Pembentukan dan Pelatihan Kader Siaga Rabies di Kelurahan Palas Kota Pekanbaru

Authors

  • Rusherina Poltekkes Kemenkes Riau Author
  • Tesha Hestyana Poltekkes Kemenkes Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.31849/dinamisia.v5i3.4161

Keywords:

Pelatihan Kader, Rabies, Pengetahuan

Abstract

Sasaran pokok Program Indonesia Sehat salah satunya yaitu pengendalian penyakit menular. Penyakit menular yang masih bermasalah yaitu rabies. Tahun 2018 di Riau pemberian vaksin antirabies kepada korban Gigitan Hewan Penderita Rabies mencapai 84,45%. Tujuan umum kegiatan ini membentuk Kader Siaga Rabies dan Pelatihan tentang pencegahan dan pertolongan pertama pada gigitan hewan penular rabies di Kelurahan Palas  Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah pelatihan kepada kader. Hasil yang diperoleh, rata-rata nilai kognitif kader siaga rabies yaitu pre-tes;t 60,83  dan nilai post-test; 86,58. Kemudian, rata-rata penilaian keterampilan kader pada pertolongan pertama pada gigitan hewan penular rabies yaitu pre-test sebesar 55,87 dan nilai post-test sebesar 85,93. Uji statistik didapatkan nilai 0,000 (p<0,05). Dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan sebelum diberikan pelatihan dan setelah diberikan pelatihan. Kader siaga sehat diharapkan melaksanakan minimal sekali sebulan untuk pemeriksaan anjing secara berkala terhadap masyarakat di Kelurahan Palas dan tetap berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

References

Ali A, Ahmed EY, Sifer D (2013). A Study on Knowledge, Attitude and Practice of rabies among residents in Addis Ababa, Ethiopia. Ethiopia Veterinary Journal, 17(2), 19-35.

Aryana, dkk. (2012). Analisis Faktor-Faktor yang dipertimbangkan Masyarakat dalam Pemberantasan Virus Rabies di Wilayah Kerja Puskesmas Kediri I Tabanan Tahun 2011. Jurnal Skala Husada, 9(1), 51-59.

Dilago, Zakarias. (2019). Penyuluhan dan Pelaksanaan Vaksinasi Rabies di Desa Tagalaya Kecamatan Tobelo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Darma Bakti Teuku Umar, 1(1).

Ghosh S, Chowdhury S, Haider N, Bhowmik RK, Rana MS, Marma ASP, Hossain MB, Debnath NC, Ahmed BN. (2016). Awareness of Rabies and Response to Dog Bites In a Bangladesh Community. Veterinary Medicine and Science. 2:161-169.

Hidayati, Fitri.,dkk. (2019). Intervensi Penyuluhan dengan Metode Ceramah dan Buzz untuk Peningkatkan Pengetahuan dan Sikap Kader Posyandu dalam Pengendalian Rabies di Kabupaten Sukabumi. Jurnal Penyuluhan, 15(1), 65-74.

Jatmiko, Safari W.,dkk. (2018). Pengaruh Metode Ceramah dalam Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat terhadap Penyakit Tuberkulosis. Jurnal Litbang Sukowati, 2(1), 1-7.

Media Y, Trinabasilih, Syaiful Sofyan. (2011). Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Kaitannya Dengan Penularan dan Pencegahan Malaria di Kabupaten Kepualauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Ekologi Kesehatan, 10(3), 187-194.

Nugroho DK., dkk. (2013). Analisis Data Surveilans Rabies (2008-2011) di Propinsi Bali, Indonesia. Outbreak, Survaillance and Investigation Reports (OSIR), 6(2), 8-12

Purnamasari, L. & Putra, K. A. D. (2017). Pengendalian dan manajemen rabies pada manusia di area endemik. Continuing Professional Development, Vol. 44 (1), 66-69.

Sarjana, Ni Kadek AS.,dkk. (2018). Hubungan antara Tingkat Pengetahuan dan Sikap dengan Tindakan Pencegahan Penyakit Rabies pada Warga di Wilayah Puskesmas Kuta II. SMART MEDICAL JOURNAL, 1(1), eISSN : 2621-0916

Sopi, Ira IPB., & Mau, F. (2016). Pengetahuan sikap dan perilaku masyarakat dalam kaitannya dengan kejadian rabies di Kabupaten Flores Timur , Sikka , Manggarai dan Ngada , Provinsi Nusa Tenggara Timur Knowledge , attitudes and behavior related to the incidenceof rabies in Flores Timur R. JHECDs, 1(1), 1–7.

Yousaf MZ, Qasim M, Zia S, Khan R, Ashfaq U,Khan S (2012). Rabies Molecular Virology, Diagnosis, Prevention, and Treatment. Virology Journal, 9(50).

Yulinda, arif & Fitriyah, Nurul. (2018). Efektivitas Penyuluhan Metode Ceramah dan Audiovisual dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Tentang Sadari di SMKN 5 Surabaya. Jurnal Promkes, 6(2), 116-128

Bhakti SW (2018). Kemenkes : Banyak anak meninggal karena rabies. https://sains.kompas.com/read/2018/08/24/183100023/kemenkes--banyak-anak-meninggal-karena-rabies [10 Juni 2019]

Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesmavet IPB. (2017). Pelatihan Kader Siaga Rabies 2017. http://iphk.fkh.ipb.ac.id. [02 Maret 2019]

Putu. (2010). Sembilan macam kader kesehatan dalam pelayanan puskesmas. http://www.puskel.com/9-macam-kader-kesehatan-dalam-pelayanan-puskesmas/. [20 Maret 2019]

Rian ,A (2018). Dinkes : Riau alami 5.328 kasus gigitan hewan rabies. http://www.antarariau.com/berita/104070/dinkes-riau-alami-5328-kasus-gigitan-hewan-rabies. [27 Maret 2019]

Noferdiman. (2019). Pelatihan Manajemen Pemeliharaan Itik Kerinci Menuju Kawasan Sentra Produksi di Kabupaten Kerinci. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(SpecialIssue), 192-19. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v3i0.2934

Downloads

Published

2021-06-27

How to Cite

Pembentukan dan Pelatihan Kader Siaga Rabies di Kelurahan Palas Kota Pekanbaru. (2021). Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 733-740. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v5i3.4161

Similar Articles

1-10 of 413

You may also start an advanced similarity search for this article.