Analisis Kehilangan Kadar Aspal pada Aspal Buton untuk Campuran Laston Lapis Antara (AC-BC)

  • mardiansah mardiansah Universitas Lancang Kuning
  • Virgo Trisep Haris Universitas Lancang Kuning
  • Fadrizal Lubis Universitas Lancang Kuning
Keywords: Aspal Buton, Laston Lapis Antara, Ekstraksi Aspal, AC-BC

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki deposit aspal alam (aspal buton) yang terbesar didunia. Ironisnya sebagian besar kebutuhan aspal dalam negeri masih harus selalu diimpor dari luar negeri. Pada saat ini banyak upaya-upaya yang dilakukan pemerintah untuk memaksimalkan pemakaian aspal buton untuk menggantikan aspal minyak yang diimpor dari luar. Berpedoman kepada Spesifikasi Umum 2010 Revisi 3 (tiga) telah diisyaratkan bahwa toleransi kadar aspal pada campuran beraspal adalah ± 0,3% dari berat total campuran. Mengenai pengendalian mutu dan pemeriksaan dilapangan, campuran beraspal tersebut diisyaratkan menggunakan metode ekstraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kehilangan kadar aspal buton terhadap campuran laston lapis antara (AC-BC). Sampel yang digunakan diambil dari campuran aspal panas yang telah diproduksi oleh asphalt mixing plant (AMP), pada alat pengangkut dump truck, pada alat penghampar Asphalt Finisher, dan uji inti (core). Berdasarkan hasil penelitian, nilai rata-rata kadar aspal dari Asphalt Mixing Plant, Dump Truck, Asphalt Finisher dan Uji Inti (core) adalah 5,6%, 5,59%, 5,58%, 5,49%. Dengan deviasi rata-rata sebesar 0,03% dari kadar Job Mix Formula 5,6%.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-11-29
Section
Articles