Peran Layanan Pendidikan Gratis Dalam Penurunan Angka Anak Tidak Sekolah (ATS) Di Kota Cilegon
DOI:
https://doi.org/10.31849/niara.v17i3.23383Keywords:
pendidikan gratis, mutu pendidikan, kebijakanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana program pendidikan gratis melalui program Pendidikan wajib belajar 12 tahun berdampak terhadap penurunan angka anak putus sekolah di Kota Cilegon. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis kualitatif deskriptif, dimana jenis penelitian tersebut menggambarkan secara langsung bagaimana dampak kebijakan Pendidikan gratis tersebut terhadap penurunan angka anak putus sekolah di kota cilegon. Dengan lokasi penelitian pada sekolah-sekolah yang menjadi sampel serta dinas Pendidikan kota cilegon sebagai informan pendukung. Adapun hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu didapat hasil, Kota Cilegon menjadi wilayah di Provinsi Banten dengan angka anak putus sekolah (ATS) terendah disbanding wilayah lain di Provinsi Banten. Hal tersebut menunjukkan bahwa pemerintah Kota Cilegon konsisten dan serius terhadap dunia Pendidikan, sebagai salah satu contoh, Wali Kota Cilegon yang menerbitkan program sekola maning lur, untuk mengembalikan kembali anak-anak yang putus sekolah atau tidak melanjutkan sekolah ke sekolah. Namun keberhasilan program tersebut belum terealisasikan dengan optimla, karena masih terdapat anak yang tidak melanjutkan sekolah terutama dari SMP ke SMA. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor ekternal maupun internal, diantaranya faktor lingkungan, motivasi dalam diri anak, pertemanan, ekonomi, keluarga, sarana prasarana, dan akses menuju sekolah.
References
Ahmad, Busyairi, & Bonso, H. (2020). Peran Lembaga Pendidikan Nonformal Dalam Menangani Kemiskinan Di Era Milenial (Studi Kasus Loka Latihan Kerja Ukm Kabupaten Biak Numfor). Jurnal Nalar Pendidikan, 8(2), 114. https://doi.org/10.26858/jnp.v8i2.15519
Bakry, A. (2010). Kebijakan Pendidikan Sebagai Kebijakan Publik. Jurnal Medtek.
Creswell, J. W. (2017). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, dan Campuran. Pustaka Belajar.
Harahap, N. (2020). Penelitian Kualitatif (H. Sazali (ed.); Cetakan Pe). Wal Ashri Publishing.
Hardiyanti Sudarman, Chuduriah Sahabuddin, A., & Latief. (2019). ANALISIS PENERAPAN PROGRAM PENDIDIKAN GRATIS TERHADAP MASYARAKAT MISKIN DI KECAMATAN MAPILLI KABUPATEN POLEWALI MANDAR. 1(September).
Hasbullah, M, H. (2015). Kebijakan Pendidikan Dalam Perspektif Teori, Aplikasi dan Kondisi Objektif Pendidikan Di Indonesia. edisi ke 1.
Jihadi R, Z. I., & Prihatin, E. (2017). Pengaruh Kompensasi dan Iklim Organisasi Sekolah terhadap Kepuasan Kerja Guru non PNS Madrasah Aliyah. Jurnal Administrasi Pendidikan, 13(1). https://doi.org/10.17509/jap.v23i1.5570
Moleong, L. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Pt Remaja Rosdakarya.
Nazaruddin. (2024). Implementasi Kebijakan Wajib Belajar 12 Tahun. Jurnal Demokrasi & Otonomi Daerah, 15(1), 55–60.
Rolos, M. C., Posumah, J. H., & Londa, V. Y. (2022). Implementasi Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Pelaksanaan Pendidikan Gratis Siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal Administrasi Publik (JAP), VIII(113), 1–11. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/JAP/article/download/38156/34866
Soetrisnaadisendjaja, D., & Sari, N. (2019). Fenomena Anak Putus Sekolah di Kawasan Industri Kota Cilegon. Hermeneutika : Jurnal Hermeneutika, 5(2), 89. https://doi.org/10.30870/hermeneutika.v5i2.7383
Wahyuni, T., & Pratiwi, P. H. (2021). Sekolah Gratis Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pemangunan Manusia (Studi Di Kota Blitar, Jawa Timur). E-Societas: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 10(5), 1–8. https://doi.org/10.21831/e-societas.v10i5.17186









