EVALUASI KERENTANAN BANGUNAN GEDUNG TERHADAP GEMPA BUMI BERDASARKAN ASCE 41-13

  • Hanantatur Adeswastoto Universitas Riau
  • Zulfikar Djauhari Universitas Riau
  • Reni Suryanita Universitas Riau
Keywords: ASCE 41-13, Evaluasi Tahap 1, Gedung, Kerentanan

Abstract

Gedung Menara Lancang Kuning merupakan salah satu bangunan bertingkat tinggi di Pekanbaru yang memiliki kerentanan yang cukup besar terhadap gempa. Bangunan ini harus dapat bertahan terhadap gempa agar resiko bahaya yang terjadi dapat diminimalisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerentanan bangunan gedung terhadap gempa bumi. Dalam penelitian ini dilakukan evaluasi berdasarkan ASCE 41-13. Evaluasi  Tahap 1 pada ASCE 41-13 merupakan metode evaluasi cepat sehingga dapat menjadi acuan untuk evaluasi tahap selanjutnya. Evaluasi dimulai dengan menentukan tingkat bencana, tingkat seismisitas, dan penentuan tingkat kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan Gedung Lancang Kuning memenuhi tingkat kinerja yang menjadi acuan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Hanantatur Adeswastoto, Universitas Riau

Mahasiswa Magister Teknik Sipil

Zulfikar Djauhari, Universitas Riau

Magister Teknik Sipil

Reni Suryanita, Universitas Riau

Magister Teknik Sipil

References

Amir F., 2012, Evaluasi Kerentanan Bangunan Gedung Terhadap Gempa Bumi Dengan Rapid Visual Screening (RVS) Berdasarkan FEMA 154, Infrastruktur, Volume 2 Nomor 1 : 9–15.
ASCE 41-13, 2014, Seismic Evaluation and Retrofit of Existing Buildings, American Society of Civil Engineers, Reston, Virginia.
BMKG, 2016, Apakah Gempa Bumi Itu?, Retrieved: October 2, 2016,
From: http://inatews.bmkg.go.id/new/tentang_eq.php.
Dewobroto W., 2006, Evaluasi Kinerja Bangunan Baja Tahan Gempa dengan SAP2000, Jurnal Teknik Sipil, Volume 3 Nomor 1 : 17–18.
Googlemaps, 2016, Peta Lokasi Gedung Dinas Provinsi Riau, Retrieved : November 12, 2016, From :
https://www.google.co.id/maps/place/Kantor+Gubernur+Riau.
Kurniawandy A., Hendri A., Firdaus R., 2015, Evaluasi Kerentanan Bangunan Gedung Terhadap Gempa Bumi dengan Rapid Visual Screening (RVS) Berdasarkan FEMA 154, Annual Civil Engineering Seminar 2 : 978–979.
Mackenzie, 2015, ASCE 41-13 Structural Evaluation, Pendleton.
Puskim.pu.go.id, 2017, Nilai Spektral Percepatan Di Permukaan Dari Gempa Risk-Targeted Maximum Consider Earthquake Dengan Probabilitas Keruntuhan Bangunan 1 % dalam 50 Tahun, Retrieved : March 25, 2017, From : http://puskim.pu.go.id/Aplikasi/desain_spektra_indonesia_2011/.
Riauwebdesign, 2016, Kantor Dinas Provinsi Riau, Retrieved : October 24, 2016, From : riauwebdesign.com.
Rohadi S., 2009, Studi Seismotektonik Sebagai Indikator Potensi Gempabumi di Wilayah Indonesia, Jurnal Meteorologi dan Geofisika, Volume 10 Nomor 2 : 111–120.
Santoso E., Widiyantoro S., Sukanta I. N., 2011, Studi Hazard Seismik dan Hubungannya dengan Intensitas Seismik di Pulau Sumatera dan Sekitarnya, Jurnal Meteorologi dan Geofisika, Volume 12 Nomor 2 : 129–136.
Titono M., 2010, Analisa Ketahanan Gempa Dalam Rangka Konservasi Bangunan Bersejarah, Studi Kasus : Gedung X, Universitas Indonesia, Depok.
Wood H.O., 1912, The elastic-rebound theory of Earthquakes, by H. F. Reid, University of California Publications, Bulletin of the Department of Geology, June 19, 1911, Bulletin of the Seismological Society of America, Volume 2 Nomor 1 : 98–100, Retrieved From : http://www.bssaonline.org/content/2/1/98.short.
Published
2017-10-02
How to Cite
Adeswastoto, H., Djauhari, Z., & Suryanita, R. (2017). EVALUASI KERENTANAN BANGUNAN GEDUNG TERHADAP GEMPA BUMI BERDASARKAN ASCE 41-13. Siklus : Jurnal Teknik Sipil, 3(2), 86 -. https://doi.org/10.31849/siklus.v3i2.383
Section
Articles
Abstract viewed = 156 times
PDF downloaded = 299 times