PENGARUH WAKTU PEMERAMAN STABILISASI TANAH MENGGUNAKAN KAPUR TERHADAP NILAI CBR

  • Fitridawati Soehardi Universitas Lancang Kuning
  • Lusi Dwi Putri Universitas Lancang Kuning
Keywords: CBR, Stabilisasi Kapur, Waktu Pemeraman

Abstract

Tanah merupakan elemen penting dari struktur bawah sebuah kontruksi, sehingga tanah harus mempunyai daya dukung yang baik. Namun kenyataan di lapangan banyak ditemukan tanah yang memiliki daya dukung yang rendah, sehingga perlu untuk melakukan stabilisasi tanah dengan kapur. Penelitian bertujuan untuk menentukan persentase yang efektif dalam penambahan kapur dan pengaruh penambahan kapur terhadap perubahan sifat fisis tanah dari segi nilai CBR (California Bearing Ratio) terhadap lama waktu pemeraman. Penelitian ini dilakukan di laboratorium, dengan melakukan pengujian sifat-sifat fisis tanah dan kuat dukung tanah (CBR) dengan variasi penambahan kapur 0%, 5%, 10% dan 15% dengan lama pemeraman 0, 4, 7 dan 14 hari. Pengujian sampel dilakukan dengan dua perlakuan yaitu sampel tanah diperam dulu baru dipadatkan dan sampel di padatkan dulu baru diperam. Dari hasil penelitian didapat nilai CBR terbesar terjadi pada variasi penambahan kapur 15 % dengan lama waktu pemeraman 14 hari dengan benda uji tanah dipadatkan terlebih dahulu baru dilakukan pemeraman yaitu sebesar 82,1%, hal ini disebabkan campuran tanah dengan kapur tersebut telah memadat sebelum sempat terjadi penggumpalan, rongga antar partikel tanah juga menjadi padat, sehingga kekuatan pun meningkat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

DAFTAR PUSTAKA
Ariyani N., Yuni, A., 2010, Pengaruh Penambahan Kapur pada Tanah Lempung Ekspansif dari Dusun Bodrorejo Kalten, Jurnal Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UKRIM.
Bowles J.E., 1984, Sifat-sifat Fisis Tanah dan Geoteknik Tanah Edisi Kedua, Erlangga, Yogyakarta.
Das B.M., 1993, Mekanika Tanah (Prinsip-prinsip Rekayasa Geoteknis) Edisi Ketiga, Erlangga, Jakarta.
Hardiyatmo H.C., 2014, Mekanika Tanah I Edisi Keenam, Gajah Mada University Press, Yogyakarta.
Hardiyatmo H.C., 1992, Mekanika Tanah II Edisi Kelima, Gajah Mada University Press, Yogyakarta.
Harnaeni S.R., 2007, Tinjauan CBR Lempung yang distabilisasi dengan Kapur Pada Pemadatan Sisi Basah, Jurnal Dinamika TEKNIK SIPIL Volume 7 Nomor 2 Juli 2007 : 163-269.
Prihanto A., 2001, Tinjauan Penggunaan Baggase Ash Sebagai Aditif Untuk Memperbaiki Sifat-Sifat Tanah, Tugas Akhir S1, FTS UKRIM, Yogyakarta.
Rokman A., Artiani G.P., 2015, Perbaikan Sifat Fisik Tanah Bekas Timbunan Sampag Dengan Menggunakan Bahan Stabilisasi Kapur, Jurnal Semnastek, FT UNJ, Jakarta.
Syahrial., 2010, Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Kapur, Tesis, Program Magister Teknik Sipil Universitas Islam Riau, Pekanbaru.
Trissiyana., 2015, Pengaruh Waktu Pemeraman dengan Penambahan Kapur Sebagai Bahan Additive Pada Tanah Lempung Ekspansif Terhadap Nilai CBR Tanah, Jurnal Juristek Volume 4 Nomor 1 Juli 2015 : 70-78.
Ukirman, 2013, Pengaruh Penambahan Kapur dan Semen terhadap Nilai CBR Tanah lempung Merah, Jurnal Wahana TEKNIK SIPIL Volume 18 Nomor 1 Juni 2013 : 163-269.
Widhiarto H., Andriawan A.H., Matulessy A., 2015, Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif dengan Menggunakan Campuran Abu-Sekam dan Kapur, Jurnal Pengabdian LPPM UNTAG.
Published
2017-04-03
How to Cite
Soehardi, F., & Putri, L. D. (2017). PENGARUH WAKTU PEMERAMAN STABILISASI TANAH MENGGUNAKAN KAPUR TERHADAP NILAI CBR. SIKLUS: Jurnal Teknik Sipil, 3(1), 1 -. https://doi.org/10.31849/siklus.v3i1.364
Section
Articles