Realignment Politik Pasca Pilkada di Sumatera Barat
DOI:
https://doi.org/10.31849/niara.v18i1.25460Keywords:
Rekonfigurasi Politik, High Cost Democracy, dan Transformasi Kepemimpinan Adat.Abstract
Penelitian ini mengkaji transformasi peran pemimpin tradisional (ninik mamak) dalam menghadapi dinamika politik modern, khususnya dalam konteks pasca-Pilkada. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis, penelitian ini menggali pergeseran pola relasi antara elit politik, penyandang dana, dan masyarakat, serta dampaknya terhadap tata kelola pemerintahan. Pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi metode yang meliputi studi dokumentasi, wawancara mendalam dengan informan kunci yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya perubahan signifikan dalam lanskap politik lokal, di mana fenomena high cost democracy telah menciptakan ketergantungan elit politik terhadap penyandang dana, yang berimplikasi pada terbentuknya pola hubungan patron-klien. Para ninik mamak menghadapi tantangan dalam beradaptasi dengan modernisasi sambil mempertahankan nilai-nilai adat, tercermin dari memudarnya otoritas dalam pengelolaan harta pusaka, berkurangnya peran dalam pendidikan adat, dan menurunnya partisipasi dalam penyelesaian konflik sosial. Pergeseran ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti urbanisasi, perkembangan teknologi, sistem pendidikan formal, dan perubahan pola ekonomi yang lebih berorientasi individual. Penelitian ini mengungkap perlunya reformulasi peran yang dapat mengintegrasikan nilai-nilai tradisional dengan tuntutan modernitas untuk mempertahankan relevansi kepemimpinan tradisional dalam konteks politik kontemporer
References
Afrizal, M. A. (2014). Metode penelitian kualitatif. PT Raja Grafindo Persada.
Aspinall, E., & Berenschot, W. (2019a). Democracy for Sale: Elections, Clientelism, and the State in Indonesia. Ithaca: Cornell University Press.
Aspinall, E., & Berenschot, W. (2019b). Democracy for Sale: Pemilihan Umum, Klientelisme, dan Negara di Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Ata, N. (2022). Praktik Ijon Politik Pada Kasus Korupsi Kepala Daerah; Studi Kasus Korupsi Dana Alokasi Khusus (Dak) Pendidikan. Journal of Governance Innovation, 4(1), 65–83. https://doi.org/10.36636/jogiv.v4i1.1187
Edward, A., & Ward, B. (2019). Demokrasi For Sale: Pemilu, Klientelisme, dan Negara di Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Geraldy, G. (2024). Konstelasi Politik Klientelisme Gus Ali: Studi Relasi Kuasa Patron–Klien Gus Ali di dalam Pilkada Sidoarjo 2020 dan Pengaruhnya terhadap Pemerintahan Gus Mudhlor-Subandi. Journal of Politica Governo, 1(2), 5–19.
Hamid, S. (2020). Digital Politics and Electoral Dynamics in Indonesia. ISEAS Publishing.
Hidayat, R., Fitria Dewi, S., & Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, P. (2023). Pergeseran peran mamak kaum ke mamak di luar kaum dalam prosesi pernikahan adat. Journal of Education, Cultural and Politics, 3(1), 2798–6020.
Khusairi, A., Nasir, M., & Fata, A. K. (2023). Kemenangan Ideologis dan Kekalahan Politik Wacana Politik Etnis Minang dalam Pemilihan Presiden 2014 dan 2019. JRP (Jurnal Review Politik), 13(2), 24–51. https://doi.org/10.15642/jrp.2023.13.2.24-51
Kurnia, L., Sarmiati, S., & Arif, E. (2022). Komunikasi politik anggota DPRD provinsi Sumatera Barat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Ensiklopedia of Journal, 5(3), 77–91.
Linawati, Y., Suzantia, H., & Wibowo, M. G. (2021). Dampak Tata Kelola Pemerintahan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia: Studi Kasus Negara Berkembang OKI. TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial, 4(2), 133–144. https://doi.org/10.15575/jt.v4i2.12547
Mietzner, M. (2020). Sources of Resistance to Democratic Decline: Indonesian Civil Society and its Trials. Democratization, 27(8), 45.
Nurhasim, M. (2021). Transformasi Politik Lokal: Studi tentang Pergeseran Kekuasaan di Era Digital. Jurnal Politik Indonesia, 6(2), 145-168.
Setiawan, H., & Widyana, M. R. (2022). High-Cost Democracy: Stimulus Ijon Politik dalam Pemilu Lokal di Region Kaya Sumber Daya Alam. Jurnal Adhyasta Pemilu, 5(1), 1–18.
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Wahyuningsih, D., Qodir, Z., & Syarifuddin, T. I. (2020). Dinamika Pemekaran Wilayah Nagari Rabi Jonggor Kabupaten Pasaman Barat. Journal of Government Science (GovSci) : Jurnal Ilmu Pemerintahan, 1(2), 64–83. https://doi.org/10.54144/govsci.v1i2.7
World Bank. (2022). Financial Dependency and Policy Independence: Challenges and Solutions in Developing Economies (World Bank Policy Research Working Paper Series.).
Yaqin, M. A. (2021). Motivasi Pembentukan Koalisi Mayoritas Pengusung Pasangan Calon Machfud Arifin dan Mujiaman dalam Pilkada Kota Surabaya Tahun 2020. JPW (Jurnal Politik Walisongo), 3(1), 73–96. https://doi.org/10.21580/jpw.v3i1.8597
Yusuf, M., & Effendi, G. N. (2021). Eksistensi Pemangku Adat dalam Pengambilan Keputusan Desa di Kerinci. Tanah Pilih, 1(1), 11–19. https://doi.org/10.30631/tpj.v1i1.672









