Proses Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Sri Asih melalui Diversifikasi Produk Olahan
DOI:
https://doi.org/10.31849/mhpxhw21Keywords:
Diversifikasi Produk Olahan, Kelompok Wanita Tani, PemberdayaanAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran perempuan yang belum optimal di masyarakat sehingga perlu adanya upaya untuk meningkatkan pendapatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis proses pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Sri Asih melalui diversifikasi produk olahan. Populasi dalam penelitian ini adalah informan kunci yang berjumlah 4 orang, dengan menggunakan tenik purposive sampling sehingga sampel dan populasi dalam penelitian ini sama. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan menerapkan model analisis interaktif M.B. Miles, A.M. Huberman dan J. Saldana serta disajikan dalam bentuk tabulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan meliputi tahap penyadaran anggota terhadap potensi yang dimiliki melalui sosialisasi, tahap pengembangan kapasitas dengan berbagai pelatihan produksi produk olahan hasil pertanian, tahap pemberdayaan melalui produksi produk olahan yang diperjualbelikan seperti telur asin oven dan abon ayam, dan tahap evaluasi yang menentukan produksi olahan yang diminati konsumen. Kelompok Wanita Tani Sri Asih dapat menciptakan beragam produk olahan yang berkualitas dari adanya pemberdayaan dalam bentuk memanfaatkan potensi lokal yang terdapat di Desa Bangsa Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas dan peningkatkan ketrampilan pengolahan para anggota melalui kerjasama dengan lembaga terkait.
References
[2] Usman, V. R. Hapsari, dan R. Ayustia, “Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Semangat Kewirausahaan di Desa Sebente,” vol. 9, no. 2, hal. 427–431, 2020.
[3] A. Novianty, A. Y. Isyanto, dan B. M. Andrie, “Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Wanita Tani Sauyunan Di Desa Dunguswiru, Kecamatan Bl. Limbangan, Kabupaten Garut,” Abdimas Galuh, vol. 2, no. 1, hal. 72, 2020, doi: 10.25157/ag.v2i1.3358.
[4] Dumasari, I. Santosa, dan B. Dharmawan, Pemberdayaan Partisipatif Petani Tunakisma Melalui Penguatan Kohesi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2021.
[5] A. Theresia, “Pembangunan Berbasis Masyarakat,” Journal of Chemical Information and Modeling, vol. 53, no. 9. hal. 1689–1699, 2016.
[6] R. Anggraini, F. Maulina, dan V. Vivi, “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Diversifikasi Produk Keladi dan Singkong,” JPPM (Jurnal Pengabdi. dan Pemberdaya. Masyarakat), vol. 3, no. 1, hal. 63, 2019, doi: 10.30595/jppm.v3i1.3028.
[7] Dumasari dan D. H. Oetami, “Trend Diversifikasi Pangan Non Beras Pada Rumah Tangga Petani Miskin di Pedesaan.” Prosiding Seminar Nasional “Peran Pertanian dalam Menunjang Ketahanan Pangan dan Energi untuk Memperkuat Ekonomi Nasional Berbasis Sumber Daya Lokal,” 2012.
[8] M. B. Miles, A. M. Huberman, dan J. Saldana, Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook. USA: Sage Publications: Terjemahan Tjetjep Rohindi Rohidi,UI-Press, 2014.
[9] Ibrahim, Sengkarut Timah dan Gagapnya Ideologi Pancasila. Yogyakarta: Imperium, 2013.
[10] Moeherioni, Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2012.
[11] Hiryanto, “Pedagogi, Andragogi dan Heutagogi Serta Implikasinya dalam Pemberdayaan Masyarakat,” Din. Pendidik., vol. 22, hal. 65–71, 2017.
[12] I. R. Adi, Intervensi Komunitas & Pengembangan Masyarakat sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2015.
[13] S. Nuryanti, D. Dewa, dan K. S. Swastika, “Peran Kelompok Tani Dalam Penerapan Teknologi Pertanian,” Forum Penelitiaan Agro Ekon., vol. 19, no. 2, hal. 115–128, 2011.
[14] E. P. Setyasih, Watemin, dan P. Utami, “Peran Penyuluh Pertanian terhadap Kinerja Kelompok Tani di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas,” Pros. Semin. Nas. Fak. Pertan. “Pembangunan Pertan. Berkelanjutan Dalam Perspekt. Teknol. Sos. dan Ekon., hal. 283–288, 2020.
[15] K. R. S. Dewi, A. Andayani, dan N. E. Wardhani, “Citra Emansipasi Perempuan Dalam Kisah Mahabarata: Pelurusan Makna Peran Dan Kebebasan Bagi Perempuan Modern,” J. Masy. dan Budaya, vol. 19, no. 2, hal. 203, 2017, doi: 10.14203/jmb.v19i2.492.
[16] D. Fatimah, “Pengembangan Model Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Role Playing Untuk Mengembangkan Kepercayaan Diri Siswa,” J. Bimbing. Konseling, vol. 4, no. 1, hal. 23–29, 2015, [Daring]. Tersedia pada: http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jubk%5CnPENGEMBANGAN
[17] Dumasari, W. Darmawan, Ismangil, B. Dharmawan, dan I. Santosa, “Empowerment of subsistence craftsmen through the adoption of environmentally friendly cocodust production technology,” Int. J. Adv. Sci. Eng. Inf. Technol., vol. 10, no. 2, hal. 691–702, 2020, doi: 10.18517/ijaseit.10.2.8522.
[18] Susilawati, S. Mulyati, dan Sunardi, “Peningkatan Nilai Tambah Produk Melalui Pemanfaatan Limbah dari Kulit Ubi Kayu pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Berkat Usaha,” vol. 4, no. 2, hal. 79–88, 2022.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Agribisnis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














