PERFORMA PRODUKSI DAN POTENSI PENDAPATAN USAHA TERNAK KAMBING PERAH DI KABUPATEN LUMAJANG

  • anangA Febri Prasetyo Politeknik Negeri Jember
Keywords: Produktivitas ternak, Potensi Ekonomi, Kambing Perah, Etawa Senduro

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas ternak kambing dan potensi ekonomi peternak kambing etawa senduro di daerah sumber bibit Kambing etawa senduro. Penelitian ini telah dilaksanakan pada Juli – Agustus 2018 di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Responden dalam penelitian ini di pilih dengan metode purposive, yaitu responden yang hanya memelihara atau mengembangkan ternak kambing etawa senduro. Sejumlah 76 responden telah di wawancara menggunakan kuesionare untuk mendapatkan data sosial ekonomi dan potensi ternak kambing etawa senduro. Data yang diperoleh dianalsis secara diskriptif untuk menggambarkan profile peternak, kepemilikan ternak, dan potensi ekonomi ternak. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa Jumlah kambing yang dipelihara oleh peternak sebanyak 12.27±9.62 ekor, sudah menguntungkan secara ekonomi bagi peternak. Sistem perkawinana secara alami dapat meningkatkan performa ternak kambing etawa. Usaha ternak kambing etawa senduro di kabupaten lumajang memiliki potensi besar sebagai penghasilan peternak yaitu mencapai 9.660.000/tahun dari penjualan cempe dan pendapatan harian sebesar Rp. 50.496/hari dari penjualan susu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonim. 2018. Diakses pada tangga 18 agustus 2018. Data populasi ternak kecil kab.Lumajang, periode : tribulan II 2018. https://lumajangkab.go.id/profil/ternak _kecil.php.
Asmoro, N. 2012. Peluang bisnis susu kambing. Tugas Akhir. Jurusan Manajemen Informatika. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer. Amikom, Yogyakarta.
Batubara, A, S.Nasution, Subandriyo, I.Inounu, B.Tiesnamurti, dan A.Anggraeni. 2016. Kambing Peranakan Etawah (PE). Indonesian agency for agricultural Research and development (IAARD) press, jakarta.
BPS Jawa Timur, 2016. Diakses pada 18 Agustus 2018. https://jatim.bps.go.id/statictable /2018/01/31/783/populasi-ternak-kecil-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-jawa-timur-2016.html.
[BSN] Badan Standardisasi Nasional. 2008. SNI 7352:2008 Bibit Kambing Peranakan Ettawa (PE). Jakarta (ID): Badan Standardisasi Nasional.
Budiarsana, IGM dan Sutama I.K. 2006. Karakteristik produktivitas kambing Peranakan Etawah. Prosiding lokakarya nasional pengelolaan dan perlindungan sumber daya genetik di Indonesia: manfaat ekonomi untuk mewujudkan ketahanan nasional. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm.215-220.
Devendra, C. 1993. Kambing dan domba di Asia. Dalam : Produksi Kambing dan Domba di Indonesia. Editor : M. Tomaszewska, I. M. Mastika, A. Djajanegara, S. Gardiner dan T. R. Wiradirya. Sebelas Maret University Press, Yogyakarta.
Devendra, C. & M. Burns. 1994. Produksi Kambing di Daerah Tropis. Terjemahan. Penerbit ITB, Bandung.
Obst, J.M. and Z. Napitupulu. 1984. Milk yields of Indonesian goats. Proc. Aust. Soc. Anim.Prod. 15: 501-504.
Priyanto, D., M. Martawijaya, dan B. Setiadi, 2004. Analisis Kelayakan Usahaternak Kambing Lokal Pada Berbagai Skala Pemilikan. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2004.
Sarwono, B. 2001. Beternak Kambing Unggul.Penebar Swadaya. Jakarta
Sodiq, A. & Z. Abidin. 2009. Meningkatkan Produksi Susu Kambing Peranakan Etawah. Cetakan Kedua. Agromedia Pustaka, Jakarta.
Sutama, I. K. & I. G. M. Budiarsana. 1997. Kambing Peranakan Etawah penghasil susu sebagai sumber pertumbuhan baru sub-sektor peternakan di Indonesia. Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner. Balitnak, Ciawi, Bogor, pp. 156-167.
Published
2019-01-24