Peran Stakeholders Dalam Mengatasi Abrasi di Pulau Bengkalis

Authors

  • Syahdatul Nisa Universitas Riau
  • Dadang Mashur Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.31849/ya5ryg51

Keywords:

Peran Stakeholders, Abrasi, Mangrove, Pesisir, Pantai

Abstract

Abrasi yang meningkat setiap tahunnya di Kabupaten Bengkalis berdampak pada hilangnya lahan, rusaknya ekosistem mangrove, dan terganggunya kehidupan masyarakat pesisir. Karena sifatnya yang kompleks, penanganan abrasi memerlukan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan untuk mengintegrasikan sumber daya, kewenangan, dan kepentingan dalam rangka mewujudkan penanganan abrasi yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran para stakeholders dalam mengatasi abrasi di Pulau Bengkalis, serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat yang dihadapi. Analisis dilakukan menggunakan teori Nugroho (2014), yang mencakup policy creator, koordinator, implementor, fasilitator dan akselerator. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran tersebut telah dijalankan oleh para stakeholder yang terdiri dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, akademisi, masyarakat dan media massa. Penanganan abrasi belum berjalan optimal karena masih terdapat hambatan seperti tumpang tindih kewenangan antar instansi, ego sektoral, lambatnya realisasi anggaran, serta kendala perizinan lahan milik perusahaan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya regulasi khusus dalam bentuk Perda atau Perbup, serta pembentukan tim terpadu lintas sektor untuk menyusun roadmap penanganan abrasi secara terarah, kolaboratif, dan berkelanjutan.

References

[1]. Alnursa, D. S. (2022). Partisipasi Masyarakat dalam Upaya Mengatasi Abrasi Pantai di Desa Modapuhi Kecamatan Mangoli Utara Kabupaten Kepulauan Sula. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan. 8(2), 213-219. https://doi.org/10.5281/zenodo.6418296

[2]. Apriyanti, D. (2021). Dampak dan Upaya Penanggulangan Terjadinya Abrasi Menggunakan Citra Satelit Studi Kasus Di Wilayah Pesisir Tanjung Benoa Bali. Jurnal Ilmiah Geomatika, 1(1), 39–47. https://doi.org/10.31315/imagi.v1i1.4732

[3]. Ervianto, A. (2021). Analisis dampak abrasi pantai terhadap lingkungan sosial di Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban. Swara Bhumi. 1-8

[4]. Febrian, W. D., Putri, A. K., Kardini, N. L., Surpa, I. W. (2023). Keorganisasian. http://repo.ppb.ac.id/327/1/KEORGANISASIAN E_book.pdf

[5]. Goa, M. Y. 2022. Metodologi Penelitian: Kuantitatif Dan Kualitatif. ed. Ns. Arif Munandar. Bandung, Jawa Barat: CV. Media Sains Indonesia.

[6]. Hafis, R. I. (2024). Proses Collaborative Governace Untuk Mengurangi Abrasi. Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora, 7(1), 1–9.

[7]. Hedriyanti, G., Ab, S., & Makassar, A. (2021). Women’S Role on Disaster Management in South Sulawesi Province Social Services. Jurnal Mimbar Kesejahteraan Sosial, 4(2), 2655–7320.

[8]. Indrawan, A. (2017). Metodologi Penelitian: Kuantitatif dan Kualitatif. Pustaka Cendekia (Issue April 2023).

[9]. Kennedy, K., Azlina, N., Julita, J., & Nurulita, S. (2020). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Penyerapan Anggaran Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis. Jurnal Akuntansi Keuangan Dan Bisnis, 13(2), 108–117. https://doi.org/10.35143/jakb.v13i2.3652

[10]. Kismartini, K., Kustarto, I., & Priyadi, B. P. (2019). Analisis Stakeholders dalam Perspektif Governance: Upaya Pencegahan Penyebaran Berita Bohong (Hoax) di Jawa Tengah. 21–28. https://doi.org/10.33510/slki.2019. 21-28

[11]. Maramis, A. P. P., Nayoan, H., & Waworundeng, W. (2021). Peran Badan Perencanaan Penelitian Dan Pengembangan (Bapelitbang) Dalam Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Governance, 1(1), 1–9.

[12]. Murdiyanto, E. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta Press

[13]. Nafi’ah, B. A. (2022). Analisis Stakeholder Kebijakan E-Katalog Lokal dalam Membranding Produk Lokal. Public Sphere Review, 1(2), 15–21. https://doi.org/10.30649/psr.v1i2.32

[14]. Nur, Y., & Sarwadi, A. (2021). Analisa Stakeholder dalam Program Konsolidasi Tanah di Desa Gadingsari Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul. Marcapada: Jurnal Kebijakan Pertanahan, 1(1), 90–104. https://doi.org/10.31292/jm.v1i1.8

[15]. Nurfakhirah., Ayuni, A., Santoso., R. S., & Hanani, R. (2021). Analisis Peran Stakeholders Dalam Pengelolaan BUMDES Di Kabupaten Semarang (Studi Kasus BUMDES Mitra Sejahtera Desa Mendongan Kecamatan Sumowono). Journal Angewandte Chemie International Edition, 10(1), 1–20.

[16]. Palisu, B. J., Fiqri, M. R., & Assidiq, F. M. (2022). Investigasi Bencana Abrasi Di Berbagai Wilayah Masyarakat Pesisir Di Indonesia. Riset Sains Dan Teknologi Kelautan, 5(2), 157–161. https://doi.org/10.62012/sensistek.v5i2.24264

[17]. Permatasari, I. N. (2021). Kajian Resiko, Dampak, Kerentanan dan Mitigasi Bencana Abrasi Dibeberapa Pesisir Indonesia. Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal Of Tropical Marine Research) (J-Tropimar), 3(1), 56. https://doi.org/10.30649/jrkt.v3i1.56

[18]. Purwanugraha, A., & Kertayasa, H. (2022). Peran Komunikasi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SMK Farmasi Purwakarta. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(1), 5. https://doi.org/10.5281/zenodo.5915160

[19]. Rianto, Puji. 2020. 5 Metode penelitian Modul Metode Penelitian. Yogyakarta: Penerbit Komunikasi UII.

[20]. Ridho, M. F & Kurniasari, N. (2023). Kajian Peran Stakeholder dalam Pembangunan Kota Berbasis Smart Living di Pagedangan Tangerang. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 9–16. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v3i1.1816

[21]. Rinjani, E. K., Nurhidayah., Panbriani, S., Amalina, U. A & Artayasa, I. P. (2022). Mitigasi Bencana Abrasi Pantai Melalui Penanaman Mangrove di Desa Seriwe, Jerowaru Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(1), 226–230. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v5i1.1419

[22]. Saputra;, indah M. R. R. S. E., Muhammad, D. S. B. T. A. N. K., & Jahja., H. A. N. S. K. A. S. (2022). Metodologi Penelitian: Kuantitatif dan Kualitatif. Pustaka Cendekia (Issue April 2023).

[23]. Sari, F. M. (2019). Inergitas Stakeholder Dalam Implementasi Parkir Zona Berbasis Electronic Payment Di Kawasan Parkir Taman Bungkul Kota Surabaya. Perpustakaan Airlangga, 1(1), 1–11.

[24]. Sarlito Wirawan, S. (1995). Teori Psikologi Sosial (pp. 5–7).

[25]. Setiawan, B., & Nurcahyanto, H. (2020). Analisis Peran Stakeholders dalam Implementasi Kebijakan Penanggulangan Angka Kematian Ibu Studi Kasus Kecamatan Pedurungan Kota Semarang. Journal of Public Policy and Management Review, 9(2), 127–144. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jppmr/article/view/27351

[26]. Syarifuddin, H., Jabbar, A., & Ikbal, M. (2022). Peran Badan Permusyawaratan Desa Talawe Kecamatan Watang Sidenreng Kabupaten Sidenreng Rappang. Praja: Jurnal Ilmiah Pemerintahan, 10(2), 113–121. https://doi.org/10.55678/prj.v10i2.675

[27]. Tamrin, M.H & Lubis, L. (2023). Pengelolaan Kee Ujung Pangkah Melalui Kolaborasi Stakeholders (Vol. 3). www.penerbitlitnus.co.id

[28]. Ummi Mardiah, & Simatupang, P. (2020). Pengaruh Peran Dan Inovasi Terhadap Kinerja Karyawan Di Ptpn Iv Unit Kebun Marihat. Manajemen: Jurnal Ekonomi, 2(2), 124–133. https://doi.org/10.36985/0j9hsr78

[29]. Wati, R.., Adianto., Sujianto., Heriyanto, M., Sutikno, S. (2024). Dinamika Kolaborasi : Peran Collaborative Governance Regime ( Cgr ) Dalam Mitigasi Abrasi Di. 3, 1–21.

[30]. Widodo, E. S., & Nugroho, K. (2021). Peran Stakeholder Dalam Mendukung Implementasi Kebijakan Kampung Keluarga Berencana: Studi Desa Jambewangi Kecamatan Sempu Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Politik Indonesia (Indonesian Journal of Politics), 7(1), 66. https://doi.org/10.20473/pi.v7i1.31098

[31]. Yulien, A., & Sadad, A. (2024). Peran Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Dalam Meningkatkan Minat Baca Pada Pelajar Di Kota Pekanbaru. Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika, 2(1), 190-201.

[32]. Diskominfotik. 2024. Kelompok Konservasi Paghet Sengagah Desa Kelapapati Bersama Siswa dan Mahasiswa Bengkalis Lakukan Penanaman Pohon Mangrove. Diakses pada 5 Mei 2025, dari Bengkaliskab.go.id. https://diskominfotik.bengkaliskab.go.id/web/detailberita/19584/kelompok-konservasi-paghet-sengagah-desa-kelapapati-bersama-siswa-dan-mahasiswa-bengkalis-lakukan-penanaman-pohon-mangrove

[33]. Diskominfotik. 2022. Tinjau Abrasi di Desa Simpang Ayam, Wabup Minta Perhatian Presiden RI. Diakses pada 5 Mei 2025, dari Bengkaliskab.go.id. https://prokopim.bengkaliskab.go.id/web/detailberita/14057/tinjau-abrasi-di-desa-simpang-ayam,-wabup-minta-perhatian-presiden-ri

[34]. Maimunah. 2024. Panjang Abrasi Kritis di Bengkalis Capai 100 Kilometer. Diakses pada tanggal 12 Maret 2025, dari Rri.co.id. . https://www.rri.co.id/daerah/931283/panjang-abrasi-kritis-di-bengkalis-capai-100-kilometer

Downloads

Published

2026-01-29

How to Cite

Peran Stakeholders Dalam Mengatasi Abrasi di Pulau Bengkalis. (2026). Jurnal Niara, 18(3), 729-744. https://doi.org/10.31849/ya5ryg51