PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS INDUSTRI PADA KOMPETENSI TUNEUP ENGINE EFI DI SMK PADA JURUSAN OTOMOTIF

Authors

  • Ermina Sari Universitas Lancang Kuning, Pekanbaru, Indonesia Author
  • Festiyed Festiyed Universitas Negeri Padang, padang, Indonesia Author
  • Skunda Diliarosta Universitas Negeri Padang, padang, Indonesia Author
  • Raudhah Awal Universitas Lancang Kuning, Pekanbaru, Indonesia Author
  • Martalasari Universitas Lancang Kuning, Pekanbaru, Indonesia Author

Keywords:

Model Pembelajaran Berbasis Industri , Kompetensi Siswa , Tune-up Engine EFI , SMK Otomotif

Abstract

Pada proses pembelajara kejuruan di Indonesia hingga saat ini masih dihadapkan tantangan krusial terkait isu link and match, di mana sering kali terdapat kesenjangan kompetensi antara tamatan SMK dengan standar aktual yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya pada keahlian teknik otomotif. Pembelajaran konvensional yang belum mengintegrasikan budaya kerja industri secara utuh menyebabkan lulusan kurang memiliki kesiapan kerja yang optimal. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh dalam menggunakan model pembelajaran yang mengacu pada industri terhadap peningkatan kompetensi siswa dengan materi Tune-up Engine EFI. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan rancangan quasi-experimental menggunakan desain kelompok kontrol (pembanding) dengan pretest (ujian awal) dan posttest (ujian akhir). Sampel penelitian ini tersiri atas dua kelas siswa jurusan Otomotif, yang terbagi menjadi kelas perlakuan yang diberikan berupa model pembelajaran yang mengacu pada industri dan kelas pembanding dengan metode pembelajaran yang umum. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kompetensi kejuruan yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas,serta uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan, di mana kelas eksperimen memperoleh rata-rata nilai post-test sebesar 86.50, lebih unggul dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh rata-rata 74.20. Analisis statistik menunjukkan nilai signifikansi kurang dari 0.05, yang berarti hipotesis diterima. Dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Berbasis Industri terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi Tune-up Engine EFI, karena mampu menyelaraskan keterampilan teknis (hard skill) dan kedisiplinan operasional (soft skill) siswa sesuai standar industri, sehingga model ini direkomendasikan untuk diterapkan secara luas di SMK.

Downloads

Published

2026-06-05

Issue

Section

Articles

How to Cite

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS INDUSTRI PADA KOMPETENSI TUNEUP ENGINE EFI DI SMK PADA JURUSAN OTOMOTIF. (2026). International Conference in Education and Vocation: Multicultural and Inclusive Approaches, 1(1), 803-814. https://journal.unilak.ac.id/index.php/icev-mia/article/view/33299