A Kajian Nilai CBR Tanah Dasar Landasan Pacu Pesawat dengan Pengujian CBR Lapangan
DOI:
https://doi.org/10.31849/siklus.v10i1.15248Keywords:
daya dukung tanah, landasan pacu, tanah dasar, uji CBR lapanganAbstract
Salah satu faktor yang sangat penting untuk diperhatikan dalam perencanaan perkerasan landasan pacu bandar udara adalah daya dukung tanah dasar yang baik. Daya dukung tanah dasar pada perkerasan struktur landasan pacu menggunakan parameter berupa nilai CBR. Dalam menentukan daya dukung tanah dasar ini, salah satu metode pengujian yang banyak digunakan yaitu dengan metode pengujian CBR lapangan. Metode ini dipilih karena memiliki tingkat keakuratan yang lebih tinggi dibandingkan metode yang lain. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan dan menganalisis nilai CBR tanah dasar pada pembangunan landasan pacu Bandar Udara Siboru melalui pengujian CBR lapangan. Dalam penelitian diambil sampel sepanjang 500 m dengan jumlah titik pengujian sebanyak 10 titik. Metode pengujian yang digunakan mengacu pada ASTM D4229 – 09 dan SNI 1738:2011. Dari hasil penelitian di peroleh nilai CBR tanah dasar terendah sebesar 12,02% dan nilai CBR tertinggi sebesar 24,40%. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil analisis dan evaluasi nilai CBR bahwa tanah dasar memiliki kategori high (A) dengan interval nilai CBR ≥ 13% pada 8 titik pengujian dan kategori medium (B) dengan interval nilai CBR 8% < CBR < 13% pada 2 titik pengujian.
References
Afrida, M. F. D., & Harnaeni, S. R. (2023). Analisa Nilai Kepadatan Tanah Dasar (Subgrade) dengan Pengujian Dynamic Cone Penetrometer (DCP) Pekerjaan Akses Jalan Bandara Internasional Dhoho Kediri. Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil.
Apriana, F., Jansen, F., & Elisabeth, L. M. (2017). Perencanaan Pengembangan Sisi Udara Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri Di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Sipil Statik, 5(6), 345-356.
ASTM D4429-09. (2009). Standard Test Method for CBR (California Bearing Ratio) of Soils in Place.
Badan Standardisasi Nasional. (2011). SNI 1738:2011 Cara Uji CBR (California Bearing Ratio) Lapangan.
Badan Standardisasi Nasional. (2012). SNI 1744:2012 Metode Uji CBR Laboratorium.
Basuki, H. (1984). Merancang dan Merencana Lapangan Terbang. Alumni, Bandung.
Badan Pusat Statistik. (2021). Kabupaten Fakfak Dalam Angka (Vol. 2012).
Das, B. M. (2010). Principles of Geotechnical Engineering, Cengage Learning, Stamford, USA.
Federal Aviation Administrastion (FAA). (2021). AC 150/5320-6G, Airport Pavement Design and Evaluation. US Department of Transportation, January, 1–195.
Hardiyatmo, H. C. (2019). Mekanika Tanah 1, Edisi Ketujuh, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Horonjeff, R., McKelvey, F. X., Sproule, W. J., & Young, S. B., (2010). Planning and Design of Airports, Fifth Edition, The McGraw-Hill Companies, United States.
Kementerian Perhubungan Direktoral Jenderal Perhubungan Udara. (2015). Pedoman Teknik Operasional Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil, Pedoman Perhitungan PCN (Pavement Classification Number) Perkerasan Prasarana Bandar Udara. Kp 93 Tahun 2015.
Laili, A. P., Hasanuddin, A., & Wicaksono, L. A. (2022). Perbandingan Tebal Perkerasan Menggunakan Nilai CBR Laboratorium dan CBR Lapangan (DCP) (JLS Jarit-Puger). Bentang : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil, 10(1), 11–28.
Pratomo, L. J., & Schipper, L. A., (2020). Analisa Daya Dukung Tanah Dasar dan Perkerasan Landasan Pacu dengan Adanya Peningkatan Kapasitas Pelayanan Pesawat (Studi Kasus Bandar Udara Tanjung Warukin Kalimantan Selatan). Jurnal Teknik Sipil Cendekia (JTSC), 1(1), 27–44.
Prayuda, I. G. W., Arsyad, L. O. M. N., & Soeparyanto, T. S. (2023). Analisis Perkerasan Landas Pacu Bandar Udara Matahora Wakatobi Sulawesi Tenggara. Jurnal Media Konstruksi, 8(1), 9-16.
Setiawan, B., Martua Sihombing, S., & Darmiyanti, L. (2022). Analisis Peningkatan Tebal Perkerasan Runway di Lanud Raden Sadjad Ranai Kabupaten Natuna. Jurnal Sipil Krisna, 8(1), 21-31.
Seto, G. A., Muhamad, L. O., Arsyad, N., & Soeparyanto, S. (2023). Evaluasi Kekuatan Perkerasan Sisi Udara (Runway, Taxiway, Apron) Bandara Matahora Kabupaten Wakatobi dengan Metode Perbandingan ACN-PCN. Jurnal Media Konstruksi, 8(4), 205-212.
Yasrudin. (2012). Perencanaan Struktur Perkerasan Landasan Pacu Bandar Udara Syamsuddin Noor. Info-Teknik, 13(2), 173–191.
Yunus, M., Tuhepaly, R. S. S., Sarifuddin, & Hasmi, W. (2022). Analisis Kelayakan Dimensi Landasan Pacu Bandar Udara Torea di Kabupaten Fakfak Propinsi Papua Barat. Teras Jurnal, 12(1), 45-56.
Yunus, M., & Tuhepaly, R. S. (2021). Feasibility Analysis of Runway, Taxiway and Apron Dimensions of Torea Airport in Fakfak Regency, West Papua Province. EPI International Journal of Engineering, 4(2), 168–175.
Zulfhazli, Hamzani, & Pratama, P. (2018). Analisis Tebal dan Panjang Landasan Pacu Bandara International Sultan Iskandar Muda Blang Bintang. Teras Jurnal, 8(2), 455-463.



_.jpg)

