Literatur Review Pengaruh Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Indonesia

Authors

  • Rosa Pini Septiani Universitas Diponegoro
  • Inggita Raiesa Rahmi Universitas Diponegoro
  • Khairul Rasyid Universitas Diponegoro

DOI:

https://doi.org/10.31849/niara.v18i1.26314

Keywords:

Sanitasi Lingkungan, Diare, Balita, Air Bersih, Jamban

Abstract

Sanitasi adalah upaya pencegahan penyakit dengan mengurangi faktor-faktor lingkungan yang terkait dengan penyebaran penyakit sehingga derajat kesehatan manusia terpelihara dengan sempurna. Lingkungan yang buruk mendukung berkembangnya berbagai penyakit, seperti diare yang disebabkan oleh kondisi kesehatan lingkungan yang tidak baik. Penyakit  diare  merupakan  penyakit  endemis  di  Indonesia  dan  penyakit  potensial  Kejadian  Luar Biasa  (KLB)  yang  sering  disertai  dengan  kematian  yang  masih  menjadi  penyumbang  angka kematian  di  Indonesia  terutama  pada  balita.  Secara  global  terjadi  peningkatan  kasus  diare  yang menyebabkan  kematian  pada  balita.  Data  WHO  menyatakan  bahwa  terdapat  sekitar  1,7  milyar kasus  diare  pada  balita  dan  menyebabkan  kematian  sebanyak  525.000  balita  setiap  tahunnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kondisi sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita. Metode penelitian ini adalah studi literature review dengan memusatkan kajian spesifik dari berbagai cakupan yang ditemukan untuk digabung dan menarik kesimpulan yang ringkas dan didapatkan melalui database penyedia jurnal google scholar. Hasil penelusuran google scholar sebanyak 10 jurnal dipilih sesuai kriteria inklusi. Setelah dilakukan screening jurnal yang tidak eligible dengan kriteria inklusi sebanyak 5 jurnal, dan jurnal yang eligible dengan kriteria inklusi sebanyak 5 jurnal. Hasil penelitian adalah ditemukan hubungan antara sanitasi lingkungan seperti penyediaan air bersih, kepemilikan jamban, tempat pembuangan sampah dengan kejadian diare pada balita. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat penyebab sanitasi lingkungan yang buruk seperti sarana air bersih yang kurang, kondisi jamban yang kurang layak, dan tempat pembuangan sampah rumah tangga yang tidak baik

References

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. 2014.

Rohmah N, Syahrul F. Hubungan kebiasaan cuci tangan dan penggunaan jamban sehat dengan kejadian diare balita. Jurnal Berkala Epidemiologi. 2017;5(1):95–106.

Sasmito P, Setyosunu D, Sadullah I, Natsir RM, Sutriyawan A. Riwayat status gizi, pemberian ASI eksklusif dan kejadian diare pada balita. Holistik Jurnal Kesehatan [Internet]. 2023 Sep 12;17(5):431–8.

Sitanggang HD, Ramadhanti IT, Halim R. Faktor risiko kejadian diare pada anak balita (12-59 bulan) di Puskesmas “X” Kota Jambi. Riset Informasi Kesehatan [Internet]. 2022 May 24;11(1):54. Available from: http://jurnal.stikes-hi.ac.id/index.php/rik/article/view/624

Savitri AAQ, Susilawati S. Literature Review: Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita. FLORONA: Jurnal Ilmiah Kesehatan. 2022;1(2):72–7.

Fatmawati TY, Indrawati II, Ariyanto AA. Analisis Penggunaan Air Bersih, Mencuci Tangan, Membuang Tinja Dengan Kejadian Diare Pada Balita. Jurnal Endurance [Internet]. 2017 Oct 13;2(3):294.

Kriswanto K, Musyarofah S, Mushidah M. The Relationship between Environmental Sanitation and the Incidence of Diarrhea in Toddlers. Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences [Internet]. 2021 Nov 28;2(2):133–42. Available from: https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/PICNHS/article/view/934

Andriani W. Penggunaan Metode Sistematik Literatur Review dalam Penelitian Ilmu Sosiologi. Jurnal PTK Dan Pendidikan. 2021;7(2).

Nurul Aini, Mursid Raharjo, Budiyono. Hubungan Kualitas Air Minum Dengan Kejadian Diare Pada Balita D Wilayah Kerja Puskesmas Banyuasin Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal). 2016;4(1):399–406.

Alifia Nugrahani Sidhi, Mursid Raharjo, Nikie Astorina Yunita Dewanti. Hubungan Kualitas Sanitasi Lingkungan Dan Bakteriologis Air Bersih Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Adiwerna Kabupaten Tegal. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal). 2016;4(3):665–76.

Ivan Wijaya, Kartini. Pengaruh Kondisi Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Barombong Kota Makassar. JURNAL Promotif Preventif. 2019;2(1):1–9.

Sri Maywati, Rian Arie Gustaman, Rini Riyanti. Sanitasi Lingkungan Sebagai Determinan Kejadia Penyakit Diare Pada Balita Di Puskesmas Bantar Kota Tasikmalaya. Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community. 2023;7(2):219–29.

Kurniawati DP, Arini SY, Awwalina I, Pramesti NA. Poor Basic Sanitation Impact on Diarrhea Cases in Toddlers. Jurnal Kesehatan Lingkungan [Internet]. 2021 Jan 29;13(1):41. Available from: https://e-journal.unair.ac.id/JKL/article/view/22729

Notoatmojo S. Kesehatan masyarakat ilmu dan seni. 2011;

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 Tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan. 2023.

Ashar A, Majid M, Dwi Putri Rusman A. Risk Factors of Diarrhea in Toddlers at Andi Makkasau Hospital Parepare City. Indonesian Health Journal [Internet]. 2023 Jun 28;2(2):52–61. Available from: https://ihj.rivierapublishing.id/index.php/rp/article/view/32

Downloads

Published

2025-03-02

Issue

Section

Articles

How to Cite

Literatur Review Pengaruh Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Indonesia. (2025). Jurnal Niara, 18(1), 25-32. https://doi.org/10.31849/niara.v18i1.26314