Studi Kasus Latihan Motorik Halus pada Anak dengan Disabilitas Intelektual Ringan

Authors

  • Effran Zudeta Universitas Mercubaktijaya
  • Elvira Khori Ulni Universitas Negeri Padang
  • Rahmi Khalida Universitas Mercubaktijaya
  • Ulfy Marsyah Universitas Mercubaktijaya
  • Yuli Afmi Ropita Sari Universitas Mercubaktijaya

DOI:

https://doi.org/10.31849/g2bahp53

Keywords:

motorik halus, disabilitas intelektual ringan, studi kasus, latihan motorik, kemandirian anak

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan latihan motorik halus serta perkembangan kemampuan motorik halus pada anak dengan disabilitas intelektual ringan berinisial K. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi. Program latihan motorik halus dilaksanakan secara bertahap, berulang, dan disesuaikan dengan kebutuhan anak melalui berbagai kegiatan, seperti memasukkan kelereng ke dalam lubang, memindahkan benda menggunakan penjepit, membuka dan memasang kancing, mewarnai, menggunting, menebalkan garis, meronce, dan merobek kertas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek mengalami perkembangan positif pada berbagai aspek motorik halus, meliputi koordinasi mata dan tangan, kekuatan jari, koordinasi bilateral, kontrol gerakan tangan, kemampuan menggunakan alat tulis, serta ketepatan memanipulasi benda-benda kecil. Peningkatan kemampuan tidak hanya terlihat selama pelaksanaan latihan, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari di rumah dan sekolah. Keberhasilan perkembangan motorik halus didukung oleh latihan yang konsisten, pendampingan yang sesuai, serta keterlibatan guru dan orang tua. Temuan penelitian menunjukkan bahwa latihan motorik halus yang terstruktur dan berkelanjutan efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik halus dan mendukung kemandirian anak dengan disabilitas intelektual ringan.

Downloads

Published

2026-07-14