Efektivitas Metode Modelling untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Secondary Language Disorder With Autism Spectrum Disorder

Authors

  • Rahmi Khalida Universitas Mercubaktijaya
  • Anggawati Imanniyah Universitas Mercubaktijaya
  • Elda Despalantri Universitas Mercubaktijaya

DOI:

https://doi.org/10.31849/twc26r08

Keywords:

autism spectrum disorder, bahasa ekspresif, modelling, secondary language disorders, terapiwicara

Abstract

Secondary language disorders (gangguan bahasa sekunder) sering ditemukan pada anak dengan indikasi gangguan spektrum autisme, ditandai dengan keterlambatan bahasa ekspresif, keterbatasan kosakata, serta hambatan komunikasi pragmatik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode modelling dalam meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif pada anak secondary language disorders with autism spectrum disorder (ASD). Penelitian menggunakan desain single-subject dengan pendekatan A-B. Subjek penelitian adalah anak laki-laki berusia 8 tahun dengan diagnosis secondary language disorders with ASD. Intervensi diberikan menggunakan metode modelling dalam menamai kata kerja berimbuhan. Hasil penelitian skor pretest klien adalah 7, skor posttest meningkat menjadi 8. Kesimpulan pada penelitian yaitu metode modelling efektif untuk meningkatkan kemampuan menamai kata kerja berimbuhan pada klien secondary language disorders with ASD.

Downloads

Published

2026-07-14