Implementasi Program Bina Keluarga Lansia (BKL) Di Kelurahan Surau Gadang Kecamatan Nanggalo Kota Padang
DOI:
https://doi.org/10.31849/zzkj3r95Keywords:
: Penuaan Populasi, Bina Keluarga Lansia dan Kebijakan KesehatanAbstract
Penelitian ini mengkaji tantangan demografis yang dihadapi Indonesia terkait penuaan populasi, yang diperkirakan akan meningkat signifikan dari 25 juta lansia pada tahun 2019 menjadi 80 juta pada tahun 2050. Dengan meningkatnya persentase lansia, terdapat kebutuhan mendesak untuk memperkuat kebijakan kesehatan dan sosial yang mendukung kesejahteraan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengeksplorasi interaksi antara agen, seperti penyuluh dan kader Bina Keluarga Lansia (BKL), dengan struktur yang ada dalam mendukung implementasi program BKL di Kota Padang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, melibatkan informan pelaku dan pengamat untuk mendapatkan perspektif yang komprehensif. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, yang mencakup kodifikasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai efektivitas program BKL dan tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di Indonesia. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kebijakan yang lebih baik dalam mendukung populasi lansia yang terus berkembang, meskipun program BKL telah dilaksanakan, masih terdapat kendala dalam partisipasi masyarakat dan pemahaman tentang manfaat program. Keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam mendukung lansia sangat penting untuk keberhasilan program ini. Kesimpulannya, sinergi antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas program BKL dan memastikan kesejahteraan lansia yang berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan sosialisasi dan edukasi mengenai program BKL untuk mendorong partisipasi aktif dari semua pihak terkai
References
Aji, B., Masfiah, S., Anandari, D., Intiasari, A. D., & Widyastari, D. A. (2023). Enablers and barriers of healthcare services for community-dwelling elderly in rural indonesia: a qualitative evidence synthesis. Portuguese Journal of Public Health, 41(1), 65–79. https://doi.org/https://doi.org/10.1159/000530047
Awaludin, A., Rahmat, N. N., & Hartono, D. (2024). Hubungan dukungan tenaga kesehatan dan peran kader dengan keaktifan lansia mengikuti posyandu lansia di desa ranupakis kecamatan klakah. Jurnal Keperawatan, 18(1), 20–29. https://doi.org/https://doi.org/10.56586/jk.v18i1.383
Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik Lanjut Usia. Jakarta.
Badriah, S. (2021). Pelatihan manajemen diabetes mellitus berbasis budaya sunda untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dalam merawat diabetisi lansia di tasikmalaya. Abdimas Galuh, 3(1), 44. https://doi.org/https://doi.org/10.25157/ag.v3i1.4743
Bungin, B. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif (Edisi kedu). Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.
Cahyono, M. Y. P. &, & Rahmawati, R. (2022). Impact of the covid-19 pandemic on the integrated health service post for the elderly services. Proceedings of the 3rd International Conference on Cardiovascular Diseases (ICCvD 2021), 255–262. https://doi.org/https://doi.org/10.2991/978-94-6463-048-0_30
Christyaningsih, J., Rusyadi, L., Mujayanto, Soesanti, I., Minarti, Nuning, & Taufiqurrahman. (2024). Pelatihan kompetensi kader posyandu lansia abimanyu polkesbaya. Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 142–146. https://doi.org/https://doi.org/10.37160/emass.v6i1.267
Dayanti, F. &, & Pribadi, F. (2022). Dukungan sosial keluarga penyandang disabilitas dalam keterbukaan akses menempuh pendidikan. SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Dan Humaniora, 8(1), 46-53. https://doi.org/https://doi.org/10.30738/sosio.v8i1.11481
Fitriani, I. &, & Handayani, L. (2022). Literatur review: implementasi program bina keluarga lansia guna meningkatkan ketahanan keluarga di masa pandemi covid-19. Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa, 9(4), 218. https://doi.org/https://doi.org/10.29406/jkmk.v9i4.4516
Granet, J., Peyrusqué, É., Ruiz, F., Buckinx, F., Abdelkader, L. B., Dang-Vu, T., & Aubertin‐Leheudre, M. (2023). Online physical exercise intervention in older adults during lockdown: can we improve the recipe? Aging Clinical and Experimental Research, 35(3), 551-560. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s40520-022-02329-z
Hamdy, M. K. &, & Rizkia, H. (2023). Implementasi program rantang kanyaah di desa kalapadua kecamatan lemahsugih kabupaten majalengka. EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 12(2), 76-89. https://doi.org/https://doi.org/10.15408/empati.v12i2.37035
Handayani, P. &, & Setyowati, R. B. (2021). Program pengembangan diri pengasuh rumah hati suci untuk berperan sebagai support system dalam sistem bimbingan dan konseling. Seminar Nasional ADPI Mengabdi Untuk Negeri, 3(1), 82–89. https://doi.org/https://doi.org/10.47841/adpi.v3i1.225
Herniwanti, H., Dewi, O. C., Yunita, J., & Rahayu, E. P. (2020). Penyuluhan perilaku hidup sehat dan bersih (phbs) dan gerakan masyarakat hidup sehat (germas) kepada lanjut usia (lansia) menghadapi masa pandemi covid 19 dan new normal dengan metode 3m. Jurnal Abdidas, 1(5), 363–372. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/abdidas.v1i5.82
Kementerian Sosial RI. (2012). Usia, Permensos RI Nomor 19 Tahun 2012 Tentang Pedoman Pelayanan Sosial Lanjut. Jakarta.
Lestari, W., Ramadhan, R., & Rahmawati, A. (2023). Peran dukungan sosial keluarga pada pasien positif covid-19 kota pontianak. Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa, 10(2), 85. https://doi.org/https://doi.org/10.29406/jkmk.v10i2.4121
Nugrohowati, R. N. I. &, & Rudatin, A. (2021). Menciptakan entrepreneur mandiri melalui pelatihan kewirausahaan bagi generasi muda. Abdimas Unwahas, 6(2). https://doi.org/https://doi.org/10.31942/abd.v6i2.5697
Pardede, H., Sanubari, T. P. E., & Tauho, K. D. (2021). Ketidakpastian layanan kesehatan lansia perempuan dengan penyakit diabetes melitus di dukuh pancuran. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 6(2). https://doi.org/https://doi.org/10.30651/jkm.v6i2.7755
Rahmawati, R. &, & Bajorek, B. (2015). A community health worker–based program for elderly people with hypertension in indonesia: a qualitative study, 2013. Preventing Chronic Disease, 12. https://doi.org/https://doi.org/10.5888/pcd12.140530
Siti Chairani, L., Latifah, M., & Muflikhati, I. (2023). Kesejahteraan psikologis remaja pada masa pandemi covid-19: peran kecerdasan emosional, dukungan sosial, dan strategi koping. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 15(2), 328–342. https://doi.org/https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v15i2.2198
Styawan, D. A. (2020). Determinan kepemilikan jaminan kesehatan penduduk lanjut usia di indonesia. Seminar Nasional Official Statistics, 2019(1), 573–582. https://doi.org/https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2019i1.36
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitaif, Kualitatif dan R&D (3rd ed.). Bandung: Alfabeta.
Yamada, M., Hapsari, E. D., & Matsuo, H. (2020). Behaviors toward noncommunicable diseases prevention and their relationship with physical health status among community-dwelling, middle-aged and older women in indonesia. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(7), 2332. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/ijerph17072332









