Pemanfaatan Atap Bangunan Sebagai Sumber Energi Listrik On Grid Sistem Untuk Kebutuhan Mall Living World
DOI:
https://doi.org/10.31849/sainetin.v8i2.10893Keywords:
Sumber Energi Listrik, On-Grid Sistem, PLTSAbstract
Indonesia merupakan daerah tropis yang mempunyai sinar matahari yang sangat besar menjadi potensi energi terbarukan dengan radiasi harian rata-rata 4,5 – 4,8 kWh/m2. Sebagai energi terbarukan, sinar matahari tidak bersifat polutif, tidak akan habis. Maka dari itu sumber energi ini dapat dimanfaatkan untuk kelistrikan melalui sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Pada penelitian ini akan dibahas perancangan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On Grid pada Gedung living world. Dengan penggunaan inverter SOLIS-255K-EHV-5G-PLUS dengan daya DC maksimal 255 kW dan penggunaan modul PV SUNPOWER SPR-P5-525-U berkapasitas 525 Wp dengan Efficinecy 7,6% besar daya yang dibangkitkan sebesar 485,1 Wp berdasarkan Power Rating Inverter diketahui jumlah modul PV yang bisa dihubungkan dengan inverter sebanyak 525.664 jika dibulatkan menjadi 525 modul sel surya. PLTS ini dirancang untuk mengurangi pemakaian listrik dari PLN digedung Living World Pekanbaru. Lokasi ini dinilai memiliki potensi radiasi matahari yang cukup baik dan ketersediaan lahan yang luas. Hasil dari perancangan sistem pembangkit tenaga surya menghasilkan energi listrik terbesar 254.001,329 kWh. Berdasarkan produksi energi listrik yang dihasilkan, Gedung living world dapat menghemat penggunaan sumber energi listrik PLN dengan jumlah Rp 3.336.151.915/tahun atau Rp278.012.659/bulan. Diharapkan hasil dari perancangan ini menjadi acuan bagi pihak Living Wolrd agar diperoleh kesesuaian antara kebutuhan energi, harga, dan kualitas yang baik.
References
H. Eteruddin, D. Setiawan, Atmam, and B. Nasution, “Solar home system with diversified roofing construction,” Universal Journal of Electrical and Electronic Engineering, vol. 6, no. 5, pp. 351–358, 2019.
H. Eteruddin, J. Sitompul, and M. P. Halilintar, “Analisis Dan Desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya pada Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning,” Jurnal Elektro dan Mesin Terapan, vol. 8, no. 1, pp. 32–42, 2022.
A. Jasuan, Z. Nawawi, and H. Samaulah, “Comparative Analysis of Applications Off-Grid PV System and On-Grid PV System for Households in Indonesia,” in Proceedings of International Conference on Electrical Engineering and Computer Science (ICECOS), 2018, pp. 253–258.
Y. Z. Arief, A. L. A. Abut, N. Mubarakah, Y. Siregar, H. Eteruddin, and H. Masdi, “Simulation Investigation of Solar PV Rooftop Design at Faculty of Engineering-Universiti Malaysia Sarawak Building, Malaysia,” in 2023 7th International Conference on Electrical, Telecommunication and Computer Engineering (ELTICOM), 2023, pp. 144–149.
R. Wills, J. A. Milke, S. Royle, and K. Steranka, Best Practices for Commercial Roof-Mounted Photovoltaic System Installation. London: Springer New York, 2015.
A. Goetzberger and V. U. Hoffmann, Photovoltaic Solar Energy Generation, vol. 112, no. 1. New York: Springer, 2005.
B. Ramadhani, Instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Dos & Don’ts. Jakarta: DJ EBTKE KESDM, 2018.
A. Ilham Rafi Cahyo, H. Eteruddin, and D. Setiawan, “Analisis Penggunaan Energi Listrik Pada Mobil Listrik Terhadap Intensitas Cahaya,” Jurnal Sain, Energi, Teknologi & Industri, vol. 8, no. 1, pp. 21–27, 2023.
J. A. Duffie, W. A. Beckman, and N. Blair, Solar Engineering of Thermal Processes, Photovoltaics and Wind. John Wiley & Sons, Inc., 2020.
J. Yang, X. Yuan, and L. Ji, Solar Photovoltaic Power Generation. Berlin: Deutsche Nationalbibliothek, 2022.
A. Berrada and R. El Mrabet, Hybrid Energy System Models. London: Academic Press, 2020.
B. Agrawal and G. N. Tiwari, “Optimizing the Energy and Exergy of Building Integrated Photovoltaic Thermal (BIPVT) Systems under Cold Climatic Conditions,” Appl. Energy, vol. 87, no. 2, pp. 417–426, 2010.
P. Axaopoulos, “Basic Principles of Solar Geometry,” Athens, 2015, pp. 1–21.






