Penguatan Kawasan Pesisir Melalui Penanaman Mangrovedi Desa Lukit, Kepulauan Meranti
Abstract
Secara khusus, program ini memiliki dua tujuan utama: pertama, untuk mengurangi laju abrasi pantai dengan melakukan penanaman mangrove di area pesisir yang rawan abrasi; dan kedua, untuk memberdayakan masyarakat setempat agar lebih peduli terhadap pentingnya konservasi mangrove dan lingkungan sekitar mereka. Dalam pelaksanaannya, sebanyak 500 bibit mangrove berhasil ditanam di area yang sangat rentan terhadap abrasi, yang dipilih berdasarkan pemetaan kerusakan pesisir yang dilakukan bersama dengan masyarakat dan ahli lingkungan. Proses penanaman dilakukan dengan melibatkan masyarakat secara aktif, termasuk nelayan, pemuda, dan perangkat desa. Melalui pendekatan partisipatif, program ini tidak hanya memberikan solusi ekologis tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. Ke depan, diharapkan program ini dapat diperluas dan diterapkan di desa-desa lain yang menghadapi masalah serupa, sebagai bagian dari upaya rehabilitasi pesisir yang lebih luas di wilayah Kepulauan Meranti dan daerah pesisir lainnya di Indonesia.

