Evaluasi Kebijakan Penanganan Rumah Tidak Layak Huni Di Kabupaten Serang

Authors

  • Sunarsih Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Maulana Yusuf Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.31849/nam5x052

Keywords:

Policy Evaluation, Uninhabitable Houses, Serang Regency

Abstract

The policy of handling Uninhabitable Houses (RTLH) is a government effort to improve the quality of housing for low-income communities as part of poverty alleviation and fulfillment of basic needs. This research is motivated by the still high number of RTLH in Serang Regency, the failure to achieve the target of handling, the unequal distribution of programs, and the existence of inequality in the allocation of funds between funding sources. The purpose of this study is to evaluate the policy of handling uninhabitable houses in Serang Regency. The research method used is a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques in this study through observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques use the concepts of Miles, Huberman and Saldana. The results of the study using the Reno Affrian (2023) policy evaluation model show that the policy of handling RTLH in Serang Regency has generally been running quite well through the involvement of various funding sources, namely the Regional Budget (APBD), National Budget (APBN), Province, BAZNAS, and CSR, and has had a positive impact on improving the quality of community housing. However, budget limitations and differences in the amount of aid between funding sources remain challenges, necessitating increased synergy between stakeholders, equitable distribution of aid allocation, strengthening of formal cooperation, and optimization of planning and monitoring systems to ensure more effective and sustainable policies.

References

[1]. Abadil, F., Nuswantoro, W., & Kristiana, W. (2024). Analisis Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Menjadi Rumah Layak Huni (RLH) Berdasarkan Sustainable Development Goals (SDGs) (Studi Kasus: Kegiatan BSPS 2023 di Kecamatan Sandubaya Kota Mataram). Portal: Jurnal Teknik Sipil, 16(3): 147-153.

[2]. Affrian, R. (2023). Model-Model Formulasi, Implementasi, Dan Evaluasi Kebijakan. Yogyakarta: CV Bintang Semesta Media.

[3]. Badan Pusat Statistik. (2026). Persentase Rumah Tangga yang Memiliki Akses Terhadap Hunian Yang Layak Menurut Provinsi.

[4]. Badan Pusat Statistik Provinsi Banten. (2026). Statistik Perumahan Provinsi Banten 2025: Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025. Banten.

[5]. Ibrahim, D. M. A. (2018). Metodologi penelitian kualitatif: Panduan penelitian beserta contoh proposal kualitatif. Bandung: Alfabeta.

[6]. Idris, F., Mukhrijal, M., & Rassanjani, S. (2023). Efektifitas Program Rumah Layak Huni dalam Upaya Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Aceh Barat Daya. Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 12(2).

[7]. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia. (2025). Peraturan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Bantuan Pembangunan Perumahan dan Penyediaan Rumah Khusus. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI.

[8]. Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Sosial Nomor 6 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Sosial Nomor 20 Tahun 2017 tentang Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni dan Sarana Prasarana Lingkungan. Kementerian Sosial RI.

[9]. Marsitadwi, K.E, & Sudemen, I. W. (2025). Pola Intervensi Pemerintah melalui Kebijakan Pengentasan Kemiskinan di Indonesia. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora, 9(1), 68-77.

[10]. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis (3rd ed.). SAGE Publications.

[11]. Pemerintah Kabupaten Serang. (2021). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Serang Tahun 2021–2026. Serang: Pemerintah Kabupaten Serang.

[12]. Pemerintah Kabupaten Serang. (2024). Peraturan Bupati Serang Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Pelaksanaan Bantuan Sosial Penanganan Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Serang. Pemerintah Kabupaten Serang.

[13]. Pemerintah Republik Indonesia. (2011). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman. Sekretariat Negara.

[14]. Rantung, M. I. R. (2024). Evaluasi Kebijakan Publik (Konsep dan Model). Penerbit Tahta Media.

[15]. Wijayanti, H. P., Rezqiana, A., Shahdan, G. A. N., & Daryono, A. A. A. (2025). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kemiskinan Di Indonesia Melalui Pendekatan Regresi Logistik Biner. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(6)10.

Downloads

Published

2026-05-24

Issue

Section

Articles

How to Cite

Evaluasi Kebijakan Penanganan Rumah Tidak Layak Huni Di Kabupaten Serang. (2026). Jurnal Niara, 19(1), 167-181. https://doi.org/10.31849/nam5x052