Peran Teknologi dan E-Commerce dalam Mendorong Kewirausahaan UMKM: Studi Kasus Transformasi Digital UMKM di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Authors

  • Haris Fadillah Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai
  • Ary Yudianto Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai
  • Nurul Hasanah Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai

DOI:

https://doi.org/10.31849/vqhapy46

Keywords:

digital transformation, e-commerce, MSMEs, digital marketing

Abstract

Transformasi digital dan kemunculan e-commerce telah menjadi kekuatan utama yang mendorong perubahan lanskap bisnis, termasuk bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Perubahan perilaku konsumen menuju belanja daring, meningkatnya penetrasi internet, serta hadirnya berbagai platform digital memberikan peluang besar bagi UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan efisiensi operasional, dan menciptakan nilai tambah baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran teknologi dan e-commerce dalam mendorong kewirausahaan UMKM di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, serta mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat transformasi digital yang dialami oleh pelaku usaha lokal. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara semi-terstruktur terhadap 12 pelaku UMKM dari sektor kuliner, kerajinan, dan agroindustri, observasi aktivitas digital, serta analisis dokumen kebijakan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas UMKM di HSU memulai proses digitalisasi melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook untuk promosi, kemudian beralih ke marketplace nasional sebagai sarana transaksi dan perluasan jangkauan pasar. Dampak positif yang dirasakan meliputi peningkatan visibilitas produk, perluasan pangsa pasar ke luar daerah, serta peningkatan omzet hingga 20–50% pada beberapa pelaku usaha. Namun, penelitian juga menemukan sejumlah hambatan seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan modal, biaya logistik yang tinggi, dan kompleksitas pengelolaan platform digital. Oleh karena itu, diperlukan dukungan strategis berupa pelatihan literasi digital yang aplikatif, penguatan infrastruktur logistik lokal, fasilitasi pembiayaan mikro, serta kolaborasi antara pemerintah daerah, platform e-commerce, dan lembaga keuangan. Transformasi digital UMKM di HSU tidak hanya meningkatkan daya saing ekonomi lokal, tetapi juga berpotensi menjadi pendorong pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan

References

Anatan, L., & Nur, M. (2023). Micro, Small, and Medium Enterprises’ Readiness for Digital Transformation in Indonesia. Economies, 11(6). https://doi.org/10.3390/economies11060156

Braun, V., & Clarke, V. (2019). Thematic Analysis: A Practical Guide. SAGE Publications.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2023). Data Pengguna Internet Indonesia Tahun 2023.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. (2023). Profil Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) – Tahun 2023.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.

Rahayu, R., & Day, J. (2022). The role of digital technology in improving MSME performance in Indonesia. Journal of Small Business and Enterprise Development, 29(4), 1123–1138. https://doi.org/10.1108/JSBED-06-2021-0200

Tambunan, T. (2020). MSMEs in Times of Crisis: Evidence from Indonesia during the COVID-19 Pandemic. Journal of Southeast Asian Economies, 37(3), 333–347. https://doi.org/10.1355/ae37-3e

World Bank. (2021). COVID-19 and SME Recovery Report: Southeast Asia.

Downloads

Published

2026-01-29

How to Cite

Peran Teknologi dan E-Commerce dalam Mendorong Kewirausahaan UMKM: Studi Kasus Transformasi Digital UMKM di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (2026). Jurnal Niara, 18(3), 860-867. https://doi.org/10.31849/vqhapy46