Analisa Nilai Pentanahan SUTT 150 kV Perawang - Siak

Authors

  • Khalvi Nofrijon Saputra 3Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Lancang Kuning
  • Abrar Tanjung Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Lancang Kuning
  • Masnur Putra Halilintar Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Lancang Kuning

DOI:

https://doi.org/10.31849/paqqqm51

Abstract

Saluran transmisi merupakan saluran yang berguna untuk menyalurkan energi listrik mulai dari pembangkitan sampai ke konsumen. Saluran transmisi baik yang SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) atau SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) tidak terlepas dari gangguan arus sambar petir, karena letak pemasangannya berada di luar yang bersinggungan dengan alam. Besarnya arus sambaran petir dengan nilai pentanahan mempengaruhi nilai tegangan gangguan yang terjadi pada menara. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh karakteristik petir sambaran 160 kA mengakibatkan Back Flashover, karena nilai tegangan pada isolator sebesar 1968,1 kV sedangkan batasan tegangan lompatan yaitu sebesar 1677,2 kV dengan kondisi pentanahan 11,9 ohm. Dengan penambahan panjang kawat tanah sebesar 5 meter menghasilkan nilai pentanahan sebesar 4,559 ohm dan masih dibawah nilai standar yaitu di bawah 10 ohm berdasarkan Buku Pedoman Pemeliharaan SUTT/SUTET PT. PLN (Persero) Dokumen No: PDM/STT/10:2014, sehingga dapat menurunkan tegangan pada isolator menjadi 1296,9 kV.

References

[1] Afandi, A.N. (2005). Sistem Tenaga Listrik Operasi Sistem dan Pengendalian. Malang:Universitas Negri Malang.

[2] Hajar, Ibnu. & Rahman, Eko. (2007). Kajian Pemasangan Lightning Arrester Pada Sisi HV Transformator Daya Unit Satu Gardu Induk Teluk Betung, 9 (2), 101 - 179

[3] Heris Pontiawan, (2020). Analisis Pentanahan Kaki Menara Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Pati-Jekulo. Jurnal NCIET Vol. 1, E-ISSN :2746-0975.

[4] Kurnia Putra, Yoppi.(2017). Analisis Kemampuan Pentanahan Menara SUTT Terhadap Sambaran Petir Langsung yang Mengakibatkan Back flashover Pada Saluran Transmisi 150 kV Ponorogo - Manisrejo.Malang: Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi Nasional Malang

[5] Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL), (2011). Jakarta : Badan Standarisasi Nasional

[6] PT. PLN (Persero) JMK., (2011). Buku Pedoman Supervisi Konstruksi Jaringan (Transmisi, Gardu Induk & Scada-Tel). Jakarta: PT. PLN (Persero).

[7] PT. PLN (Persero), (2014). Buku Pedoman Pemeliharaan SUTT/SUTET. Jakarta: PT. PLN (Persero).

[8] Randhika, G. Dr.M.Suryakalavathi. Subramanian, K.Bala.(2013). Back Flashover Analysis and Protection of a 220 KV Sub Station. Department of Electrical & Electronics Engineering, VNR VJIET. Hyderabad .

[9] Renaldi P.Luntungan, (2018). Analisis Daerah Lindung dan Grounding Pada Tower Transmisi Akibat Terjadinya Back Flashover. Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 3, ISSN :2301-8402

[10] Standar IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers), 80-2000

[11] T.SHutauruk. 2021. Gelombang Berjalan dan Proteksi Surja Jakarta : Erlangga

[12] SPLN T.5012: 2020, Pembumian Pada Gardu Induk dan Jaringan Transmisi, PT. PLN (Persero)

[13] Tanjung, Abrar, (2015), Analisis Sistem Pentanahan Transformator daya Di Universitas Lancang Kuning Pekanbaru, Jurnal SITEKIN UIN Susqa, Vol. 12 No. 2, Pekanbaru, ISSN 2407-0939 (On Line)

[14] Tanjung, Abrar, Elvira Zondra, 2015, Analisis Sistem Pengaman Menara Seluler Smartfren Pada Perumahan Masyarakat Di Kelurahan Umban Sari, Jurnal Elementer, Vol 1 No. 2, hal 10 – 19.

Downloads

Published

2026-06-15

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Analisa Nilai Pentanahan SUTT 150 kV Perawang - Siak”, SainETIn, vol. 10, no. 2, pp. 63–70, Jun. 2026, doi: 10.31849/paqqqm51.

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2