Strategi Orang Tua dalam Mengelola Kesehatan Mental pada Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31849/0tfg8t09Keywords:
Bullying, Kesehatan Mental, Pendidikan Karakter, Anak Usia Dini, Peran Orang TuaAbstract
The rise in bullying cases in early childhood demands preventive measures through character building and mental health promotion. This study aims to analyze the role of parents in character development in children as a means of preventing bullying. The study used a qualitative approach with a phenomenological method at Assalam 1 Kindergarten in Bandar Lampung, with five parents as informants. Data were collected through interviews, observation, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The results indicate that children's character development occurs through moral knowledge, moral feelings, and moral actions. Moral understanding is formed through explanation, role modeling, and habituation; moral feelings through emotional closeness and positive reinforcement; and moral actions through consistent practice. Supporting factors include good emotional well-being, parental closeness, and consistent parenting, while barriers stem from emotional instability, egocentrism, and environmental inconsistencies. This study contributes to strengthening the concept of family-based character development as a bullying prevention strategy, with limitations on the number of informants and the research context. The implication is that an active role of parents and support from educational institutions are needed to strengthen character education from an early age.
Abstrak
Maraknya kasus bullying pada anak usia dini tuntutan upaya pencegahan melalui penguatan karakter dan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran orang tua dalam pembentukan karakter anak sebagai upaya mencegah perundungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi di TK Assalam 1 Bandar Lampung, dengan lima orang tua sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasilnya menunjukkan bahwa pembentukan karakter anak berlangsung melalui pengetahuan moral, perasaan moral, dan tindakan moral. Pemahaman moral terbentuk melalui penjelasan, keteladanan, dan pembiasaan; perasaan moral melalui kedekatan emosional dan penguatan positif; serta tindakan moral melalui latihan yang konsisten. Faktor pendukungnya meliputi kondisi emosional yang baik, kedekatan orang tua, dan konsistensi pengasuhan, sedangkan hambatan berasal dari ketidakstabilan emosi, egosentrisme, dan ketidakkonsistenan lingkungan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada penguatan konsep pembentukan karakter berbasis keluarga sebagai pencegahan bullying, dengan pembatasan pada jumlah informan dan konteks penelitian. Implikasinya, diperlukan peran aktif orang tua dan dukungan lembaga pendidikan dalam penguatan karakter pendidikan sejak usia dini.
References
Amalia, N. P. A. (2023). Pengaruh Bullying Terhadap Kesehatan Mental Siswa. Jurnal Ilmiah Global Education, 4(3), 1819–1824.
Ambarita, M. R., & Gampu, G. G. (2025). Bercerita dan Pengaturan Emosi pada Anak Usia Dini : Tinjauan Literatur Sistematis. 9(June), 1559–1567. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i5.7043
Azwar, W., Mayasari, D., Winata, A., & Rejeki, S. (2023). Pembentukan Karakter Moral Peserta Didik melalui Pendekatan Habituas. 3, 50–58.
Azzahrah, D. A., & Katoningsih, S. (2023). Pengaruh Pembiasaan Akhlak Mulia Anak Usia Dini terhadap Komunikasi dengan Orang Tua. 7(3), 3215–3226. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4380
Dewi, R., & Fajriah, H. (2025). Analisis Metode Pembiasaan dalam Membentuk Karakter Tanggung Jawab pada Anak. 6(2). https://doi.org/10.37985/murhum.v6i2.1558
Dhita Ayu Astrellita, M. A. (2024). PERAN AYAH DALAM PENGASUHAN ANAK. 72–82.
Eli Solihati, Asep Samsudin, D. J. (2021). PENERAPAN PEMBIASAAN DAN KETELADANAN DALAM UP- PADA ANAK USIA DINI. 4(1), 95–100.
Ersami, F. K., Aditya, M., & Wardana, W. (2023). Pengaruh Toxic Parenting bagi Kesehatan Mental Anak: Literature Review. 6(2), 324–334.
Fadila, S. N., Hanifa, A. S., Fitri, L., Syahrani, S., Islam, P., Usia, A., Islam, U., & Syarif, N. (2025). Kestabilan Emosi Anak dalam Co-Parenting Studi Kualitatif Pada Anak Usia Dini. 9, 21133–21138.
Feranina, T. M., & Komala, C. (2022). Sinergitas Peran Orang Tua dan Guru dalam Pendidikan Karakter Anak. 6(1), 1–12.
Hadian, V. A., Maulida, D. A., & Faiz, A. (2022). Peran lingkungan keluarga dalampembentukan karakter. Jurnal Education and Development, 10(1), 240–246.
Hapsari, M. dan L. (2015). Students’ character shaping through scouting activities at man 1 yogyakarta. 142–156.
Hayyin, F., Surani, D., & Panudju, A. T. (2025). Peningkatan Kesadaran dan Empati Siswa terhadap Bahaya Bullying Melalui Penyuluhan Interaktif. 3(2), 236–241.
Irmalia, S. (2020). Peran orang tua dalam pembentukan karakter anak usia dini. Jurnal El-Hamra: Kependidikan Dan Kemasyarakatan, 5(1), 31–37.
Khotimatus Sa’diyah, Liftiah Liftiah, M. (2025). Pengaruh Empati dan Tingkat Pendidikan Orang Tua terhadap Empati Anak Usia Dini. 5(2), 189–206. https://doi.org/10.21580/joecce.v5i2.27898
Latipah, J. A. dan E. (2021). Perkembangan Moral Anak Usia Dini Usia 0-6. 16(2), 289–306.
Ma, D., & Hidayati, R. (2024). Pengembangan Moral Anak Usia Dini Melalui Keteladanan Orang Tua. 13(2), 231–238.
Maulinda, R., & Muslihin, H. Y. (2020). ANALISIS KEMAMPUAN MENGELOLA EMOSI ANAK USIA 5-6 TAHUN ( LITERATURE RIVIEW ). 4(2), 300–313.
Nengah, N., & Armini, S. (2024). Pelaksanaan Pendidikan Karakter Di Lingkungan Sekolah Sebagai Upaya Membentuk Pondasi Moral Generasi Penerus Bangsa. 4, 113–125.
Nugraha, D., Apriliya, S., & Veronicha, R. K. (2017). Kemampuan empati anak usia dini. 1(1), 30–39.
Nur Hakiky Hakiky, endang fauziati, D. A. D. (2024). PENERAPAN KEBIASAAN TINDAKAN MORAL DALAM PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR. https://doi.org/https://doi.org/10.23969/jp.v9i2.13734
Nurrohim, A. (2016). ANTARA KESEHATAN MENTAL DAN PENDIDIKAN KARAKTER : PANDANGAN KEISLAMAN TERINTEGRASI Ahmad Nurrohim Abstrak. I(2), 273–302. https://doi.org/10.18326/attarbiyah.v1i2.273-302
Nuryana, A., Utari, P., & Maret, U. S. (2019). Pengantar metode penelitian kepada suatu pengertian yang mendalam mengenai konsep fenomenologi. 19–24.
Prasetyo, I. (2022). Hubungan Keteladanan Orang Tua dengan Perkembangan Nilai Moral Anak Usia Dini. 6(4), 3180–3192. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2330
Qomaruddin, H. S. (2024). Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif. 1(2), 77–84.
Rahmawati, N. A., Iftitah, S. L., Azis, D. K., & Ali, M. (2024). Analisis Kecerdasan Dan Regulasi Emosi Anak Usia Dini Dalam Cerita Anak “ Bermain Di Taman Kota ” Karya Watiek Ideo. 9(2), 1–14.
Rizqi Syafrina, Mahkamah Brantasari, Reni Ardiana, Yuni Ika Pratiwi, A. R. E. (2025). Webinar “ Mengenal Egosentrisme Anak Usia Dini .” 6(4), 4899–4903.
Rukiyati, R., Siswoyo, D., & Hendrowibowo, L. (2023). Pendidikan Nilai-Nilai Moral Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Berbasis Islam. 7(4), 4709–4721. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.4680
Safitri, D., & Diana, R. R. (2023). Pendidikan Akhlak dalam Keluarga ( Studi Kasus Pola Asuh Orang Tua dalam Internalisasi Akhlak Anak Usia Dini ). 7(5), 6439–6452. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.3655
Sari, B. P., Islam, U., Sulthan, N., Saifuddin, T., Pembiasaan, M., Agama, M., & Karakter, P. (2025). Meningkatkan Moral Agama Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Metode Pembiasaan di Taman Kanak-Kanak Ceria Abadi Kecamatan Pamenang Barat Kabupaten Merangin Improving the Religious Morals of 4-5 Year Old Children Through the Habituation Method at Ceria Abadi Kinde. 5(3), 1145–1152.
Susiana, A., Ramadhani, I., Hulladuni, M., & Miftahir, R. (2026). Peran Orang Tua Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Agama Islam Terhadap Pembentukan Karakter Anak Usia Remaja Di Desa Muara Langsat Kabupaten Kuantan Singingi. 3(1), 37–47.
Telaumbanua, P., Gea, A. A., Simanjuntak, E., & Rohi, A. (2024). Kontribusi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Mempersiapkan Mental Health Remaja menuju Bonus Demografi di Tahun 2045. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 156–160.
Yuyarti. (2018). Mengatasi bullying melalui pendidikan karakter. 9(1), 52–57.
Zahroh Dzumirotin Nisa, Hayani Wulandari, dan I. M. (2022). Research in Early Childhood Education and Parenting. 19–24.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alif Buana Puspita Widi, Romlah Romlah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
- No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.









