Efektivitas Program Perpustakaan Keliling Di Perpustakaan Daerah Lima Puluh Kota
DOI:
https://doi.org/10.31849/men37v55Keywords:
Perpustakaan Keliling, Efektivitas Program, Literasi Masyarakat, Layanan InformasiAbstract
Masih terbatasnya akses masyarakat di daerah terpencil terhadap fasilitas perpustakaan tetap berdampak pada rendahnya tingkat literasi, khususnya di kalangan pelajar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lima Puluh Kota menyelenggarakan program perpustakaan keliling sebagai upaya memperluas akses informasi dan meningkatkan minat baca masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat efektivitas program perpustakaan keliling di Kabupaten Lima Puluh Kota. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 92 responden yang ditentukan menggunakan Rumus Slovin. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan Skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata efektivitas program sebesar 3,85 yang termasuk kategori efektif. Indikator kualitas koleksi memperoleh skor tertinggi (4,00), sedangkan indikator frekuensi dan ketepatan waktu kunjungan memperoleh skor terendah (3,62). Program perpustakaan keliling di Kabupaten Lima Puluh Kota terbukti efektif meningkatkan akses literasi masyarakat, meskipun masih memerlukan perbaikan pada aspek frekuensi kunjungan dan ketersediaan armada.
References
Affum, E. A. (2021). Assessment of the impact of mobile libraries on traditional libraries. Journal of Library Services and Technologies, 3(1), 45–58.
Arunkumar, R., & Begum, S. (2024). Exploring the impact of mobile library services in Karnataka: A user perspective. Library Philosophy and Practice, 2024(1), 1–18.
Ayu, Y. F. (2023). Strategi pengembangan layanan perpustakaan keliling di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. Abdi Pustaka: Jurnal Perpustakaan dan Kearsipan, 3(1), 22–35.
Budiani, N. W. (2007). Efektivitas program penanggulangan pengangguran karang taruna "Eka Taruna Bhakti". Input: Jurnal Ekonomi dan Sosial, 2(1), 49–57.
Ekwueme, C. O., Okeke, I. E., & Nwosu, C. C. (2022). Promoting information literacy for community development in Nigeria: The roles of mobile libraries. Journal of Librarianship and Information Science, 54(3), 512–524.
Hafizd, J. Z., et al. (2025). Perpustakaan keliling: Perangi minim literasi demi terwujudnya best generasi. Jurnal Bernas, 21(1), 78–91.
Hardani, H., et al. (2020). Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Penerbit Pustaka Ilmu.
Hisham, S., & Abdullah, C. Z. (2018). The goodness of mobile library and user satisfaction among rural community in Malaysia. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 8(8), 134–147.
IFLA. (2023). IFLA global vision report. International Federation of Library Associations and Institutions.
Isroilova, M., et al. (2025). Impact of mobile libraries on youth education in Uzbekistan. Central Asian Journal of Education, 10(1), 89–103.
Perpusnas. (2018). Panduan penyelenggaraan perpustakaan keliling. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Rizki, A., & Ruwaida, H. (2022). Peran perpustakaan dalam meningkatkan literasi masyarakat. Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 7(1), 1–14.
Rokhman, N. (2024). Pengaruh kualitas pelayanan terhadap efektivitas layanan dinas perpustakaan. Jurnal Administrasi Publik, 12(2), 156–172.
Sandra, R., & Retnaningtiyas, D. (2024). Efektivitas layanan perpustakaan keliling dalam meningkatkan literasi baca siswa. Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan, 12(1), 45–60.
Sofyan, A., et al. (2025). Efektivitas program perpustakaan keliling di Indonesia: Tinjauan literatur sistematis. Jurnal Perpustakaan Indonesia, 18(1), 23–38.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tamiati, S., et al. (2025). Layanan perpustakaan keliling di Perpustakaan Umum Kota Cimahi. Jurnal Ilmiah Perpustakaan dan Informasi, 10(1), 12–26.
Titahena, M., et al. (2023). Efektivitas layanan perpustakaan keliling dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan, 11(2), 77–92.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan. (2007). Sekretariat Negara.
UNESCO. (2024). Global education monitoring report. UNESCO Publishing.









