Konflik Internal Di Organisasi Non-Profit: Perspektif Postmodern Tentang Efisiensi Dan Etika (Studi Kasus Kemendikbudristek dengan Pendekatan Postmodern)

Authors

  • Sesilia Grace Sitohang Universitas Riau
  • Zulkarnaini Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.31849/niara.v18i1.24787

Keywords:

konflik internal organisasi, perspektif postmodern, efisensi dan etika

Abstract

Konflik internal di organisasi non-profit mempengaruhi efisiensi dan etika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik internal di Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dari perspektif postmodern. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui analisis literatur dan analisis dokumen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik internal di Kemendikbudristek disebabkan oleh struktur kekuasaan yang kompleks, komunikasi yang tidak efektif, dan perbedaan nilai-nilai. Konflik ini mempengaruhi efisiensi organisasi, seperti penurunan produktivitas dan kualitas layanan. Selain itu, konflik internal juga mempengaruhi etika organisasi, seperti penyalahgunaan kekuasaan dan diskriminasi.Perspektif postmodern menawarkan pendekatan alternatif untuk memahami konflik internal di organisasi non-profit. Pendekatan ini menekankan pentingnya memahami konteks sosial, politik, dan budaya yang mempengaruhi konflik internal. Hasil penelitian ini dapat membantu organisasi non-profit meningkatkan efisiensi dan etika dengan memahami dan mengelola konflik internal secara efektif.

References

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1966). The social construction of reality. Doubleday.

Clegg, S. R. (1990). Modern organizations. Sage Publications.

Drucker, P. F. (1974). Management: Tasks, responsibilities, practices. Harper & Row.

Foucault, M. (1980). Power/knowledge: Selected interviews and other writings, 1972-1977. Pantheon Books.

Habermas, J. (1984). The theory of communicative action. Beacon Press.

Handy, C. (1995). Beyond certainty: The changing worlds of organizations. Harvard Business School Press.

Kotler, P., & Andreasen, A. R. (2010). Manajemen pemasaran untuk organisasi nirlaba. Erlangga.

Ritzer, G. (2013). Teori sosiologi klasik dan modern. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Siagian, S. P. (2006). Manajemen strategik. Bumi Aksara.

Weber, M. (1922). Wirtschaft und Gesellschaft (Ekonomi dan masyarakat).

Weber, M. (1946). From Max Weber: Essays in sociology. Oxford University Press.

American Red Cross. (2020). Code of ethics and business conduct.

International Committee of the Red Cross. (2019). Code of conduct for humanitarian organizations.

Kemendikbudristek. (2022). Rencana strategis Kemendikbudristek 2020-2024.

OECD. (2019). Principles of good governance.

UNDP. (2019). Governance for sustainable development.

Hastuti, & Sutanto. (2020). Konflik internal dan etika organisasi: Studi kasus di Indonesia. Jurnal Ilmu Manajemen, 8(2), 123-140.

Nugroho, H. (2020). Strategi pembangunan pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(3), 45-56.

Soemardjo, M. (2021). Pengembangan pendidikan di era digital. Jurnal Pengembangan Pendidikan, 9(2), 112-123.

Sugiyanto, & Widyastuti. (2022). Pengaruh konflik internal terhadap etika organisasi. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 14(1), 1-15.

Downloads

Published

2025-05-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Konflik Internal Di Organisasi Non-Profit: Perspektif Postmodern Tentang Efisiensi Dan Etika (Studi Kasus Kemendikbudristek dengan Pendekatan Postmodern). (2025). Jurnal Niara, 18(1), 217-224. https://doi.org/10.31849/niara.v18i1.24787