Representasi Eksploitasi Anak dalam Media Massa dan Kebijakan Perlindungan Anak di Indonesia: Analisis Wacana Kritis

Authors

  • Ridho Mahesa Universitas lancang kuning
  • Dian Rianita Universitas Lancang Kuning
  • Khuriyatul Husna Universitas Lancang Kuning

DOI:

https://doi.org/10.31849/6rx5xq30

Keywords:

analisis wacana kritis, eksploitasi anak, kebijakan publik, media massa, perlindungan anak

Abstract

Eksploitasi anak merupakan persoalan sosial yang semakin kompleks di era digital, terutama melalui media sosial, platform daring, dan komersialisasi identitas anak dalam ruang publik digital. Fenomena ini hadir dalam bentuk eksploitasi ekonomi dan seksual, dan berkembang ke ranah digital melalui konten daring, perekrutan melalui media sosial, hingga komersialisasi anak dalam ruang publik digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi eksploitasi anak dalam media massa daring serta konstruksi perlindungan anak dalam kebijakan publik di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Critical Discourse Analysis (CDA) Norman Fairclough yang menekankan analisis pada dimensi teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Data penelitian diperoleh melalui purposive sampling terhadap lima judul berita eksploitasi anak pada media daring Kompas.com untuk periode Juli - Desember 2025 dan dalam kaitannya dengan dokumen kebijakan berupa Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Analisis dilakukan melalui tahapan reduksi data, kategorisasi tema, interpretasi wacana, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media massa cenderung merepresentasikan eksploitasi anak melalui narasi kriminalitas, moralitas, dan sensasionalisme digital. Anak dikonstruksikan sebagai korban pasif dan rentan, sedangkan pelaku direpresentasikan sebagai aktor kriminal individual tanpa menampilkan akar struktural seperti kemiskinan, patriarki, dan kapitalisme digital. Pada sisi kebijakan, negara direpresentasikan sebagai aktor dominan dalam perlindungan anak melalui pendekatan hukum dan kontrol sosial. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian CDA dengan menghubungkan representasi media, relasi kuasa, dan implementasi kebijakan perlindungan anak dalam konteks ruang publik digital.

Author Biographies

  • Ridho Mahesa, Universitas lancang kuning

    **Biografi Ridho Mahesa**

    Ridho Mahesa adalah seorang mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tinggi di Universitas Lancang Kuning. Ia dikenal sebagai pribadi yang aktif, tekun, dan memiliki minat besar dalam bidang kebijakan publik, analisis sosial, serta penelitian akademik. Dalam perjalanan studinya, Ridho menunjukkan ketertarikan terhadap isu-isu sosial, khususnya mengenai perlindungan anak, eksploitasi anak, media massa, dan implementasi kebijakan publik di Indonesia.

    Sebagai mahasiswa, Ridho aktif mengembangkan kemampuan akademik melalui penulisan artikel ilmiah dan penelitian. Ia sering terlibat dalam penyusunan kajian literatur, analisis kebijakan, serta penelitian berbasis media dan wacana publik. Ketertarikannya pada dunia akademik mendorongnya untuk terus belajar mengenai metode penelitian, analisis wacana kritis, dan teori kebijakan publik.

    Selain fokus pada pendidikan, Ridho juga memiliki semangat untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui pemikiran kritis dan karya ilmiah yang relevan dengan isu sosial kontemporer. Dengan dedikasi dan semangat belajar yang tinggi, ia bercita-cita menjadi akademisi atau praktisi kebijakan publik yang mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan sosial di Indonesia.

  • Dian Rianita, Universitas Lancang Kuning

    **Biografi Dian Rianita**

    Dian Rianita merupakan seorang dosen di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Lancang Kuning (UNILAK), Pekanbaru, Riau. Beliau dikenal aktif dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan administrasi publik, pembangunan sosial, literasi digital, dan pemberdayaan masyarakat. Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Administrasi UNILAK. ([Fakultas Ilmu Administrasi][1])

    Dalam dunia akademik, Dian Rianita aktif membimbing mahasiswa serta terlibat dalam berbagai penelitian dan kegiatan pengabdian masyarakat. Salah satu fokus kegiatannya adalah peningkatan kesadaran masyarakat terhadap isu sosial dan pendidikan, termasuk literasi digital, pencegahan kekerasan siber, dan penguatan kapasitas masyarakat desa. 

    Selain aktif di lingkungan kampus, beliau juga berperan dalam pengembangan sumber daya manusia dan kegiatan akademik di Universitas Lancang Kuning. Dian Rianita turut terlibat dalam program pengembangan pendidikan doktoral (S3) bagi dosen FIA UNILAK sebagai bagian dari peningkatan kualitas akademik perguruan tinggi. ([Universitas Lancang Kuning][2])

    Sebagai akademisi, Dian Rianita dikenal memiliki komitmen tinggi dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dedikasinya terlihat melalui keterlibatan dalam berbagai program sosial, penelitian ilmiah, serta pendampingan mahasiswa dalam bidang administrasi publik dan kebijakan sosial.

References

Aulia Annisa, N., & Baskoro, B. R. S. (2023). Representasi aktor sosial kasus perlindungan ANAK pada kompas.com: analisis wacana kritis. Mabasan: Masyarakat Bahasa & Sastra Nusantara, 17(1), 1–22. https://doi.org/https://doi.org/10.62107/mab.v17i1.600

Furidha, B. W. (2023). Comprehension of the descriptive qualitative research Method : a critical assessment of the literature. ACITYA WISESA: Journal of Multidisciplinary Research, 2(4), 1–8. https://doi.org/doi.org/10.56943/jmr.v2i4.443

Khairunnisa, M. F., & Apsari, N. C. (2019). Sistem Dukungan Sosial Bagi Korban Eksploitasi Seksual Komersial Anak ( ESKA ). Share : Social Work Journal, 10(2), 119–126. https://doi.org/10.24198/share.v10i2.30734

Marshall, H. (2024). Child Criminal Exploitation and the Interactional Emergence of Victim Status. OXFORD The British Journal of Criminology, 64(5), 1011–1027. https://doi.org/https://doi.org/10.1093/bjc/azae008

Mingkase, N., & Rohmaniyah, I. (2022). Konstruksi gender dalam problematika childfree di sosial media Twitter. YINYANG Jurnal Studi Islam, Gender, Dan Anak, 17(2), 201–222. https://doi.org/10.24090/yinyang.v17i2.

Novianti, R., & Sahrul, M. (2020). Implementasi kebijakan perlindungan anak (telaah uu nomor 35 tahun 2014 pasal 9 ayat 1). Khidmat Sosial, Journal of Social Work and Social Service, 1(2), 139–147. https://doi.org/https://doi.org/10.24853/jks.v1i2.8604

Prantya, S. yan. (2017). Marjinalisasi perempuan dalam berita pelecehan seksual surat kabar harian memorandum edisi September 2013 dan Juli 2015 : analisis wacana kritis Sara Mills. BAPALA, 4(1), 1–7.

Rainpina, T., Hutasoit, P., & Larasati, N. U. (2024). Analisis Viktimisasi Struktural Terhadap Eksploitasi Anak Sebagai Pedagang Asongan di Ruang Publik Kreatif Jakarta. UNES LAW REVIEW, 6(4), 11135–11144. https://doi.org/https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i4

Sahmeni, E., & Afifah, N. (2019). Using Critical Discourse Analysis ( CDA ) in Media Discourse Studies : Unmask the Mass Media. REILA Journal of Research and Innovation in Language, 1(2), 39–45. https://doi.org/https://doi.org/10.31849/reila.v1i2.2764

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (Sutopo (ed.); Ed. 2). Alfabeta.

Waluyadi. (2009). Hukum Perlindungan Anak (Ed. 1). Mandar Maju.

Zahra Harahap, S. A., Febrian, A. S., Ramadhani, N. R., Kusnadi, J. D., Alia Zahra, F., Rafa Fascinar, F., Rizky Pratama, M., & Mulyadi. (2025). Menguak Realitas , Tantangan , serta Upaya Penanggulangan Kasus Pelanggaran HAM Eksploitasi Anak terhadap Anak Jalanan dalam Persfektif Hukum dan Ham. Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik, 2(2), 1233–1239. https://jurnal.kopusindo.com/index.php/jkhkp

Downloads

Published

2026-06-28

Issue

Section

Articles

How to Cite

Representasi Eksploitasi Anak dalam Media Massa dan Kebijakan Perlindungan Anak di Indonesia: Analisis Wacana Kritis. (2026). Jurnal Niara, 19(2), 296-313. https://doi.org/10.31849/6rx5xq30