ANALISIS PENILAIAN FINANCIAL DISTRESS MENGGUNAKAN MODEL ALTMAN (Z-SCORE) PERUSAHAAN MANUFAKTUR

  • Hikmah Hikmah Universitas Putera Batam
  • Sri Afridola universitas putera batam

Abstract

Perkembangan industri di Kota Batam mengalami penurunan yang signifikan  beberapa tahun terakhir, hal ini terlihat dengan banyaknya perusahaan go public dan privat yang telah bangkrut dan berpotensi bangkrut.. PT Citra Tubindo dan PT Sat Nusapersada, Tbk adalah salah satu perusahaan manufaktur yang yang terdaftar di BEI yang terkena dampak dari perkembangan perekonomian di Kota Batam, yang menyebabakan terjadinya penurunan kinerja keuangan dan financial distress. Penelitian ini bertujuan untuk penilaian financial Distress pada perusahaan PT Citra Tubindo dan PT Sat NusaPersada, Tbk dengan menggunakan metode Altman Z-Score. Metode ini menggunakan laporan keuangan untuk di analisis dengan menggunakan variabel dari Z-Score. Teknik analisis yang digunakan adalah model prediksi kebangkrutan Altman Z-score. Dengan menggunakan lima variabel yang mewakili rasio likuiditas (X1), profitabilitas (X2) dan (X3), aktivitas (X4) dan (X5).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Citra Tubindo memiliki nilai Z-score pada tahun 2015 dan tahun 2017 berpotensi bangkrut,. Sedangkan pada tahun 2016 berpotensi rawan bangkrut sehingga perlu melakukan perbaikan dengan meningkatkan rasio keuangan likuiditas, profitabilitas dan aktivitas. Sedangkan untuk PT Sat Nusapersada, Tbk  pada tahun 2015 dan 2016 sehat, sedangkan pada tahun 2017 perusahaan berpotensi rawan

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1].Andriawan, nur fadhli, & Salean, D. (2016). Analisis Metode Altman Z-Score Sebagai Alat Prediksi Kebangkrutan dan Pengaruhnya Terhadap Harga saham Pada Perusahaan Farmasi yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ekonomi Akuntansi, 1(April), 67–82.

[2].Daniela, R., Mária, B., & Lucia, J. (2016). Analysis of the Construction Industry in the Slovak Republic by Bankruptcy Model. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 230(May), 298–306. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2016.09.038

[3].Eric, T. (2016). Pr es In Pr es, 11(2), 67–76. https://doi.org/10.3233/JAD-161088

[4].Fanny, T. A., & Retnani, E. D. (2017). Analisis Perbandingan Model Prediksi Financial Distress Pada Sub Sektor Perkebunan. Jurnal Ilmu & Riset Akuntansi, 6, 1–15.

[5].Likumahua, D. (2016). Analisis Kebangkrutan Bank terhadap Harga Saham Pada perusahaan Perbankan Yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Keuangan Dan Bisnis, 120–144.

[6].Mohammed, S. (2017). Bankruptcy Prediction by Using the Altman Z-score Model in Oman: A Case Study of Raysut Cement Company SAOG and its subsidiaries. Australasian Accounting, Business and Finance Journal, 10(4), 70–80. https://doi.org/10.14453/aabfj.v10i4.6

[7].Muflifah, T. (2015). Penggunaan metode Altman Z score untuk memprediksi kebangkrutan pada perusahaan Food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Manajemen.

[8].Nafisatin, M., Suhadak, & Hidayat, R. (2014). Implementasi Penggunaan Metode Altman (Z-Score) Untuk Menganalisis Estimasi Kebangkrutan (Studi pada PT Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2013). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 10(1), 1–8.

[9].Patunrui, K. I. A., & Yati, S. (2017). Analisis Penilaian Financial Distress Menggunakan Model Altman ( Z- Score ) Pada Perusahaan Farmasi Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2015. Jurnal Akuntansi, Ekonomi Dan Manajemen Bisnis, 5(1), 55–71. https://doi.org/E-ISSN:2548-9836

[10].Rahmawati, A. (2015). Analisis Rasio Keuangan Terhadap Kondisi Financial Distress Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2013 Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia, 4, 64.

[11].Roykhan, U. (2013). Prediksi Kebangkrutan menggunakan metode Z score dan Pengaruhnya terhadap harga Saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi Dan Ekonomi Bisnis, 15(1), 65–73.

[12].Safura, A. N., & Azizah, D. F. (2015). Implementasi Altman ’ S Z -Score Model Untuk Memprediksi Kebangkrutan Perusahaan MultinasionaL ( Studi Pada Perusahaan Multinasional Sub Sektor Tekstil dan Garmen yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2014 ), 27(1), 1–10.

[13].Saif H. Al Zaabi, O. (2011). Potential for the application of emerging market Z-score in UAE Islamic banks. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 4(2), 158–173. https://doi.org/10.1108/17538391111144498

[14].Sayari, N., & Simga, C. (2017). Industry specific financial distress modeling. Cuadernos de Economía y Dirección de La Empresa, 20(1), 45–62. https://doi.org/10.1016/j.brq.2016.03.003

[15].Sudana. (2011). Manajemen keuangan perusahaan teori dan praktek. Jakarta: Erlangga.

[16].Sukmawati, N. made D., Adiputra, I. made P., & Darmawan, N. ari S. (2014). Pengaruh Rasio-Rasio Dalam Model Altman Z Score Terhadap Harga Saham ( Studi pada Perusahaan Perbankan yang Go Public di Bursa Efek Indonesia ). Journal Universitas Pendidkan Ganesha, 2(1).

[17].Syamni, G., Majid, M. S. A., & Siregar, W. V. (2018). Bankruptcy Prediction Models and Stock Prices of the Coal Mining Industry in Indonesia, 17(1), 57–68.

[18].Thohari, M. Z. (2015). Prediksi Kebangkrutan Menggunakan Analisis Model Z- Score ( Studi Pada Subsektor Textile Mill Products Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2009-2013 ), 28(1), 149–157.

[19].Wulandari, F., Burhanudin, & Widayanti, R. (2017). Analisis Prediksi Kebangkrutan Menggunakan Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. BENEFIT Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 2(1), 15–20.
Published
2018-12-20
How to Cite
Hikmah, H., & Afridola, S. (2018). ANALISIS PENILAIAN FINANCIAL DISTRESS MENGGUNAKAN MODEL ALTMAN (Z-SCORE) PERUSAHAAN MANUFAKTUR. Jurnal Niara, 11(2), 195-202. https://doi.org/10.31849/nia.v11i2.2142
Section
Articles