaohu, A. Dariah, B.R. Prawiradiputra, B. Hafif, dan Wiganda S. 1999. Teknik Konservasi Tanah dan Air. Sekretariat Tim Pengendali Bantuan Penghijauan dan Reboisasi Pusat. Jakarta
Arsyad, A.R. (2001). Pegaruh Olah Tanah Konservasi dan Pola Tanam Terhadap Sifat Fisika Tanah Ultisol dan Hasil Jagung. Jurnal Agronomi. Vol. 8. No.2.
Arsyad, S. (2010). Konservasi Tanah dan Air. Institut Pertanian Bogor Press. Bogor.
Asyrowi, H. (2017). Analisis Bahaya Potensi Erosi di Sub DAS Mikro Hulu Brantas. Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Peternakan, Universitas Muhammadiyah Malang. Malang.
De Foresta, H., G. Michon and A. Kusworo. (2000). Complex Agroforests. A lecture note on “Agroforestry for better land-use and livelihood in SE Asia”. ICRAF Bogor.
Endarwati, Miranti Ayu; Wicaksono, K. Sigit dan Suprayogo, Didik. 2017. Biodiversitas Vegetasi dan Fungsi Ekosistem: Hubungan antara Kerapatan, Keragaman Vegetasi, dan Infiltrasi Tanah pada Inceptisol Lereng Gunung Kawi, Malang. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan Vol 4 No 2 : 577-588, 2017.
Febrianna, Monica; Prijono, Sugeng dan Kusumarini, Novalia. 2018. Pemanfaatan Pupuk Organik Cair untuk Meningkatkan Serapan Nitrogen serta Pertumbuhan dan Produksi Sawi (Brassica Juncea L.) pada Tanah Berpasir. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan Vol 5 No 2 : 1009-1018, 2018
Huxley PH. 1999. Tropical agroforestry. Blackwel Science Ltd- UK, ISBN 0-632-04047_5.371p.
Kartika, Ika; Indarto, Indarto; Pudjojono, Muharyo dan Ahmad, Hamid. (2016). Pemetaan Tingkat Bahaya Erosi pada Level Sub - Das: Studi Pada Dua Das Identik. Jurnal Agroteknologi Vol. 10 No. 01 (2016)
Rochaida, Eny. (2016). Dampak Pertumbuhan Penduduk terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Keluarga Sejahtera di Provinsi Kalimantan Timur. Forum Ekonomi; Volume 18 No 12016
Rauf, A. (2004). Agroforestri dan Mitigasi Perubahan Lingkungan. Maklah Falsafah Sains Sekolah Pasca Sarjana IPB. Bogor.
Matheus, Rupa. 2016. Rancang Bangun Model Usahatani Konservasi Sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Lahan Kering. Partner,Tahun 2016 Nomor 1, Halaman 38-44.
Mudrieq, Sulfitri Hs. 2014. Problematika Krisis Pangan Dunia dan Dampaknya Bagi Indonesia. Jurnal Academica Fisip Untad Vol.06 no. 02 Oktober 2014
Suripin. (2002). Pelestarian Sumber Daya Tanah dan Air. Penerbit Andi. Yogyakarta.
Triwanto, J. (2012). Konservasi Lahan Hutan dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Universitas Muhammadiyah Malang Press. Malang.
Widiyanto, A. (2013) Agroforestry dan Peranannya dalam Mempertahankan Fungsi Hidrologi dan Konservasi. Artikel Online diakses pada 16 Februari 2019.
Widianto, N. Wijayanto dan D. Suprayogo. (2003). Pengelolaan dan Pengembangan Agroforestry. World Agroforestry Centre (ICRAF). Bogor.

Wischmeier, W, H, and D, D Smith. (1978). Predicting Rainfall Erosion Losses, A Guide to Corservation Planning. U, S Department of Agriculture. Agriculture Handbook No, 537.
Zulkarnain, Maulana; Prasetya, Budi dan Soemarno. 2013. Pengaruh Kompos,Pupuk Kandang, dan Custom-Bio terhadap Sifat Tanah , Pertumbuhan dan Hasil Tebu (Saccharum officinarumL.) pada Entisol di Kebun Ngrangkah-Pawon, Kediri). Indonesian Green Technology Journal.Vol. 2No. 1, 2013
Published
2020-03-23
Section
Artikel Ilmiah
Abstract viewed = 388 times
PDF downloaded = 249 times