Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan melalui Bermain Puzzle Jam Anak Usia 4-5 tahun Di PAUD Generasi Bangsa Pekanbaru
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan karena masih rendahnya kemampuan mengenal lambang bilangan anak di PAUD Generasi Bangsa Pekanbaru. Untuk itu diperlukan suatu tindakan yang konkret agar dapat menemukan cara tepat berkenaan dengan kemampuan mengenal lambang bilangan anak, yaitu dengan bermain puzzle Jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan mengenal lambang bilangan dapat ditingkatkan melalui bermain puzzle Jam pada anak usia 4-5 tahun di PAUD Generasi Bangsa Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah anak lokal A yang berjumlah sebanyak 20 orang anak dengan rincian 11 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Dari hasil penelitian tindakan kelas dan pembahasan seperti telah diuraikan diperoleh kesimpulan terhadap hasil penelitian ini yaitu 1) Bermain puzzle Jam dapat meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak usia 4-5 tahun di PAUD Generasi Bangsa Pekanbaru , 2) Kemampuan mengenal lambang bilangan anak usia 4-5 tahun di PAUD Generasi Bangsa Pekanbaru sebelum melalui bermain puzzle Jam berkriteria mulai berkembang (MB). Sesudah melalui bermain puzzle Jam pada siklus I dan II secara umum kemampuan mengenal lambang bilangan anak sudah berkembang sangat baik (BSB), 3) Dalam pengujian hipotesis dapat dilihat peningkatan yang diperoleh dari setiap siklusnya. Peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan yang diperoleh dari sebelum dilakukannya tindakan ke siklus I peningkatan sebesar 42,60%. Sedangkan peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan dari siklus I ke siklus II sebesar 37,76%, dan secara keseluruhan peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan dari data awal ke siklus II sebesar 96,45%.
Downloads
References
Azhar. 2006. Media Pembelajaran. Jakarta : Rajawali Perss
Dhieni. 2006. Metode Pengembangan Bahasa. Jakarta : Universitas Terbuka.
Diana. 2010. Psikologi Bermain Anak Usia Dini. Jakarta : Fajar Interpratama
Diah. 2014. Puzzle sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa TK Budi Rahayu Yogyakarta. Jurnal Penelitian
Depdikbud, 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia Jakarta: Balai Pustaka
Eliyawati. 2005. Pemilihan dan Pengembangan Sumber Belajar Untuk Anak Usia Dini. Jakarta : Depdiknas.
Hamdani. 2011. Strategi Belajar Mengajar. Bandung : Pustaka Setia
Hartati. 2005. Perkembangan Belajar Pada Anak Usia Dini. Jakarta : Depdina
Jusni. 2006. Media dalam Pembelajaran. Pekanbaru : Unri Press.
Masudah. 2012. Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini. Surabaya : UNESA.
Montolalu. 2007. Bermain dan Permainan Anak. Jakarta : Universitas Terbuka
Rochiati. 2005. Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Remaja Rosdakarya
Sadiman. 2006. Media Pendidikan Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta : Rajawali Perss.
Siswanto.2010. Membentuk Kecerdasan Spiritual Anak. Jakarta. Amzah
Sudaryanti. 2006. Pengenalan Matematika Anak Usia Dini. Yogyakarta : Universitas Negeri Yogyakarta
Sudrajat 2003. Ensiklopedi Matematika dan Peradaban Manusia. Jakarta: Tarity Samudra Berlian
Sudjana. 2005. Media Pengajaran. Bandung : Sinar Baru Algensindo.
Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Administrasi. Bandung : Alfabeta
Suharsimi. 2006. Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta : Bumi Aksara.
Suyanto. (2005). Dasar-Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta : Hikayat Publishing.
Yuliani. 2005. Metode Pengembangan Kognitif. Jakarta : Universitas Terbuka.
- You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
- No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.