Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kedisiplinan Guru Pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Pugaan Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong
DOI:
https://doi.org/10.31849/gwjkaf71Keywords:
Kepemmpinan dan Kedisiplinan GuruAbstract
Permasalahannya adalah masih terdapat masalah dengan disiplin guru, seperti keterlambatan masuk kelas, kurangnya kesiapan mengajar, dan kegagalan mematuhi peraturan sekolah. Kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dianggap mampu meningkatkan disiplin guru melalui pembinaan, pemberian contoh, dan penerapan sistem pengawasan dan penghargaan yang adil. Gaya kepemimpinan partisipatif, komunikatif, dan inspiratif dapat menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab guru terhadap tugas-tugasnya. Sebaliknya, kepemimpinan otoriter atau kurangnya perhatian cenderung mengurangi motivasi dan disiplin kerja guru. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif serta penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah 64 guru berstatus PNS yang berjumlah 64 orang. Semua item kuesioner memiliki nilai r hitung lebih besar dari r tabel, yaitu, jika nilai r hitung lebih besar dari r tabel, semua pertanyaan dinyatakan valid untuk variabel x dan variabel y. Nilai uji reliabilitas menunjukkan bahwa semua kuesioner dinyatakan reliabel karena nilai alpha Cronbach lebih dari 0,6. Nilai uji normalitas menunjukkan bahwa data terdistribusi normal berdasarkan gambar plot PP di mana titik-titik tersebar dekat dengan garis diagonal dan ini menunjukkan bahwa data terdistribusi normal. Uji linearitas menunjukkan bahwa derivasi dari nilai linearitas lebih besar dari 0,05, yaitu 0,259 lebih besar dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara variabel dependen dan variabel independen. Uji heteroskedastisitas, yang melihat hasil tabel koefisien, mengungkapkan bahwa tidak ada gejala heteroskedastisitas jika nilai sig lebih besar dari 0,05. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai t yang dihitung lebih besar dari t tabel, sehingga Ha diterima. Nilai t tabel diperoleh dengan df = N-2 = 46-2 = 44, t tabel = 1,68023 dan t hit berdasarkan tabel koefisien sebesar 2,249. Oleh karena itu, 2,249 lebih besar dari 1,68023, dan hipotesis (Ha) diterima. Koefisien determinan adalah nilai yang menunjukkan bahwa pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap disiplin guru adalah 33% atau 0,33. Persamaan regresi linier sederhana adalah Y = -4,950 + 0,202X
References
[1] Anonim, 2022. Pedoman Penyusunan & Penulisan Skripsi Sarjana Stara 1 (S1) Tidak di Terbitkan.
[2] Anggara, Sahya..2025.Metode Penelitian Administrasi. Bandung: CV Pustaka Stia.
[3] Afifudin, dan Beni Ahmad Saebani. 2014. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Pustaka setia..
[4] Ahmad, Jamaluddin. 2015. Metode Penelitian Administrasi Publik. Yogyakarta:Gava Media
[5] Alvi, Fadilla Helmi.2007.Disiplin Kerja . Buletin Psikologi Edisi khusus Ulang, Th.IV,No: 2 Desember 2007
[6] Emzir. 2016. Metodologi Penelitian Analisis Data. Jakarta:PT Raja Grafindo Persada
[7] Gunawan, Et al. 2023. Dasar-Dasar Manajemen (Konsep, Perinsip, dan Teori). Bandung: CV. Media Sains Indonesia.
[8] Handoko, T. Hani. 2016. Manajemen. Yogyakarta: BPFE
[9] Hasibuan, Melayu S.P.2009. Organisasi dan Motivasi. Jakarta. Bumi Aksara
[10] Ibrahim. 2018. Metodologi penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabede,cv.
[11] Kartoo, Kartini. Pemimpin dan Kepemimpinan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
[12] Kurnianto, D. 2015. Menjaga Kesehatan Di Usia Lanjut. Jurnal Olahraga Prestasi, 11(2), 115182. http://doi.org/10.21831/jorpres.v11i2.5725
[13] Makmur. 2015. Efektivitas Kebijakan Kelembagaan Pengawasan. Jakarta: PT Refika Aditama.
[14] Masruri. 2014. Analisis Efektifitas Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan. Padang: Akademia Permata.
[15] Mulyasa.2013. Manajemen Kepala Sekolah.Jakarta:Bumi Aksara
[16] Rivai, Veithzal.2014.Manajemen Sunber Daya Manusia Untuk Perusahaan. Jakarta: Rajawali Press
[17] Sugiyono. 2021. Metode Penelitian Kualitatif.Alfabeta. CV: Bandung.
[18] Thoha, Miftah.2006. Kepemimpinan dalam Manajemen. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada









