Implementasi Kebijakan Pembangunan Jalan Usaha Tani di Desa Baruh Panyambaran Kabupaten Balangan
DOI:
https://doi.org/10.31849/j35sqr09Abstract
Jalan Usaha Tani (JUT) menghubungkan lahan produksi dengan permukiman dan pasar, tetapi manfaatnya tidak hanya ditentukan oleh keberadaan fisik jalan, melainkan juga oleh mutu implementasi kebijakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan pembangunan JUT di Desa Baruh Panyambaran, Kabupaten Balangan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap 10 informan yang dipilih secara purposive dari unsur pelaksana program, penyuluh, pemerintah desa, kelompok tani, dan penerima manfaat. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi belum optimal. Komunikasi program belum menghasilkan pemahaman bersama karena sosialisasi khusus dan konfirmasi kepada pemilik lahan belum konsisten. Perencanaan program dan pembagian tugas telah tersedia, tetapi keterbatasan petugas, anggaran, dan intensitas pengawasan mengurangi kualitas pelaksanaan. Kompetensi pelaksana relatif sesuai, sedangkan tindak lanjut dan ketepatan waktu masih perlu diperkuat. SOP dan alur proposal telah tersedia, tetapi belum sepenuhnya dipahami kelompok tani. Penelitian menemukan kesenjangan implementasi administratif-lapangan, yaitu kondisi ketika aturan dan dokumen tersedia, namun belum sepenuhnya diterjemahkan menjadi komunikasi partisipatif, pengawasan rutin, dan akses prosedural yang mudah bagi penerima manfaat.
References
Kementerian Pertanian. 2018. Pedoman Teknis Pengembangan Jalan Usaha Tani. Direktorat Perluasan dan Perlindungan Lahan, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.
Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 10.1/Permentan/RC.120/3/2018 tentang Petunjuk Operasional Penggunaan Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pertanian.
Abidin, S. Z. 2016. Kebijakan Publik Edisi 3. Jakarta Selatan: Salemba Humanika.
Subarsono, A. G. 2021. Analisis Kebijakan Publik: Konsep, Teori, dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Agustino, Leo. 2014. Dasar-Dasar Kebijakan Publik. Bandung: CV Alfabeta.
Rosida, Maulidina Ainur. 2020. Model Kesesuaian Implementasi Program dalam Peningkatan Sektor Pertanian di Kota Batu melalui JUT dan Japro. Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Islam Malang.
Anggara, Sahya. 2018. Kebijakan Publik. Bandung: CV Pustaka Setia.
Balai Penyuluhan Pertanian. 2022. Profil Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Halong. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Balangan.
Heryana, Ade. 2018. Informan dan Pemilihan Informan dalam Penelitian Kualitatif. Universitas Esa Unggul.
Huberman dan Miles. 2014. Analisis Data Kualitatif. USA: SAGE Publications Inc.
Rusmantika, Khaira. 2018. Swadaya Masyarakat dalam Pembangunan: Studi tentang Pembangunan Jalan Usaha Tani di Desa Kalimendong Kabupaten Wonosobo. Jurusan Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro. Tidak diterbitkan.
Nugrahani, Farida. 2014. Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa.
Setiawan, Yulian. 2021. Strategi Pemerintah Desa dalam Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Jalan Usaha Tani di Desa Manurung Kecamatan Kusan Tengah Kabupaten Tanah Bumbu. Program Studi Administrasi Publik, Universitas Lambung Mangkurat.
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Arikunto, Suharsimi. 2011. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.









